Minggu, Mei 31, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Nasional

Netizen Indonesia Serbu Warga Asing yang Viral Usai Ejek Batik Petinggi Negara Saat KTT G20 di Twitter

Redaksi by Redaksi
November 18, 2022 11:07 am
in Nasional
baju batik dibully warga Inggris

Para petinggi dan kepala negara yang sedang memakai baju batik saat KTT G20 dan dikomentari oleh seorang warga Inggris sehingga memicu amarah netizen Indonesia. (Foto: Twitter @MahyarTousi)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang. id – Sebuah unggahan pengguna Twitter @MahyarTousi diserbu hujatan netizen Indonesia karena dianggap mengejek batik. Di dalam unggahannya Rabu (16/11/2022), Tousi mengomentari pakaian Batik Endek yang dikenakan petinggi negara pada saat KTT G20 digelar di Bali beberapa hari lalu.

Komentarnya itu dia barengi dengan melampirkan foto para petinggi negara seperti Perdana Menteri Inggris, Rishi Sunak, Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau, dan Menteri Pertanian Indonesia, Zulkifli Hasan

READ ALSO

Restitusi Pajak Tersendat, Pengamat: Berdampak Pada Kepercayaan Investor

Presiden Prabowo Resmikan 1.061 KDKMP, Target 30 Ribu Koperasi di Agustus 2026

“Apa-apaan yang dikenakan para idiot ini?!,” tulis @MahyarTousi.

Menuai banyak kecaman netizen Indonesia, Tousi pun menghapus unggahannya. Tetapi nasi sudah menjadi bubur, unggahan lelaki yang juga seorang YouTuber itu sudah diabadikan secara tangkap layar oleh banyak netizen lain, salah satunya seorang jurnalis bernama Max Welden dalam akun Twitternya @maxwalden_.

Unggahan yang sempat dihapus Tousi namun diunggah lagi oleh netizen lain. (Foto: Twitter @maxwelden_)

“Orang sayap kanan Inggris menghapus tweet setelah dihancurkan karena menghina endek/batik. Warga internet Indonesia tetap tak terkalahkan,” cuit Welden sambil menyertakan tangkapan layar unggahan yang telah dihapus oleh Tousi.

Salah seorang netizen menanggapi unggahan Welden. Menurutnya, Tousi salah telah mengomentari batik di sosial media karena mayoritas warga Indonesia sangat aktif di sana.

“Tuan @MahyarTousi telah membuat kesalahan yang kebanyakan orang asing pernah lakukan sebelumnya, mengabaikan statistik dasar mengenai Indonesia. Populasi 280 juta, penetrasi internet 77%, 18,5 juta pengguna Twitter, 100 juta pengguna Instagram. Dia baru saja mengajak berkelahi kedua platform dengan angka sebanyak ini,” tulis @lyndaibrahim.

Sementara itu, pengguna Twitter lain turut menanggapi unggahan dari Mahyar Tousi. Menurutnya, netizen tidak akan berhenti sebelum ada permintaan maaf.

“Sampai dia meminta maaf.. Kami pasti akan boikot seluruh akun sosial medianya.. Tolong jangan hina budaya kami,” jelas @StefanAntonio.

Merasa unggahannya telah memupuk amarah warga Indonesia, Tousi pun memberi klarifikasi mengenai unggahannya mengenai pakaian adat Bali. Dalam sebuah thread yang berisi tiga unggahan, Tousi mengklaim telah mendapat banyak ancaman pembunuhan dari netizen Indonesia dan pesan dari pejabat pemerintah.

“Menyusul sejumlah ancaman pembunuhan dan pesan dari warga Indonesia dan pejabat pemerintah, saya ingin menyampaikan foto yang telah diunggah di media sosial oleh banyak dari kami di Inggris yang sudah menyebabkan pelanggaran di Indonesia… (1/3),” mulai Tousi sambil menyertakan gambar serupa yang telah membuatnya viral.

Selanjutnya, dia mengaku cuitannya ditujukan untuk mengkritik Perdana Menteri Inggris, Rishi Sunak. Menurut Tousi, para politisi Inggris normalnya hanya akan berinteraksi dan bersentuhan dengan golongan atau budaya tertentu demi memenuhi kepentingan promosi semata. Dia berkata hal yang dilakukan politisi berdarah India itu menggelikan dan terkesan terlalu bersusah payah, sehingga tidak ada maksud untuk menyinggung budaya Indonesia.

“Tidak ada niatan untuk menyinggung tradisi budaya manapun. Kami akan mengkritik para politisi bahkan jika mereka mengenakan hoodie London Timur hanya agar “berhubungan” dengan area itu. (2/3),” lanjutnya.

Lebih lanjut, semua budaya dan tradisi, menurut dia, tidak boleh dipergunakan oleh politisi ataupun selebriti hanya untuk ajang mencari perhatian.

“Semua budaya dan tradisi memiliki karateristik unik mereka masing-masing dan tidak boleh sembarang dihina, atau dimanfaatkan oleh politisi dan selebritas untuk tujuan mencari perhatian. (3/3),” pungkasnya dibagian terakhir thread.

Di dalam postingan lain, beberapa jam setelah memberi klarifikasi, Tousi akhirnya meminta maaf pada seluruh netizen dan warga Indonesia yang tersinggung dengan cuitannya. Cuitannya itu telah ditanggapi oleh 3.891 netizen, di retweet sebanyak 950 kali, dan disukai 773 orang.

“Sekali lagi, saya mohon maaf atas penghinaan tidak sengaja yang disebabkan oleh lelucon tweet tentang pemimpin G20 yang mengenakan pakaian adat Indonesia. Kami di Inggris membuat lelucon tentang Sunak & Trudeau yang memakainya tidak memiliki niat buruk dan tidak mengetahui mengenai budayanya,” tutup Tousi kemudian.

Penulis: Nurukhfi Mega Hapsari
editor: jatmiko

Tags: BatikG20KTT G20

Related Posts

Pengamat Perpajakan dan Kebijakan Publik Adib Miftahul. Foto: Dok
Nasional

Restitusi Pajak Tersendat, Pengamat: Berdampak Pada Kepercayaan Investor

Sabtu, 23 Mei 2026
Presiden Prabowo meresmikan 1.061 KDKMP dalam kunjungannya ke Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. /Foto:dok
Nasional

Presiden Prabowo Resmikan 1.061 KDKMP, Target 30 Ribu Koperasi di Agustus 2026

Sabtu, 16 Mei 2026
Reshuffle Kabinet
Nasional

Sah Dilantik! Daftar Enam Pejabat Baru Reshuffle Kabinet Merah Putih Periode April 2026

Senin, 27 Apr 2026
Ilustrasi jarak bulan dan bumi. Foto: Pixabay
Nasional

Bulan Perlahan Makin Jauh ‘Meninggalkan’ Bumi, Haruskah Kita Khawatir?

Jumat, 27 Feb 2026
Ilustrasi tarif impor AS. Foto: Freepik
Nasional

Tarif Impor AS Terbaru Picu Ketidakpastian Global, Ini Dampaknya bagi Indonesia

Selasa, 24 Feb 2026
Lapas Kelas I Malang
Nasional

Ramadan 2026 di Lapas Kelas I Malang, Warga Binaan Khusyuk Tarawih dan Tadarus

Senin, 23 Feb 2026
Next Post
bayi prematur

Hari Prematur Sedunia: Ketahui Penyebab dan Tingkatkan Kesadaran Mengenai Bayi Lahir Terlalu Dini

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Malang Targetkan Bongkar Ratoon di Lahan 7.500 Hektare Tahun Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Waspada Hujan Ringan! Prakiraan Cuaca Kota Malang Minggu 15 Maret 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.