Senin, Oktober 5, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Warga Buang Sampah di Bantaran Sungai Kampung Warna-warni, Tuai Kecaman Warga Internasional

Redaksi by Redaksi
Desember 23, 2022 4:27 pm
in Peristiwa
buang sampah di bantaran sungai brantas di kampung warna-warni

Seorang pria diduga warga bantaran Sungai di kawasan Kampung Warna-Warni Jodipan tertangkap kamera warga luar negeri sedang membuang sampah sembarangan ke sungai. Foto/Tangkapan Layar @karmagawa

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang – Perbuatan tak terpuji warga yang diduga tinggal di bantaran Sungai Brantas, Kota Malang, tepatnya di kawasan Kampung Warna-Warni Jodipan (KWJ) disorot hingga wisatawan luar negeri. Pasalnya, warga tersebut tertangkap kamera membuang sampah seukuran tong besar di sungai.

Pemandangan itu direkam seorang wisatawan yang merupakan anggota organisasi amal internasional bernama Karmagawa. Usai diunggah, sorotan itu menuai kecaman banyak warganet.

READ ALSO

Kebakaran Hebat di Toko Ogan Kota Malang, 1 Korban Terjebak Berhasil Diselamatkan

Sekda Kota Batu Sidak Dugaan Pembakaran Sampah secara Liar di TPS Pesanggrahan

Dalam unggahan videonya di akun instagram @karmagawa, tampak seorang pria membawa tong sampah dan dengn tenang membuang sampah berbagai macam jenis ke sungai.

“Masalah mendesak saat ini, inilah mengapa krisis polusi plastik kita menjadi sangat buruk. Tolong bagikan dan buat semua orang sadar! Video ini menunjukkan daerah kumuh di Jawa Timur, Indonesia yang ditunjuk membantu meremajakan sungai, tetapi penduduk setempat masih membuang sampah mereka ke sungai,” tulia @karmagawa dalam unggahan videonya.

”Karena kunci pendidikan dan solusi pengelolaan limbah yang tidak dapat diselesaikan dengan pengecatan sebanyak apa pun. Ini adalah krisis di seluruh dunia karena plastik menumpuk di sungai dan lautan kita dengan kecepatan tercepat dalam sejarah dan mendatangkan malapetaka pada satwa liar/lingkungan kita. Jadi kita semua harus angkat bicara dan mencari solusi sebelum terlambat! Nantikan yang akan datang,” imbuhnya.

Seperti diketahui, kawasan KWJ memang menjadi kawasan kumuh di bantaran Sungai Brantas yang juga membelah Kota Malang. Sebagai awal edukasi, kawasan ini mendapat sentuhan penataan dan lalu terkenal ke seantero dunia dan menjadi jujugan wisata.

Penataan kawasan menjadi kampung wisata ini sebenarnya juga menekankan edukasi untuk menjaga ekosistem sungai. Namun, masih ada saja warganya yang belum sadar terkait pentingnya kelestarian sungai.

Kelakuan warga ini akhirnya menuai kecaman dari warganet dan juga pemerhati lingkungan. Direktur AKSI (Asosiasi Komunitas Sungai) Nusantara, Prigi menyentil peran Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas dan Perum Jasa Tirta I Malang selaku pengelola sungai.

Prigi menyayangkan atas kesadaran masyarakat di bantaran sungai yang dengan seenaknya tetap membuang sampah ke sungai. Apalagi, perilaku ini bahkan sudah menuai sorotan dari publik internasional.

”Kami minta agar BBWS dan PJT I untuk mendesak Wali Kota Malang hingga Gubernur Jawa Timur bisa mengatasi perilaku ini. Setidaknya masyarakat di sana punya akses tempat sampah sehingga mereka tidak membuang sampah di sungai,” tegas Prigi.

Tak hanya kedua instansi tersebut, Pemkot Malang juga wajib melakukan edukasi kepada warga di sana untuk menjaga kelestarian sungai. Tindakan paling konkrit yaitu dengan mengalokasikan anggaran pengelolaan sampah.

”Harusnya ya Pemkot Malang bisa menyediakan tempat sampah terpadu untuk warga di sana. Selama ini mereka warga di bantaran sungai kan juga masih bingung mau buang kemana,” ujarnya.

Hal senada juga dikatakan Pegiat Lingkungan Envigreen Society Malang, Alaika Rahmatullah, bahwa masih banyak warga di sana belum sadar akan pentingnya fungsi ekosistem Sungai Brantas.

”Kalau masih ada perilaku seperti itu, harusnya perlu ada tindakan law enforcement dari pemerintah setempat agar tidak ada lagi oknum membuang sampah sembarangan di sungai,” jelasnya.

Pihaknya selama ini juga sering menggelar studi bersama komunitas peduli lingkungan di sana bahwa Sungai Brantas sudah tercemar sampah plastik.

”Kandungan partikel mikroplastik menjadi ancaman serius bagi biota sungai, khususnya ikan,” terangnya.

Reporter: Ulul Azmy
editor: jatmiko

Tags: Buang sampah di bantaran sungaikampung warna warnipemkot malangPengolaan limbahSungai brantas di kampung warna-warni

Related Posts

Kebakaran Hebat di Toko Ogan Kota Malang, 1 Korban Terjebak Berhasil Diselamatkan
Peristiwa

Kebakaran Hebat di Toko Ogan Kota Malang, 1 Korban Terjebak Berhasil Diselamatkan

Kamis, 1 Okt 2026
Sekda Kota Batu Alfi Nurhidayat bersama jajaran saat sidak ke TPS Pesanggrahan. Foto: Azmy
Peristiwa

Sekda Kota Batu Sidak Dugaan Pembakaran Sampah secara Liar di TPS Pesanggrahan

Rabu, 30 Sep 2026
Bikin Geleng Kepala, Lapak Buah di Kedungkandang Malang Punya Fasilitas Kasur, TV hingga WiFi
Peristiwa

Bikin Geleng Kepala, Lapak Buah di Kedungkandang Malang Punya Fasilitas Kasur, TV hingga WiFi

Rabu, 30 Sep 2026
Anggota DPRD Kabupaten Malang Dikabarkan Ditangkap Gara-gara Narkoba, Gerindra: Belum Terima Konfirmasi Resmi
Peristiwa

Gerindra Buka Suara Soal Dugaan DPRD Kabupaten Malang Ditangkap Terkait Narkoba bersama Perempuan

Rabu, 30 Sep 2026
Mantan Kepala Sekolah SMPN 18 Malang Minta Maaf
Peristiwa

Mantan Kepala Sekolah SMPN 18 Malang Minta Maaf

Rabu, 30 Sep 2026
Kebakaran Lahan Kembali Landa Kota Malang, Diduga Dibakar Orang Tak Dikenal
Peristiwa

Kebakaran Lahan Kembali Landa Kota Malang, Diduga Dibakar Orang Tak Dikenal

Kamis, 17 Sep 2026
Next Post
Jatim Park 1

Wahana dan Tiket Masuk Jatim Park 1, Lengkap Untuk Liburan Akhir Tahun 2022

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Waspada Hujan Ringan! Prakiraan Cuaca Kota Malang Minggu 15 Maret 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.