MALANG, Tugumalang.id – Salah satu museum di Kabupaten Malang yang dapat dikunjungi adalah Museum Zoologi Frater Vianney. Terletak di Jalan Mahameru VE 7 Tidar No.10, Karangwidoro, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang.
Museum Zoologi Frater Vianney satu-satunya museum zoologi yang ada di Jawa Timur. Terdapat 12.249 koleksi spesimen hewan. Museum tersebut sudah ada sejak tahun 1988 dimana koleksi yang ada merupakan milik dari pendiri sekaligus kolektor Museum Zoologi, Frater Maria Vianney Clemens, BHK.
Sosok Frater Maria Vianney diketahui sebagai warga negara Belanda yang gemar mengumpulkan data 80 keluarga moluska di Indonesia di era 1960-an. Ia juga dikenal sebagai seorang biarawati yang memang tertarik dengan penelitian tentang satwa.
Baca Juga: Museum Zoologi Frater Vianney Malang, Cocok untuk Liburan Sambil Belajar Beragam Satwa
Selain itu Museum Zoologi Frater Vianney bekerja sama dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Timur dalam pengelolaan koleksi satwa. Inilah yang menjadi alasan mengapa Museum Zoologi Frater Vianney cocok dijadikan wisata edukasi bagi anak untuk mengenalkan aneka jenis satwa.

Ketika memasuki area Museum Zoologi Frater Vianney, pengunjung dapat melihat koleksi aneka hewan laut seperti cangkang kerang-kerangan serta harimau yang diawetkan. Salah satu koleksi unik di museum tersebut adalah Kerang Kima atau Tridacna Gigas. Kerang Kima merupakan kerang terbesar di kawasan Asia Tenggara.
Kemudian juga ada Kerang Nautilus yang juga menjadi logo dari Museum Zoologi Frater Vianney. Pengunjung dapat melihat koleksi lainnya yakni ular dan kura-kura dimana pengunjung tidak hanya melihat tapi juga dapat bermain di kawasan tersebut tetapi tetap dalam pengawasan dari penjaga museum.
Baca Juga: 11 Museum yang Wajib Kamu Kunjungi di Malang Raya
Di lantai 2 Museum Frater Vianney, pengunjung disambut dengan koleksi berupa monyet, kepala kijang, tapir, babi hutan, dan juga karang kima yang terbuka. Sementara di lantai atas terdapat koleksi ular, trenggiling, penyu, kulit ular, hingga singa. Area tersebut juga dimanfaatkan untuk kegiatan pembelajaran tentang hewan avertebrata dan invertebrata.
Hewan yang diawetkan merupakan hewan yang sudah sudah hampir punah di alam. Tujuan dari pengawetan hewan sendiri dilakukan untuk mengedukasi keberadaan hewan tersebut kepada para pengunjung museum.
Museum Zoologi Frater Vianney dikelola oleh Yayasan Mardi Wiyata ini buka setiap hari Senin-Sabtu mulai pukul 07.00 – 14.00 WIB. Pengunjung tidak dikenakan tarif tiket masuk alias gratis untuk bisa mendapatkan wawasan seputar spesies hewan.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Bagus Rachmad Saputra
editor: jatmiko