Rabu, Oktober 14, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Advertorial

Beon Intermedia Gandeng PFI Malang Raya Gelar Diskusi AI Lens

Teknologi AI Permudah Pekerjaan Manusia, Tak Akan Gantikan Kerja Jurnalis Foto

Redaksi by Redaksi
Juli 3, 2023 8:24 am
in Advertorial
Suasana diskusi Beon Internedi bersama PFI Malang Raya di MCC.

Suasana diskusi Beon Internedi bersama PFI Malang Raya di MCC. Foto / dok Beon Intermedia

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Beon Intermedia bersama Pewarta Foto Indonesia (PFI) Malang Raya menggelar diskusi bertajuk “AI Lens:  Menerobos Batasan dalam Fotografi dan Branding” di gedung Malang Creative Center (MCC), Minggu (2/7/2023).

Dalam diskusi tersebut, menghadirkan Muhammad Syahrul Munir, IT Team Beon Intermedia; Andina Paramitha, Head of Corporate Communication; dan Nedi Putra, perwakilan dari PFI Malang.

READ ALSO

6.450 Siswa Ikuti Seleksi, 12 Finalis Olimpiade Bahasa Asing Sekolah Rakyat Unjuk Kemampuan

Kemensos Salurkan Bantuan Korban Banjir Bandang di Kota Padang

Mereka memberikan pemahaman bahwa teknologi berbasis AI hanya alat pendamping yang bisa membantu meringankan pekerjaan. Manusia berperan penting untuk menjadi penentu bagaimana teknologi tersebut bisa digunakan.

“Salah satunya, dalam membuat prompt. Saat memberikan perintah kepada tools berbasis AI, harus clear dan sesuai dengan kerangka yang ada di dalam pikiran kita. Hal ini agar jawaban yang diberikan oleh AI bisa sesuai dengan apa yang diinginkan,” terang Muhammad Syahrul Munir, IT Team Beon Intermedia.

Muhammad Syahrul Munir, IT Team Beon Intermedia
Muhammad Syahrul Munir, IT Team Beon Intermedia. Foto/dok Beon Intermedia

Lebih lanjut, Syahrul menguraikan, teknologi AI ini merupakan sebuah sistem yang dilatih oleh orang-orang pintar agar memiliki pengetahuan yang sama dengan mereka. “Sehingga, ketika kita memberikan pertanyaan kepada AI, jawabannya bisa disesuaikan dengan pemikiran orang pintar itu tadi,” lanjut dia.

Teknologi Hanya Alat

Untuk itu, Andina Paramitha, Head of Corporate Communication Beon Intermedia menambahkan, teknologi tersebut hanyalah sebuah alat bantu. “Teknologi hanyalah tools yang mempermudah pekerjaan. Ingat, hanya tools. Misalnya, untuk kebutuhan riset jadi lebih cepat dan mudah. Teknologi sifatnya hanya mendukung saja,” kata dia.

Perempuan yang akrab disapa Andien tersebut menguraikan, masih ada sederet hal krusial yang tidak bisa digantikan. “Teknologi yang dibuat hanya tools, hal-hal yang tidak bisa digantikan adalah wisdom, perspektif, emosional, value dan relations,” kata dia.

Salah satu penerapan AI, ada pada entitas Beon Intermedia, yakni Mebiso.com, yang merupakan platform virtual consultant yang menggunakan AI. “Dalam platform ini, kami memiliki dokumen hasil analisis (DHA) saat pengguna melakukan cek merek. Hasil dari DHA ini nantinya yang bisa meningkatkan keberhasilan saat melakukan pendaftaran merek usaha,” papar dia.

Sementara itu, Nedi Putra, perwakilan dari PFI Malang Raya menambahkan, adanya teknologi AI juga mempermudah fotografer dalam menganalisis dan memproses gambar secara otomatis. Kemudian, memudahkan untuk mengenali wajah dan objek dalam gambar.

Selain itu, menurutnya, AI dapat menganalisis ekspresi wajah dalam foto untuk menentukan sentimen atau emosi yang ditampilkan oleh orang-orang dalam gambar. Sertam dapat digunakan untuk melakukan pencarian gambar berdasarkan konten visual.

Bahkan, di beberapa bagian tertentu, AI dapat digunakan untuk mengedit gambar secara otomatis berdasarkan preferensi atau gaya tertentu. Sekaligus, dapat membantu mengenali teks dalam gambar, seperti tanda atau spanduk, dan mengubahnya menjadi teks yang dapat dibaca.

Kemudian, AI dapat membantu fotografer jurnalis dalam mengatur metadata gambar, seperti informasi lokasi, tanggal, atau keterangan gambar. “Fotografer dapat memperoleh hasil yang lebih baik, meningkatkan efisiensi kerja, dan menyampaikan cerita dengan lebih efektif melalui gambar,” pungkas dia.

Diketahui, perkembangan teknologi terus bertumbuh. Tak dapat dipungkiri, setelah adanya transformasi digital saat masa pandemi Covid-19, inovasi di bidang teknologi terus dilakukan.

Apalagi, berdasarkan data yang berhasil dihimpun, McKinsey menyebutkan, sebanyak 71 persen dari pelanggan mengharapkan perusahaan menyediakan konten yang dipersonalisasi. Peneliti juga menyampaikan bahwa bisnis yang menerapkan hal ini dalam strategi kontennya menghasilkan 40 persen keuntungan lebih besar daripada kompetitornya.

Sesuai data tersebut, teknologi berbasis artificial intelligence (AI) yang banyak diperbincangkan, diharapkan mampu memberikan solusi. Salah satu tujuan AI yang utama adalah membantu pekerjaan manusia. Berbagai pekerjaan yang dulunya dilakukan secara manual oleh manusia kini bisa dilakukan dengan lebih mudah menggunakan sistem AI.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari berbagai sumber terpercaya, teknologi tersebut memungkinakn perangkat menjalankan tugas yang membutuhkan pekerjaan manusia. Misalnya, pengenalan suara, gambar, pemrosesan bahasa hingga pengambilan keputusan secara otonom. Sebab, dalam sekejap, mesin AI dapat menjawab pertanyaan apapun untuk membuat buku, bahkan hingga menjadi presenter televisi.

Padahal, jika ditelaah lebih jauh, teknologi tersebut tak sepenuhnya bisa menggantikan kemampuan alami yang dimiliki oleh manusia. Utamanya, saat menggunakan tools berbasis AI untuk kebutuhan pekerjaan, jika digunakan dengan bijak.

Utamanya, bagi kinerja jurnalistik. Etika jurnalistik dalam pemberitaan tak dapat digantikan oleh AI, yaitu rasa tanggungjawab sosial, menghormati privasi individu, menyampaikan konten tidak bias dan adil.

Pengaruh kecerdasan buatan AI tidak dapat diabaikan dalam berbagai sektor, termasuk industri jurnalisme. Dalam beberapa tahun terakhir, AI telah mengubah lanskap jurnalisme dengan cara yang belum pernah terjadi sebelumnya. AI membawa inovasi baru dan meningkatkan efisiensi dalam pengumpulan, analisis, dan penyajian informasi berita.

Salah satu bidang di mana AI telah memberikan dampak signifikan dalam jurnalisme adalah dalam proses pengumpulan berita. Dengan kemampuan untuk memantau dan menganalisis data dari berbagai sumber, AI memungkinkan jurnalis untuk mendapatkan informasi secara real-time dan secara otomatis.

Pewarta foto senior, Beawiharta, mengemukakan adanya keharusan perubahan gaya media massa konvensional di tengah membanjirnya informasi. Arus perubahan yang tentu sudah tidak dapat ditolak bagi media massa ketika harus berhadapan dengan beragam bentuk platform media sosial seperti sekarang.

Begitu pula terhadap fotografi jurnalistik, di tengah gairah budaya visual, turut mengalami perubahan bentuk penyajian maupun mediumnya. Sebelumnya bentuk cetak kemudian mewujud ke berbagai bentuk aplikasi digital untuk menampilkan narasi dan visual. Sementara doktrin cetak sampai titik darah penghabisan yang selalu digaungkan sudah tidak lagi relevan beberapa tahun ini.

Kemudahan dan kepraktisan teknologi tersebut membawa tantangan besar bagaimana fotografi jurnalistik tetap bisa diterima dan dinikmati publik. Apalagi kehadiran jurnalisme warga turut memberikan pengaruhnya pada setiap peristiwa.

Selaras dengan yang disampaikan Riri, profesi media seperti yang disebutkan di atas tidak terganti. Paulus Tri Agung Kristanto, Anggota Dewan Pers, selaku Ketua Komisi Pendidikan dan Pengembangan Profesi Pers.

Menurut Agung, adanya aplikasi kecerdasan buatan seperti ChatGPT ini bisa dijadikan alat pembantu wartawan dalam membandingkan hasil karyanya dengan hasil yang dikerjakan oleh ChatGPT. Bisa jadi sebagai pelengkap data dalam menulis informasi tertentu. Yang tidak bisa dilakukan ChatGPT dengan profesi wartawan atau penulis lainnya adalah tidak bisa menceritakan suasana yang terjadi pada suatu kejadian, hanya mengolah data.

Reporter: Feni Yusnia

Editor: Herlianto. A

Tags: Beon IntermediaFotograferPFI Malang RayaTeknologi AI

Related Posts

Para finalis Olimpiade Bahasa Asing Sekolah Rakyat 2026. Foto/dok
Advertorial

6.450 Siswa Ikuti Seleksi, 12 Finalis Olimpiade Bahasa Asing Sekolah Rakyat Unjuk Kemampuan

Rabu, 14 Okt 2026
Kemensos Salurkan Bantuan Korban Banjir Bandang di Kota Padang
Advertorial

Kemensos Salurkan Bantuan Korban Banjir Bandang di Kota Padang

Rabu, 14 Okt 2026
ITN Malang English Festival 2026, Siswa BSS Borong Juara
Advertorial

ITN Malang English Festival 2026, Siswa BSS Borong Juara

Rabu, 14 Okt 2026
Seminar Green Tech ITN Malang
Advertorial

Seminar Green Tech ITN Malang Diserbu 230 Peserta

Rabu, 14 Okt 2026
Momentum Hari Kesaktian Pancasila, PLN Kick Off Kajian Sosial UB Forest, Dorong Konservasi dan Petakan Potensi Ekonomi Serta Kebutuhan Masyarakat
Advertorial

Momentum Hari Kesaktian Pancasila, PLN Kick Off Kajian Sosial UB Forest, Dorong Konservasi dan Petakan Potensi Ekonomi Serta Kebutuhan Masyarakat

Rabu, 14 Okt 2026
Universitas Negeri Malang dan MGBK SMK Malang Raya Perkuat Kompetensi Guru BK
Advertorial

Universitas Negeri Malang dan MGBK SMK Malang Raya Perkuat Kompetensi Guru BK

Rabu, 14 Okt 2026
Next Post
Bijak mengonsumsi olahan daging kurban saat Idul Adha untuk kesehatan tubuh.

Menjaga Kesehatan Tubuh Usai Pesta Daging Kurban di Hari Idul Adha

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.