Selasa, Oktober 20, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Apa Kabar Gedung Kesenian Mbatuaji?

Redaksi by Redaksi
Januari 16, 2023 6:29 pm
in Peristiwa
Gedung MBatuaji

Suasana Gedung Kesenian Mbatuaji (lama, red) di Jalan Oro-Oro Ombo yang mulai terkesan angker tak bertuan. Foto/Azmy

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

BATU, Tugumalang.id – Memasuki Tahun Baru 2023, nasib gedung Kesenian Mbatuaji Kota Batu yang berlokasi di Jalan Oro-Oro Ombo itu kembali dipertanyakan. Hingga saat ini, kondisinya yang memprihatinkan masih belum tersentuh sama sekali.

Seperti diketahui, kondisi gedung yang pernah menjadi saksi era kejayaan band-band dan pelaku seni Kota Batu itu cukup miris. Selain sepi aktivitas, gedung kesenian itu nampak mengalami kerusakan di berbagai sudutnya.

READ ALSO

Kandang Ayam dan Gudang Pupuk Terbakar di Junrejo Kota Batu

TNI Gadungan di Malang Diduga Tipu Warga, Korem Temukan Atribut Militer

Selain itu, banyak tanaman tumbuh liar pada area panggung outdoor. Sementara pada bagian asbes hingga tembok kantor juga mulai mengelupas. Gedung ini seolah menjadi gedung angker yang tak bertuan.

Paling parah ada pada bagian atap genteng gedung yang rusak parah membentuk lubang menganga. Kondisi itu cukup berbahaya karena gedung ini masih dimanfaatkan untuk pelaku seni latihan.

Kondisi atap Gedung Kesenian Mbatuaji (lama, red) di Jalan Oro-Oro Ombo terdapat lubang yang menganga. Foto/Azmy

Mangkraknya gedung membuat Dewan Kesenian Kota Batu (DKKB) gerah dan berencana mengadu kepada DPRD Kota Batu. Ketua DKKB, Sunarto berencana melayangkan surat audiensi ke legislatif agsr nasib gedung kesenian ini tidak terbengkalai.

Padahal, Dinas Pariwisata selaku penanggung jawab berjanji akan segera merenovasinya. Namun hingga saat ini, kepastiannya belum jelas. Jika terus begitu, bangunan gedung ini cukup rawan karena pernah ambrol pada 2021 lalu.

Sejak atapnya jebol, pihaknya melarang ada aktivitas dilakukan di gedung tersebut. Akibatnya, banyak kegiatan latihan seni yang terbengkalai karena kebingungan mencari tempat.

”Kami harap tahun ini sudah bisa direnovasi. Misal Disparta tidak siap mengurus, kenapa tidak diberi ke kami saja? Biar kami yang urus,” tegasnya dihubungi, Senin (16/1/2023).

Selama ini, sebenarnya pihak DKKB ingin berinisiatif untuk merenovasinya secara mandiri. Namun status gedung ini adalah aset milik Pemkot sehingga tidak mungkin untuk direnovasi secara mandiri.

”Semisal anggaran renovasi tidak keluar tahun ini, sebaiknya pengelolaan diberikan kepada kami,” ungkapnya.

Sebelumnya, pihak legislatif juga telah berulang kali mengkonfrontasi agar gedung kesenian lama ini juga diperhatikan. Eksekutif selama ini malah berfokus untuk membangun gedung Art Center dengan skema anggaran sekitar Rp 20 miliar.

Padahal, urgensi Art Center dinilai masih belum penting-penting amat. Namun sudah masuk dalam Penentuan Proyek Strategis Daerah (PSD) Rencana Pembangunan Daerah (RPD) Kota Batu Tahun 2023-2026. Rencananya, Art Center ini akan dilengkapi fasilitas amphiteater indoor skala besar.

Nurochman, Wakil Ketua I DPRD Kota Batu tegas menilai bahwa urgensi gedung Art Center masih belum begitu penting, Apalagi, sebenarnya Kota Batu masih punya gedung kesenian yang sejatinya masih bisa dioptimalkan dengan baik.

Namun seiring waktu justru eksekutif membangun pusat kesenian baru, seperti diantaranya Sendra Tari Arjuna Wiwaha di Kelurahan Sisir. Kini malah akan ditambah lagi dengan Art Center tepar dibelakang sendra tari tersebut.

Masalahnya, di gedung kesenian lama yang ada di Jalan Oro-Oro Ombo sebenarnya juga punya fasilitas yang sama. Namun tidak dioptimalkan dan dirawat dengan baik.

”Kalau itu dimaksimalkan, maka semangat yang dimaksud untuk membangun iklim kesenian juga pasti bisa kok dilakukan, tidak perlu ada gedung yang baru,” kata Nurochman.

Sepengamatan dia, gedung kesenian Mbatuaji juga masih dimanfaatkan para seniman Kota Batu untuk berlatih. Pemanfaatan tersebut kata dia juga masih bisa memberikan dampak multiplier ekonomi bagi masyarakat sekitarnya selama ini.

”Saya pikir Disparta hanya perlu fokus dan sungguh-sungguh terhadap fasilitas yang sudah ada saja,” tegas dia.

Lalu jika mendengarkan seputar alasan kenapa harus dibangun gedung Art Center baru ini kata Ketua DPC PKB Kota Batu itu dinilai mencerminkan sebuah OPD tidak memiliki perencanaan dan konsep yang matang.

“Jangan hobinya membuat tapi tanpa perencanaan yang matang dan konseptual. Jangan hanya sekedar hanya menggugurkan kewajiban, tapi juga harus dipikirkan sisi edukasi pemanfaatan dan dampak-dampak panjang yang lain. Apalagi ini soal seni budaya, jangan main-main,” tegasnya.

Reporter: Ulul Azmy

Tags: gedung kesenian mbatuaji

Related Posts

Kandang Ayam dan Gudang Pupuk Terbakar di Junrejo Kota Batu
Peristiwa

Kandang Ayam dan Gudang Pupuk Terbakar di Junrejo Kota Batu

Senin, 19 Okt 2026
TNI Gadungan di Malang Diduga Tipu Warga, Korem Temukan Atribut Militer
Peristiwa

TNI Gadungan di Malang Diduga Tipu Warga, Korem Temukan Atribut Militer

Senin, 19 Okt 2026
Polres Malang Cek Stok BBM di SPBU, Warga Diminta Tak Borong
Peristiwa

Polres Malang Pantau Distribusi BBM, Penimbunan Bakal Ditindak

Senin, 19 Okt 2026
Kapolres Batu Sambangi Siswa SMAN 2, Tekankan Bahaya Bullying
Peristiwa

Kapolres Batu Sambangi Siswa SMAN 2, Tekankan Bahaya Bullying

Senin, 19 Okt 2026
Bayi Perempuan Ditemukan dalam Kardus Mi Instan di Sukun Malang, Polisi Telusuri CCTV
Peristiwa

Bayi Perempuan Ditemukan dalam Kardus Mi Instan di Sukun Malang, Polisi Telusuri CCTV

Senin, 19 Okt 2026
Truk Bermuatan Sound System Tabrak Motor di Sumawe, 1 Orang Tewas
Peristiwa

Truk Rem Blong Tabrak Motor di Sumawe Malang, 1 Orang Tewas

Senin, 19 Okt 2026
Next Post
Kasus Tragedi Kanjuruhan

Sidang Tragedi Kanjuruhan Tertutup, Devi Athok: Apa Ini Kasus Asusila?

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10162026 2
Iklantm 10162026 3
Iklantm 10192026 1
Iklantm 10162026 4
Iklantm 10162026 1
Iklantm 10162026 11
Iklantm 10162026 5
Iklantm 10162026 6
Iklantm 10162026 7
Iklantm 10162026 8
Iklantm 10162026 9
Iklantm 10162026 10
Iklantm 10162026 12
Iklantm 10162026 13
Iklantm 10172026 1
Iklantm 10172026 2
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.