Senin, Juli 13, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Jelajah Pesantren Malang Raya

Pondok An-Nur Hidayatullah, Tetesan Dua Pesantren Besar di Malang dan Kediri

Redaksi by Redaksi
Agustus 23, 2023 11:55 am
in Jelajah Pesantren Malang Raya
Suasana upacara bendera hari senin di Ponpes An-Nur Hidayatullah.

Suasana upacara bendera hari senin di Ponpes An-Nur Hidayatullah. Foto/Dok. Ponpes An-Nur Hidayatullah

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Pondok Pesantren An-Nur Hidayatullah Turen, Kabupaten Malang, menjadi satu pesantren yang memiliki asal-usul istimewa. Pesantren yang diresmikan pada 2010 lalu itu merupakan tetesan dari dua pesantren besar di Malang dan Kediri, yaitu An Nur Bululawang dan Lirboyo, Kediri.

Sejarahnya begini, Pesantren ini didirikan oleh KH Abdul Halim Thohir dan diresmikan oleh alm KH Ahmad Idris Marzuqi, pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo Kediri, sekaligus Mustasyar PBNU.

READ ALSO

Berkah Hari Raya Idul Adha: Ini Keutamaan dan Manfaat Berkurban sebagai Bukti Cinta Kepada Allah

6 Amalan Syawal Penuh Berkah: Lanjutkan Momentum Ramadan untuk Umat Muslim

Nama Ponpes An-Nur Hidayatullah merupakan gabungan dari dua pondok pesantren besar ternama, yaitu Ponpes Hidayatut Tullab, Kediri, dan Ponpes An-Nur 1, Bululawang.

Baca Juga: Unit Bisnis Pondok Pesantren Asy-Syadzili Dapat Coaching dan Mentoring dari PKM Unikama

Kata “Hidayatullah” diadopsi dari Ponpes Hidayatut Tullab Lirboyo Kediri dikarenakan pengasuh Ponpes ini adalah alumni pesantren tersebut. Sementara kata “An-Nur” diadopsi dari Ponpes An-Nur Bululawang.

Pada tahun 2014, pengasuh Pondok Pesantren An-Nur Bululawang memberi imbauan kepada seluruh alumni yang mendirikan Ponpes untuk menambahkan nama An-Nur di awal nama pondoknya.

Pertama kali berdiri, Ponpes An-Nur Hidayatullah hanya dibuka untuk santri putra. Kemudian melihat banyaknya santri putri yang ingin nyantri di Ponpes An-Nur Hidayatullah, akhirnya pada tahun 2019 baru dibuka pendaftaran untuk santri putri. Saat itu, santri putra masih berjumlah 40 santri dan putri berjumlah 2 orang saja.

Baca Juga: Forkopimda Kabupaten Malang Jalin Sinergitas dengan Pondok Pesantren

Selama 10 tahun berjalan, Ponpes An-Nur Hidayatullah hanya memiliki sekolah diniyah. Baru pada tahun 2020, Pengasuh mempunyai hajat untuk membuat sekolah formal. Sekolah formal pertama dibuka adalah SMP. Lalu pada tahun selanjutnya berdiri sekolah formal SMA.

Ketua Ponpes, Ust Miftakhul Choiri, mengatakan beberapa tenaga pengajar sekolah diniyah dan formal berasal dari luar lingkungan pondok yang berasal dari alumni pondok pesantren ternama seperti PP Sidogiri, PP Krapyak Yogjakarta, PP Lirboyo Kediri dan PP Putri Salafiyah Bangil.

Kegiatan para santri putra-putri terbilang cukup padat. Di pondok putra dan putri memiliki jadwal kegiatan yang tidak jauh beda dan memiliki program yang sama. Selain sekolah diniyah, terdapat sekolah formal, kelas sorogan, dan juga progam unggulan bahasa dan Tahfidzul Qur’an.

Untuk kegiatan salat berjemaah, santri putra diwajibkan ke Masjid. Untuk santri putri, salat berjemaah dilaksanakan di pondok. Selesai subuh, para santri mengikuti kegiatan madrasah Al-Qur’an. Untuk tingkat Tsanawiyah diajar langsung oleh pengasuh materi kitab tafsir.

Setelah itu, santri mengikuti salat duha pada pukul 06.40 WIB dan dilanjutkan sekolah formal sampai pukul 11.40 WIB.

“Kalau santri senior pada saat jam sekolah formal ini, mereka berkhidmah di pondok. Ada yang menjaga kantin, bersih-bersih dan petugas keamanan,” ujar Miftakhul Choiri.

Setelah jemaah zuhur, para santri membaca salawat Burdah dan lalaran nazom hingga pukul 13.30 WIB. “Setelah ashar dilanjutkan sekolah diniyah. Kemudian salat magrib. Setelah salat membaca Aurad (wiridan) khusus bersama pengasuh,” lanjutnya.

Setelah isya seluruh santri masuk sekolah diniyah kemudian dilanjutkan dengan jam wajib belajar sampai jam 22.00 WIB. Pukul 22.30 WIB lampu wajib dimatikan dan seluruh santri putra-putri diwajibkan istirahat.

Ponpes ini juga memiliki forum musyawarah antar kelas layaknya forum Bahtsul Masail yang merupakan ajang debat penyelesaian masalah seputar materi kitab dan waqi’iyah (kejadian di lingkungan sekitar). Ada juga forum muhadarah menjadi sarana latihan para santri sebelum terjun ke masyarakat untuk mengamalkan dan menyebarkan ilmunya.

Penulis: Amir Hamzah (Magang)

Editor: Herlianto. A

Tags: An-Nur BululawangLirboyoPesantrenpondok pesantren

Related Posts

Sambut Hari Raya Idul Adha, ada beberapa keutamaan dan manfaat berkurban bagi umat Muslim. /Foto: Pinterest/Renee Terheggen.
Jelajah Pesantren Malang Raya

Berkah Hari Raya Idul Adha: Ini Keutamaan dan Manfaat Berkurban sebagai Bukti Cinta Kepada Allah

Jumat, 22 Mei 2026
6 amalan di bulan Syawal yang bisa dikerjakan oleh setiap umat Muslim untuk menambah rasa keimanan dan juga mendapatkan keberkahan dari Allah SWT. /Foto: Pinterest/Aulia Najwa
Jelajah Pesantren Malang Raya

6 Amalan Syawal Penuh Berkah: Lanjutkan Momentum Ramadan untuk Umat Muslim

Minggu, 22 Mar 2026
Ulang tahun Pesantren Luhur Baitul Hikmah yang ke-14. Hadir Kang Maman (kiri), Ach Dhofir Zuhry (tengah) dan Fahruddin Faiz (Kanan). Foto/Jazuli
Jelajah Pesantren Malang Raya

Pesantren Luhur Baitul Hikmah, Buku dan Filsafat

Rabu, 17 Des 2025
Penerjemah buku foto bersama pasca acara di Pesantren Luhur Baitul Hikmah. Foto: Muhammad Jazuli.
Jelajah Pesantren Malang Raya

Pesantren Luhur Baitul Hikmah Kepanjen Bedah 2 Buku, Tanya Jawab Logika dan Tentang Ateisme 

Kamis, 11 Des 2025
Bahtsul Masail LBM Syuriah PWNU Jawa Timur di Haul ke-9 Kiai Badruddin Anwar. Foto/dok
Jelajah Pesantren Malang Raya

Haul ke-9 Kiai Badruddin Anwar Diisi Bahtsul Masail Syuriah PWNU Jawa Timur

Rabu, 19 Nov 2025
Ilustrasi kurikulum pesantren. Foto/dok. galeri PPSAD
Jelajah Pesantren Malang Raya

Struktur dan Jenjang Kurikulum Madrasah Diniyah di Pesantren

Rabu, 12 Nov 2025
Next Post
Ketua Bawaslu Kabupaten Malang, Wahyudi.

Kampanye di Sekolah Boleh, Ini Penjelasan Bawaslu Kabupaten Malang

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.