Selasa, Agustus 18, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pemerintahan

Kayutangan Heritage Kota Malang Ditata, Pakar: Jangan Sampai Buka Toko Justru Tidak Laku

Redaksi by Redaksi
Desember 30, 2022 9:51 am
in Pemerintahan
Kawasan Kayutangan Heritage di Jalan Jenderal Basuki Rachmat, Kota Malang.

Kawasan Kayutangan Heritage di Jalan Jenderal Basuki Rachmat, Kota Malang. Foto/M Sholeh

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Pakar Arsitektur Universitas Brawijaya (UB), Prof Ir Antariksa MEng PhD, buka suara soal penataan kawasan Kayutangan Heritage, Kota Malang, Jawa Timur, yang digencarkan Pemerintah Kota Malang.

Terlebih, baru-baru ini pihak PLN Malang mengaku kesulitan menata kabel listrik lantaran instalasi bawah tanah yang dibangun Pemkot Malang tak sesuai dengan dimensi kabel PLN.

READ ALSO

DPRD Kota Malang Soroti Rendahnya Serapan APBD 2026

Bupati Malang Pimpin Upacara HUT ke-81 RI di Pendopo Agung

Ahli arsitektur sekaligus pemerhati bangunan cagar budaya itu menilai bahwa penataan kawasan cagar budaya tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Perlu kajian mendalam soal dampak dan pelaksanaan penataan kawasan heritage itu.

Menurutnya, pembangunan ducting atau instalasi jaringan listrik bawah tanah yang dilakukan Pemkot Malang harusnya berkoordinasi dulu dengan pihak PLN sebelum membangun. Dengan demikian, penataan kabel kawasan Kayutangan Heritage itu bisa sesuai dengan kondisi lapangan.

Namun penataan kawasan heritage menurutnya, akan jauh lebih bermanfaat jika memperhatikan dan mengedepankan kemaslahatan masyarakat setempat.

Dikatakan, penataan kawasan heritage harus bisa meningkatkan taraf hidup masyarakat setempat dan sekitar.

“Pelestarian itu bukan sekedar mempercantik diri, tapi bisa membuat kehidupan masyarakat sekitar lebih baik dari sebelumnya. Kalau kayutangan ditata bagus, tapi di belakangnya, di kampung kampungnya tidak meningkat ekonominya kan percuma,” kata Antariksa.

Sejauh ini, dia menilai bahwa dampak penataan kawasan Kayutangan Heritage, Kota Malang belum bisa dinikmati oleh warga setempat.

Dikatakan, kehidupan perekonomian kawasan itu masih setengah setengah. Terlebih, sejumlah pertokoan di Jalan Jenderal Basuki Rachmat itu banyak yang tidak berfungsi atau tutup.

“Kawasan Kayutangan itu kalau siang kan setengah mati setengah hidup. Malam juga begitu. Beda dengan Malioboro atau Braga, semua pertokoannya berfungsi. Kalau Kayutangan kan banyak yang tidak berfungsi sebagai pusat perdagangan. Malioboro dan Braga ditata tapi pedagangnya bisa hidup,” bebernya.

“Sekarang tujuan menata Kayutangan itu apa, untuk memikat wisatawan atau sekedar mempercantik diri. Fasilitas yang ada seperti tempat duduk, lampu hias dan lainnya itu azas kemanfaatannya untuk siapa. Masyarakat, wisatawan atau pemerintah sendiri,” imbuhnya.

Antariksa memberikan saran agar penataan kawasan Kayutangan Heritage juga melibatkan warga setempat. Kemudian mulai menata soal keamanan, parkir, jaringan listrik, jaringan telekomunikasi, air bersih, sanitasi dan lainnya.

Selanjutnya, mulai memberikan kemudahan bagi pelaku usaha untuk menghidupkan pertokoan Kayutangan Heritage menjadi pusat perdagangan.

“Jangan sampai buka toko di sana justru tidak laku. Jadi perlu kanjian dampak perekonomian yang lebih mendalam,” ujarnya.

Baru baru ini juga terjadi penolakan warga setempat atas rencana penerapan skema satu arah di Jalan Jenderal Basuki Rachmat itu.

Penolakan itu terjadi karena warga menilai tak ada sosialisasi atas rencana itu. Sekali lagi, Antarikasa mendorong agar pemerintah melibatkan masyarakat setempat dalam melakukan penataan kawasan heritage.

“Kalau malam kan sepi di sana, pengunjung hanya melihat pengendara yang lewat. Toko-toko kanan kiri atau di belakang tidak berfungsi secara ekonomi. Jadi fungsikan dulu secara ekonomi kemudian lakukan pendekatan dengan masyarakat,” ucapnya.

“Fisiknya dipercantik tapi kehidupan atau perekonomian masyarakat tidak lebih baik, buat apa,” tandasnya.

Reporter: M Sholeh

Editor: Herlianto. A

Tags: kayutangan heritagekota malangPakar Arsitekturub

Related Posts

DPRD Kota Malang Soroti Rendahnya Serapan APBD 2026
Pemerintahan

DPRD Kota Malang Soroti Rendahnya Serapan APBD 2026

Selasa, 18 Agu 2026
Bupati Malang Pimpin Upacara HUT ke-81 RI di Pendopo Agung
Pemerintahan

Bupati Malang Pimpin Upacara HUT ke-81 RI di Pendopo Agung

Senin, 17 Agu 2026
Konsep Otomatis
Pemerintahan

Wali Kota Kukuhkan 72 Paskibraka Kota Batu untuk Upacara HUT RI ke-81

Minggu, 16 Agu 2026
Tekan Risiko Stunting, Program PASTI Bantu 620 Baduta di Kabupaten Malang Capai Gizi Normal
Pemerintahan

Tekan Risiko Stunting, Program PASTI Bantu 620 Baduta di Kabupaten Malang Capai Gizi Normal

Sabtu, 15 Agu 2026
Wali Kota Batu Ikuti Paripurna Istimewa Pidato Kenegaraan Presiden
Pemerintahan

Wali Kota Batu Ikuti Paripurna Istimewa Pidato Kenegaraan Presiden

Jumat, 14 Agu 2026
Bahas KUA-PPAS 2027, Wakil Ketua I DPRD Kota Batu Dorong Pemkot Bangun Kemandirian Fiskal
Pemerintahan

Bahas KUA-PPAS 2027, Wakil Ketua I DPRD Kota Batu Dorong Pemkot Bangun Kemandirian Fiskal

Kamis, 13 Agu 2026
Next Post
Wawan Eko Yulianto.

Avatar Mendengar: Dari Ableisme ke Komunikasi Inklusif

BERITA POPULER

  • Hiburan Seru! Jadwal Karnaval Malang Raya Sepanjang 18-25 Agustus 2026

    Hiburan Seru! Jadwal Karnaval Malang Raya Sepanjang 18-25 Agustus 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.