Jumat, Oktober 16, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

FEB Unisma Gelar FGD Proyek Desa untuk Program Kampus Merdeka

Redaksi by Redaksi
Juni 29, 2021 5:13 pm
in News, Pendidikan
Dekan FEB Unisma Nur Diana (tengah) bersama Iwan Suwongso, narasumber dan panitia.

Dekan FEB Unisma Nur Diana (tengah) bersama Iwan Suwongso, narasumber dan panitia.

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG- Pengimplementasian kurikulum merdeka belajar memerlukan pemantapan dari segala lini kampus. Agar program terlaksana dengan maksimal, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Islam Malang (Unisma) menggelar  Focus Group Discussion (FGD) untuk menyiapkan Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka Program Proyek Desa.

Kegiatan ini bertujuan membuat program inovasi desa untuk menyusun program entrepreneurship desa bagi mahasiswa yang memilih program merdeka belajar. Bahkan, dalam kegiatan ini menghadirkan Tokoh Sinau Desa , Iman Suwongso dan Dekan FEB Unisma, Nur Diana.

READ ALSO

Polinema Kembangkan Sistem Monitoring untuk Keselamatan Pesepeda

Research Center UIN Malang Bakal Jadi Pusat Peradaban Riset

FGD yang diselenggarakan di Laboratorium Multimedia FEB Unisma 17 Juni lalu dihadiri dosen dan unit aktivitas mahasiswa FEB Unisma dengan tujuan untuk menumbuhkan inovasi yang mampu menggerakkan perekonomian desa berbasis potensi dan sumber daya yang dimiliki secara kreatif dan berkelanjutan, Program Wira Desa bertujuan untuk memvalidasi dan mengkonstruksi kompetensi mahasiswa melalui metode Project Based Learning (PBL) dalam kegiatanpertumbuhan dan perkembangan kewirausahaan menuju Desa Wirausaha.

Dalam paparannya, Nur Diana, menyampaikan bahwa kurikulum MBKM untuk 3 program studi  Akuntansi, Manajemen dan Perbankan Syariah telah mencanangkan bahwa mahasiswa memiliki hak untuk belajar selama 3 ( tiga) semester di luar prodi. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa agar memiliki multikecerdasan.

“Mahasiswa yang berkualitas harus memiliki  kecerdasan intelektual, emosional,spiritual, adversial, finansial dan sosial.Untuk itulah salah satu program merdeka belajar yaitu proyek desa disusun dalam mengembangkan soft skills dan hard skills mahasiswa serta mampu membangkitkan, menumbuhkan, dan mengembangkan berbagai dimensi kecerdasan tersebut,” tutur Diana.

FGD bersama mahasiswa FEB Unisma.
FGD bersama mahasiswa FEB Unisma.

Selain itu, ia menjelaskan bahwa mahasiswa yang mengikuti kegiatan ini bisa menambahkan empati, pola pikir, dan perilaku entrepreneuership dalam meembangun desa.

Sementara itu, Iman Suwongso , menyatakan bahwa desa butuh mahasiswa untuk membuat perubahan. Hal ini sebagaimana diamanatkan undang-undang bahwa desa  sebagai subyek, masyarakatnya desa harus diperlakukan sebagai subyek dalam pembangunan baik secara hukum maupun secara sosial. Untuk itulah terkait peran perguruan tinggi dalam proyek desa atau program inovasi desa yang melibatkan mahasiswa dan dosen harus membuat pemetaan secara partisipatif dimana membawa mindset kita atau cara kita untuk mengetahui desa secara baik.

“ Banyak program yang bias dibangun dalam proyek inovasi desa, sebagaiman Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unisma tentunya memiliki misi Kewirausahaan ini bisa diterapkan di desa guna membangun dan menggerakkan perekonomian desa.

“ Saat ini Wirausaha Desa memiliki pola-pola yang baru. Disiliah kita sebagai PT harus mampu memetakannya. Kunci pertama  desa adalah Sumber Daya Manusia.  Jika tidak ada sumberdaya alamnya? Bagaimana menggerakkan perekonomian Masyarakat Desa ? Bercermin pada Desa yang ada di Jogjakarta  yang punya industry minyak wangi, minyak obat-obatan tetapi tidak punya Sumber Daya Alam.Tapi punya SDM yang mengelola sehingga PADnya sampai 1 miliar. Dana desa yang diterima juga  1 miliar,” ungkap Iman.

Artinya Dengan Kekuatan SDM Desa yang mumpuni mampu menghasilkan PAD yang nilainya setara dengan Dana Desa. Selanjutnya Iman Suwongso yang merupakan aktivis desa ini memberikan beberapa contoh program, inovatif  yang mengalir dari industry hulu ke hilir yang telah berjalan dengan sukses mampu menggerakkan perekonomian desa sehingga menjadi Desa mandiri.

Sembari mereview beberapa kelompok mahasiswa yang telah melakukan pemetaan potensi dan problem masyarakat desa di  Kabupaten Malang, Iman menegaskan bahwa desain program yang harus mahasiswa susun harapan kedepannya harus ada luaran program yang harus ada tidak lanjutnya yang mana desa sudah ada wadah –wadah yang sudah menerima seperti BUMDes dan Koperasi.

“Buat desain program wirausaha dari industry hulu ke hilir yang saling berkaitan sehingga hal ini akan mempermudah dalam mendorong kemajuan perekonomin Desa berdasarkan potensi desa,” pungkasnya. (ads)

Tags: desaFGDMerdeka BelajarUnisma

Related Posts

Polinema Kembangkan Sistem Monitoring untuk Keselamatan Pesepeda
Advertorial

Polinema Kembangkan Sistem Monitoring untuk Keselamatan Pesepeda

Jumat, 16 Okt 2026
UIN Malang - Research Center UIN Malang Bakal Jadi Pusat Peradaban Riset
Advertorial

Research Center UIN Malang Bakal Jadi Pusat Peradaban Riset

Jumat, 16 Okt 2026
AKBP Panji Gedhe Prawaba pimpinan baru Polres Batu saat disambut tradisi pedang pora. Foto: Dok.
News

Polres Batu Dipimpin AKBP Panji Gedhe Prabawa Eks Satgas Pasukan Perdamaian PBB di Timur Tengah

Jumat, 16 Okt 2026
Tingkatkan Kualitas, FKIP Unisma Berikan Pemahaman tentang Case Method dan Project Based Learning
Pendidikan

Tingkatkan Kualitas, FKIP Unisma Berikan Pemahaman tentang Case Method dan Project Based Learning

Jumat, 16 Okt 2026
Ketua BAKN RI Andreas Eddy Susetyo (kiri) dan Kepala Eksekutif OJK Hasan Fawzi saat meninjau potensi karbon mangrove di Pantai CMC Tiga Warna. Foto: Azmy
News

BAKN RI dan OJK Dorong Pantai CMC Tiga Warna Jadi Pionir Perdagangan Karbon Berbasis Komunitas

Kamis, 15 Okt 2026
Tingkat Pengangguran Terbuka di Kota Batu Melonjak, Didominasi Lulusan SMA
News

Tingkat Pengangguran Terbuka di Kota Batu Melonjak, Didominasi Lulusan SMA

Kamis, 15 Okt 2026
Next Post
Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko menanam bibit pohon dalam gerakan Tanam 1 Nama 1 Pohon (Diskominfo Kota Batu)

Hijaukan Alam, YPPII Kota Batu Gencarkan Gerakan Tanam 1 Nama 1 Pohon

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10162026 4
Iklantm 10162026 3
Iklantm 10162026 2
Iklantm 10162026 1
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.