Malang, Tugumalang.id – Transformasi digital di sektor usaha kecil dan menengah (UKM) terus berkembang seiring meningkatnya pemanfaatan teknologi berbasis data. Salah satu teknologi yang mulai banyak digunakan adalah Internet of Things (IoT), yakni sistem yang memungkinkan berbagai perangkat fisik saling terhubung dan bertukar data secara otomatis melalui internet.
Dalam beberapa tahun terakhir, IoT tidak lagi hanya dimanfaatkan oleh industri berskala besar. Teknologi ini mulai diadopsi pelaku usaha kecil untuk mendukung efisiensi operasional serta pengelolaan bisnis yang lebih berbasis data.
IoT Menjadi Bagian Transformasi Digital Bisnis
IoT kini menjadi salah satu elemen penting dalam ekosistem transformasi digital global. Menurut laporan OECD, jumlah perangkat IoT terus meningkat secara signifikan dan menjadi bagian dari infrastruktur digital yang mendukung berbagai sektor ekonomi, termasuk usaha skala kecil.
Sementara itu, GSMA Intelligence memperkirakan adopsi IoT dapat memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi global melalui peningkatan efisiensi dan produktivitas bisnis di berbagai sektor.
Mendorong Efisiensi Operasional UKM
Dalam praktiknya, IoT dimanfaatkan untuk menghubungkan berbagai proses bisnis, mulai dari pencatatan transaksi, manajemen stok, hingga pemantauan perangkat operasional secara real-time.
Sejumlah studi sistematis terhadap usaha kecil di negara berkembang menunjukkan bahwa implementasi IoT berdampak positif terhadap efisiensi operasional, terutama dalam mengurangi proses manual serta meningkatkan akurasi data bisnis.
Melalui sistem yang saling terhubung, pelaku usaha dapat meminimalkan kesalahan pencatatan, mempercepat alur kerja, sekaligus meningkatkan pengendalian terhadap operasional bisnis.
Pemantauan Bisnis Secara Real-Time
Salah satu keunggulan utama IoT adalah kemampuannya melakukan pemantauan secara real-time. Data dari perangkat yang terhubung dapat diakses melalui aplikasi maupun dashboard digital.
Kondisi tersebut memungkinkan pemilik usaha memantau stok barang, aktivitas penjualan, hingga kondisi perangkat operasional tanpa harus selalu berada di lokasi usaha.
Fitur ini dinilai membantu usaha yang memiliki lebih dari satu lokasi maupun membutuhkan sistem pengawasan operasional yang lebih fleksibel.
Adopsi IoT Diperkirakan Terus Meningkat
Tren global menunjukkan IoT akan semakin terintegrasi dengan teknologi lain, seperti cloud computing dan analitik data.
OECD menyebut IoT menjadi bagian dari ekosistem digital yang lebih luas untuk mendukung pengambilan keputusan berbasis data sekaligus meningkatkan efisiensi operasional bisnis. Seiring berkembangnya teknologi berbasis layanan, seperti sistem berlangganan (subscription) dan cloud-based system, adopsi IoT diperkirakan semakin mudah dijangkau oleh pelaku usaha kecil.
Digitalisasi UKM melalui Internet of Things (IoT) pun terus berkembang sejalan dengan meningkatnya penerapan teknologi berbasis data dalam aktivitas bisnis. Sejumlah laporan global menunjukkan IoT telah dimanfaatkan dalam berbagai proses operasional, terutama untuk otomatisasi pekerjaan dan pemantauan data secara real-time.
Meski demikian, tingkat adopsi teknologi ini pada usaha kecil masih dipengaruhi berbagai faktor, antara lain biaya implementasi, kesiapan infrastruktur, serta kemampuan sumber daya manusia. Perkembangan IoT dalam ekosistem bisnis diperkirakan akan terus berlanjut seiring meluasnya transformasi digital di berbagai sektor ekonomi.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Nathasya Amalia/Magang
editor: jatmiko


















