Sabtu, Oktober 3, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pemerintahan

Kayutangan Heritage Kota Malang Ditata, Pakar: Jangan Sampai Buka Toko Justru Tidak Laku

Redaksi by Redaksi
Desember 30, 2022 9:51 am
in Pemerintahan
Kawasan Kayutangan Heritage di Jalan Jenderal Basuki Rachmat, Kota Malang.

Kawasan Kayutangan Heritage di Jalan Jenderal Basuki Rachmat, Kota Malang. Foto/M Sholeh

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Pakar Arsitektur Universitas Brawijaya (UB), Prof Ir Antariksa MEng PhD, buka suara soal penataan kawasan Kayutangan Heritage, Kota Malang, Jawa Timur, yang digencarkan Pemerintah Kota Malang.

Terlebih, baru-baru ini pihak PLN Malang mengaku kesulitan menata kabel listrik lantaran instalasi bawah tanah yang dibangun Pemkot Malang tak sesuai dengan dimensi kabel PLN.

READ ALSO

TPS3R Desa Pesanggrahan Ditarget Aktif Akhir 2026, Layani Sampah 13 RW

Talkshow Pasar Hijau Bahas Ketahanan Pangan Kota Malang dan Urban Farming

Ahli arsitektur sekaligus pemerhati bangunan cagar budaya itu menilai bahwa penataan kawasan cagar budaya tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Perlu kajian mendalam soal dampak dan pelaksanaan penataan kawasan heritage itu.

Menurutnya, pembangunan ducting atau instalasi jaringan listrik bawah tanah yang dilakukan Pemkot Malang harusnya berkoordinasi dulu dengan pihak PLN sebelum membangun. Dengan demikian, penataan kabel kawasan Kayutangan Heritage itu bisa sesuai dengan kondisi lapangan.

Namun penataan kawasan heritage menurutnya, akan jauh lebih bermanfaat jika memperhatikan dan mengedepankan kemaslahatan masyarakat setempat.

Dikatakan, penataan kawasan heritage harus bisa meningkatkan taraf hidup masyarakat setempat dan sekitar.

“Pelestarian itu bukan sekedar mempercantik diri, tapi bisa membuat kehidupan masyarakat sekitar lebih baik dari sebelumnya. Kalau kayutangan ditata bagus, tapi di belakangnya, di kampung kampungnya tidak meningkat ekonominya kan percuma,” kata Antariksa.

Sejauh ini, dia menilai bahwa dampak penataan kawasan Kayutangan Heritage, Kota Malang belum bisa dinikmati oleh warga setempat.

Dikatakan, kehidupan perekonomian kawasan itu masih setengah setengah. Terlebih, sejumlah pertokoan di Jalan Jenderal Basuki Rachmat itu banyak yang tidak berfungsi atau tutup.

“Kawasan Kayutangan itu kalau siang kan setengah mati setengah hidup. Malam juga begitu. Beda dengan Malioboro atau Braga, semua pertokoannya berfungsi. Kalau Kayutangan kan banyak yang tidak berfungsi sebagai pusat perdagangan. Malioboro dan Braga ditata tapi pedagangnya bisa hidup,” bebernya.

“Sekarang tujuan menata Kayutangan itu apa, untuk memikat wisatawan atau sekedar mempercantik diri. Fasilitas yang ada seperti tempat duduk, lampu hias dan lainnya itu azas kemanfaatannya untuk siapa. Masyarakat, wisatawan atau pemerintah sendiri,” imbuhnya.

Antariksa memberikan saran agar penataan kawasan Kayutangan Heritage juga melibatkan warga setempat. Kemudian mulai menata soal keamanan, parkir, jaringan listrik, jaringan telekomunikasi, air bersih, sanitasi dan lainnya.

Selanjutnya, mulai memberikan kemudahan bagi pelaku usaha untuk menghidupkan pertokoan Kayutangan Heritage menjadi pusat perdagangan.

“Jangan sampai buka toko di sana justru tidak laku. Jadi perlu kanjian dampak perekonomian yang lebih mendalam,” ujarnya.

Baru baru ini juga terjadi penolakan warga setempat atas rencana penerapan skema satu arah di Jalan Jenderal Basuki Rachmat itu.

Penolakan itu terjadi karena warga menilai tak ada sosialisasi atas rencana itu. Sekali lagi, Antarikasa mendorong agar pemerintah melibatkan masyarakat setempat dalam melakukan penataan kawasan heritage.

“Kalau malam kan sepi di sana, pengunjung hanya melihat pengendara yang lewat. Toko-toko kanan kiri atau di belakang tidak berfungsi secara ekonomi. Jadi fungsikan dulu secara ekonomi kemudian lakukan pendekatan dengan masyarakat,” ucapnya.

“Fisiknya dipercantik tapi kehidupan atau perekonomian masyarakat tidak lebih baik, buat apa,” tandasnya.

Reporter: M Sholeh

Editor: Herlianto. A

Tags: kayutangan heritagekota malangPakar Arsitekturub

Related Posts

TPS3R - TPS3R Desa Pesanggrahan Ditarget Aktif Akhir 2026, Layani Sampah 13 RW
Pemerintahan

TPS3R Desa Pesanggrahan Ditarget Aktif Akhir 2026, Layani Sampah 13 RW

Jumat, 2 Okt 2026
Talkshow Pasar Hijau Bahas Ketahanan Pangan Kota Malang dan Urban Farming
Pemerintahan

Talkshow Pasar Hijau Bahas Ketahanan Pangan Kota Malang dan Urban Farming

Jumat, 2 Okt 2026
Pelantikan 176 ASN Kota Malang Ditunda, Wali Kota Mendadak ke Jakarta
Pemerintahan

Pelantikan 176 ASN Kota Malang Ditunda, Wali Kota Mendadak ke Jakarta

Jumat, 2 Okt 2026
HUT Kota Batu ke-25, Pemkot Bebaskan Denda Pajak Daerah Oktober 2026
Pemerintahan

HUT Kota Batu ke-25, Pemkot Bebaskan Denda Pajak Daerah Oktober 2026

Jumat, 2 Okt 2026
Perubahan APBD 2026 Kota Batu Diketok, Anggaran Belanja Capai Rp1,058 Triliun
Pemerintahan

Perubahan APBD 2026 Kota Batu Diketok, Anggaran Belanja Capai Rp1,058 Triliun

Kamis, 1 Okt 2026
Wali Kota Batu Imbau Masyarakat Pasang Umbul-umbul HUT ke-25 Bertema Lingkungan
Pemerintahan

Wali Kota Batu Imbau Masyarakat Pasang Umbul-umbul HUT ke-25 Bertema Lingkungan

Kamis, 1 Okt 2026
Next Post
Wawan Eko Yulianto.

Avatar Mendengar: Dari Ableisme ke Komunikasi Inklusif

BERITA POPULER

  • 3 Kecamatan Kabupaten Malang Jadi Kota Sekunder pada 2027

    3 Kecamatan Kabupaten Malang Jadi Kota Sekunder pada 2027

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekomendasi Cafe Pinggir Sungai di Malang: Sajikan Tempat Ngopi yang Estetik dan Menyegarkan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.