MALANG, Tugumalang.id – Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti gelaran akbar, Haflah dan Imtihan Metode Tarbawi Tilawah dan Tahfidz Juz 1-11 dan 27-30 yang diselenggarakan oleh Yayasan Insan Permata Malang.
Kegiatan tersebut digelar di Hall Abdurrahman Wahid Gedung Pascasarjana Lantai 7 Universitas Islam Malang (Unisma), pada Sabtu (23/5/2026), yang mendapat antusiasme luar biasa dari peserta, orang tua, civitas Yayasan Insan Permata, maupun tamu undangan yang hadir.
Sebagai lembaga yang konsisten bergerak di bidang pendidikan berbasis nilai-nilai Islam, yayasan ini sukses menggelar acara Haflah Imtihan dengan menggunakan metode Tarbawi.
Baca Juga: Semarak Tarhib Ramadan di Yayasan Insan Permata Malang, Sambut Bulan Suci dengan Hati Ceria!

Acara ini menjadi panggung apresiasi sekaligus pembuktian atas dedikasi luar biasa para siswa Insan Permata yang dibina oleh Unit Sahabat Quran (USQ) Insan Permata.
Melalui bimbingan yang intensif, para santri diuji dan diwisuda untuk capaian kategori Tilawah serta Tahfidz Al-Quran, mulai dari Juz 1-11 hingga Juz 27-30.
Capaian tertinggi dalam haflah tahun ini yakni 15 juz yang dicapai siswa kelas IX SMPIT Insan Permata, Khalila Humairaa Zahra.
Mencetak Generasi Muda Qurani
Keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi pihak lembaga, tetapi juga menjadi bukti nyata kontribusi yayasan dalam mencetak generasi muda yang berkarakter, berakhlak mulia, dan berjiwa Qurani sejak dini.

Manajer Bidang Mutu Yayasan Insan Permata Malang, Khikmatun Nikmah mengatakan ada lima tujuan utama dari kegiatan Haflah dan Imtihan yang diselenggarakan oleh Yayasan Insan Permata Malang.
Baca Juga: Iduladha 2024 Jadi Momentum Yayasan Insan Permata Malang Berbagi Kebahagiaan
“Kegiatan ini untuk menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Quran. Lalu, anak-anak membiasakan diri untuk berinteraksi dengan Al-Quran, menjaga kualitas bacaan dengan metode Tarbawi,” tutur perempuan yang akrab disapa Ustadzah Ninik ini.
Selain itu, melalui Haflah dan Imtihan dengan menggunakan metode Tarbawi diharapkan dapat menjaga hafalan Al-Quran yang dimiliki. Serta sebagai standarisasi bacaan metode Tarbawi.
Diikuti Oleh 162 Peserta
Kepala USQ Insan Permata, Linda Agustin Kurniasih, S.S, S.Pd menjelaskan pelaksanaan Haflah dan Imtihan Metode Tarbawi adalah yang keempat kalinya diselenggarakan.
Untuk kegiatan tahun 2026 ini, diikuti 162 peserta yang mana syarat mengikuti munaqosyah metode Tarbawi adalah menuntaskan hafalan 2 juz yakni 29 dan 30, telah mengkhatamkan Al-Quran satu kali bersama ustadz dan ustadzah.

Kemudian dua kali khatam Al-Quran mandiri, sedangkan bagi tiga kategori peserta haflah yakni kategori Tartil dan Tahfidz dua juz, Tahfidz 1 juz, 2 juz, 3 juz, 6 juz, 10 juz, dan 15 juz. Sementara untuk PDBK kategori hafal satu juz.
“Ini merupakan bentuk apresiasi kepada ananda yang telah lulus munaqosyah pembelajaran Al-Quran metode tarbawi,” kata Ustadzah Linda.
Lebih lanjut, ia menuturkan tahun ini penghargaan untuk ananda terbaik tilawah dan terbanyak Tahfidz, dengan capaian Tahfidz enam juz, 10 juz, dan 15 juz dari Lembaga Pendidikan SMPIT Insan Permata dan capaian 3 juz dari SDIT Insan Permata.
Dalam kesempatan tersebut, Ustadzah Lindah menyampaikan digelarnya Haflah dan Imtihan adalah bentuk dari pertanggungjawaban langsung Yayasan Insan Permata Malang kepada orang tua siswa.
“Sebagai laporan pertanggungjawaban langsung kepada ayah bunda yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya di SDIT dan SMPIT Insan Permata. Khususnya dalam pembelajaran Al-Quran menggunakan metode Tarbawi yang dikembangkan oleh Unit Sahabat Al-Quran Insan Permata,” pungkasnya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Bagus Rachmad Saputra
Editor: Herlianto. A


















