Malang – Penutupan Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur (Porprov Jatim) 2025 akan digelar meriah pada Sabtu, 5 Juli 2025, di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang. Acara ini akan menghadirkan hiburan spesial dari penyanyi Niken Salindry dan Tasya Rosmala, serta ribuan penari tradisional.
Menurut Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Malang, M. Hidayat, masyarakat dapat menyaksikan penutupan Porprov Jatim 2025 secara gratis tanpa registrasi. Stadion Kanjuruhan diperkirakan mampu menampung hingga 10.000 penonton yang datang langsung.
“Tidak ada barcode atau registrasi. Silakan masyarakat datang langsung ke Stadion Kanjuruhan,” ujar Hidayat, Jumat (4/7/2025).

Videotron dan UMKM untuk Penonton di Luar Stadion
Bagi masyarakat yang tidak dapat masuk ke dalam stadion, panitia juga menyediakan layar videotron di area luar stadion. Selain itu, tersedia pula gerai UMKM yang menjajakan aneka makanan dan minuman, mendukung pelaku usaha lokal.
Baca juga: Persaingan Semakin Sengit! Update Klasemen Sementara Porprov IX Jatim 2025 Jumat 4 Juli 2025
Dimeriahkan 3.000 Penari Tradisional
Tak hanya hiburan musik, penutupan Porprov Jatim 2025 juga akan dimeriahkan oleh 3.000 penari tradisional yang membawakan tarian bapang dan terbang jidor. Aksi ini akan dibawakan oleh 1.000 orang penari, menciptakan pertunjukan budaya yang megah dan khas Jawa Timur.
Jadwal Acara Penutupan Porprov Jatim 2025
-
Pembukaan gerbang stadion: Pukul 16.00 WIB
-
Rangkaian acara berlangsung hingga: Pukul 23.00 WIB
Perwakilan kontingen yang bertanding di Porprov Jatim 2025 juga akan dihadirkan untuk melakukan parade atlet. Penutupan akan resmi dilakukan dengan memadamkan api Porprov Jatim 2025.
“Ada pemadaman api, lalu penyerahan (secada simbolis) ke Wali Kota Surabaya karena Porprov selanjutnya akan digelar di Surabaya,” kata Dayat.
Baca juga: Klasemen Sementara Porprov Jatim 2025, Kabupaten Malang Peringkat 4
Ia menambahkan, meski semua orang bisa masuk ke dalam Stadion Kanjuruhan, mereka akan diperiksa oleh petugas untuk memastikan tidak ada yang membawa senjata tajam dan barang berbahaya lainnya. Ia pun meminta kerja sama masyarakat agar bersedia diperiksa dan tidak membawa barang berbahaya ke Stadion Kanjuruhan.
“Minuman keras juga tidak boleh masuk ke dalam stadion,” kata Dayat.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
redaktur: jatmiko


























