Kamis, Juli 16, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Ki Zastrow: Gus Dur Ibarat Seorang Penjahit dan Oase

Redaksi by Redaksi
Januari 13, 2023 7:54 am
in Peristiwa
Mantan juru Gus Dur, Ngatawi Al-Zastrow saat memaparkan materi di Haul Gus Dur ke-13 secara daring.

Mantan juru bicara Gus Dur, Ngatawi Al-Zastrow saat memaparkan materi di Haul Gus Dur ke-13 secara daring. Foto/Dani Kristian

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Mantan juru bicara Abdurrachman Wahid atau Gus Dur, Ngatawi Al-Zastrow, mengibaratkan sosok mantan presiden keempat itu seperti seorang tukang jahit. Ini tidak terlepas dari kiprah Gus Dur dalam membangun kerukunan umat.

“Gus Dur itu seperti seorang tukang jahit yang merajut berbagai macam keberagaman, berbagai macam perbedaan,” kata Ki Zastrow, sapaannya di Haul Gus Dur ke-13, Kamis (12/1/2023).

READ ALSO

Kompor Gas Bocor Picu Kebakaran Bengkel dan Warung Kopi di Lawang

Mahasiswi Tewas Usai Motor Bersenggolan dengan Truk Gandeng di Pakisaji

Selayaknya tukang jahit, pemikiran Gus Dur merajut sekaligus mengaitkan serpihan kain perca yang berserakan, meski terkadang kembali dirusak oleh orang lain. “Gus Dur itu ya tukang jahit, yang dijahit adalah bangsa, yang dijahit adalah masyarakat dan berbagai macam perbedaan,” sambungnya.

Jajaran Forkopimda hingga Rektor Ma Chung hadiri Haul Gus Dur ke-13. Foto / Rubianto

Budayawan di kalangan Nahdliyin ini juga mengimajinasikan Gus Dur sebagai oase, menjadi titik temu berbagai macam sumber mata air jernih. “Mata air jernih Islam, Kristen, Konghucu, tradisi, peradaban barat dan sebagainya. Itu sumber mata air yang kemudian menyatu dalam oase Gus Dur,” terang dia.

Di dalamnya, setiap orang bisa mengambil air dan menggunakannya untuk sekedar membasuh muka atau pun bersuci. Bahkan air itu turut dialirkan dalam kehidupan melalui gorong-gorong kebudayaan sehingga menimbulkan kehidupan baru.

Doa bersama lintas agama menutup Haul Gus Dur ke-13. Foto / Rubianto

“Menurut saya secara paradigma, Gus Dur tidak memilah antara ilmu dan laku. Terutama ilmu humaniora, ilmu yang dipahami Gus Dur dipahami sebagai ilmu laku. Ini beda dengan ilmu sains. Ketika belajar agama, itu ilmu laku, Gus Dur mengambil sumber mata air (dari) itu,” imbuhnya.

Dari situ, Zastrow lantas banyak belajar. Baginya, Gus Dur adalah sosok yang berwawasan luas, dan memiliki kesabaran tinggi. Melayani umat dengan penuh kesabaran dan konsisten dalam memperjuangkan pluralisme.

“Kenapa Gus Dur mendapat atensi banyak orang. Ini dampak ilmu laku. Seorang penjahit yang bisa mengintegrasikan ilmu laku dan dikontekstualisasi ulang kemudian dimanifestasikan sebagai ilmu yang tidak bisa dipisahkan,” tukasnya.

Diketahui, peringatan 13 tahun meninggalnya sosok KH Abdurrachman Wahid itu bertempat di Gedung Balai Pertiwi Universitas Ma Chung. Diselenggarakan Tugu Media Group (Tugu Malang ID dan Tugu Jatim ID) bersama Universitas Ma Chung dengan tema ’13 Tahun Gus Dur Pulang, Bukan Pergi’.

Penampilan bakat mahasiswa Universitas Ma Chung. Foto / Rubianto

Kegiatan ini turut dihadiri Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, diwakili Asisten Administrasi Umum Setdaprov Jatim, Akhmad Jazuli; Wali Kota Malang diwakili Kadiskominfo Kota Malang, M Nur Widianto; jajaran forkopimda, jaringan Gusdurian, hingga mahasiswa.

Haul Gus Dur dikemas sederhana namun bermakna. Selain diisi dialog dan diskusi, penampilan stand up comedy, penampilan bakat mahasiswa, serta ditutup dengan doa bersama lintas agama.

Dalam dialog itu, menghadirkan Rektor IAI Al Qolam,Dr Muhammad Adib MAg; Pastor Paroki, Rm Hendrikus Suwaji OCarm; serta seorang budayawan dari kalangan Nahdliyin, Ngatawi Al-Zastrow sebagai narasumber.

Kegiatan ini juga turut didukung oleh beberapa pihak terkait. Yakni, Pegadaian Kanwil XII Surabaya, Kopi Studio 24, Malang Studel, Grand Mercure Malang Mirama, Climate Change Frontier (CCF), Jatimpark Group, Countblok, dan sebagainya.

Reporter: Feni Yusnia

Editor: Herlianto. A

Tags: Abdurrachman Wahidgus durHaul Gus DurnahdliyinPresiden Keempattugu media group

Related Posts

Kompor Gas Bocor Picu Kebakaran Bengkel dan Warung Kopi di Lawang
Peristiwa

Kompor Gas Bocor Picu Kebakaran Bengkel dan Warung Kopi di Lawang

Senin, 13 Jul 2026
Mahasiswi Tewas Usai Motor Bersenggolan dengan Truk Gandeng di Pakisaji
Peristiwa

Mahasiswi Tewas Usai Motor Bersenggolan dengan Truk Gandeng di Pakisaji

Sabtu, 11 Jul 2026
Granmax Tabrak Truk Tangki dan Dua Motor di Pakisaji, Empat Orang Terluka
Peristiwa

Granmax Tabrak Truk Tangki dan Dua Motor di Pakisaji, Empat Orang Terluka

Selasa, 7 Jul 2026
Proses evakuasi truk tangki yang terguling. Foto: Satlantas Polres Malang
Peristiwa

Dahului Kendaraan di Tikungan, Pemotor Tewas Tertimpa Truk Tangki di Karangkates

Selasa, 23 Jun 2026
hangus dilalap api
Peristiwa

2 Rumah Warga Desa Pendem Hangus Dilalap Api, Kerugian Capai Rp700 Juta

Senin, 8 Jun 2026
Lokasi tenggelamnya remaja di Embung Babadan Ngajum. Foto: Polsek Ngajum
Peristiwa

Remaja Tewas Tenggelam di Wisata Sumber Embung Babadan Ngajum

Senin, 1 Jun 2026
Next Post
Pastor Paroki, Romo (Rm) Hendrikus Suwaji OCarm saat memaparkan materi di Haul Gus Dur ke-13.

Sikap Gereja Katolik Setelah Gus Dur Wafat

BERITA POPULER

  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.