Minggu, Agustus 30, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Misteri Penyebab Kematian Korban Tragedi Kanjuruhan, RSSA Malang Sebut Ada Rahasia Jabatan Dokter

Redaksi by Redaksi
November 1, 2022 6:02 pm
in Peristiwa
Lembaran foto foto jenazah korban Tragedi Kanjuruhan. Foto/M Sholeh

Lembaran foto foto jenazah korban Tragedi Kanjuruhan. Foto/M Sholeh

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Penyebab pasti kematian korban Tragedi Kanjuruhan masih menjadi misteri. Keluarga korban juga mengeluhkan tidak mendapatkan informasi pasti terkait penyebab kematian korban Tragedi Kanjuruhan yang ditangani RSSA Malang.

Wakil Direktur Bidang Pelayanan Medik dan Perawatan RSSA Malang, dr Syaifullah Asmiragani mengatakan bahwa harusnya keluarga korban diberitahu penyebab kematian itu.

READ ALSO

Kebakaran Hutan di Kota Batu Padam Total

Pria Ditemukan Tewas di Joglo Taman Wilis Kota Batu

“Ada harusnya, setiap pasien yang meninggal di sini, kami memberikan surat kematian dan sebab kematian (kepada keluarga jenazah),” ucapnya, Selasa (1/11/2022).

Spesialis Anestesi RSSA Malang, dr Wiwi Jaya menambahkan bahwa setiap pasien yang meninggal karena sebab apapun harus diberikan surat kematian. Surat itu akan digunakan mengurus jenazah dari tempat perawatan ke kamar jenazah.

Pihak kamar jenazah akan menggunakan surat itu untuk memandikan dan proses pemulangan ke rumah duka. Dalam surat kematian itu tertera kapan jenazah meninggal, identitas hingga lokasi perawatan terakhir.

“Kalau penyebab kematian, bukan di surat itu. Tetapi ada pada Status Pasien yang itu adalah rahasia medis yang hanya boleh diketahui keluarga pasien,” jelasnya.

“Status itu adalah arsip rumah sakit yang disimpan di rumah sakit. Ada, tapi tidak semua orang bisa lihat. Karena itu berkaitan dengan rahasia jabatan,” imbuhnya.

Dia mengatakan bahwa pihak yang boleh mengetahui data Status Pasien terkait penyebab pasti kematian tersebut hanya lah keluarga korban dan dokter yang merawat.

“Karena memang berkaitan dengan rahasia jabatan, kode etik dan aspek medikolegal. Karena hal-hal itu sensitif,” ucapnya.

Korban Menghitam Kebiruan

Sebelumnya, Pendamping Hukum Tim Gabungan Aremania, Anjar Nawan Yusky menyebutkan, pihaknya mendapatkan laporan bahwa para keluarga korban Tragedi Kanjuruhan tidak diberitahu soal penyebab kematian itu.

Padahal menurutnya, kondisi korban meninggal dalam Tragedi Kanjuruhan mayoritas menghitam kebiruan mulai dada hingga kepala dan mengeluarkan busa hingga darah dari hidung. Sebagian korban meninggal tidak terdapat luka sama sekali dan sebagian patah tulang rusuk, kaki, tangan hingga luka lecet.

“Tapi kondisi umum korban meninggal yang ciri cirinya sama itu membiru dan menghitam mulai dada ke atas dan keluar busa dan darah. Rata rata ceritanya seperti itu dari keluarga yang memandikan jenazah,” kata Anjar, Minggu (30/10/2022).

Anjar mengatakan bahwa keterangan medis yang diterima pihak keluarga korban terkait penyebab kondisi kebiruan pada wajah korban meninggal sama sekali belum terjawab. Bahkan kondisi kebiruan itu masih menjadi misteri dan pertanyaan di benak keluarga korban hingga saat ini.

“Kalau misalkan dibilang infeksi paru-paru, infeksi itu karena apa. Keluarga korban sebenarnya sangat ingin tau penyebab kematian sebenarnya,” ujarnya.

Berdasarkan keterangan keluarga korban, Anjar mengatakan bahwa informasi medis terkesan sangat terbatas. Hanya resum medis terkait patah tulang saja yang diinformasikan secara gamblang. Meski begitu, hampir semua pihak keluarga korban tidak diberikan salinan resum medis itu terkait tindakan apa saja dan diagnosa penyakit yang diderita korban.

“Kalau kita lihat di UU Kesehatan hingga UU tentang Kedokteran, setiap tindakan medis, pasien itu kan berhak tahu resum medis dengan atau tanpa diminta,” ungkapnya.

Dia juga mengaku heran dengan RSSA Malang yang merupakan rumah sakit rujukan ternama di Jawa Timur itu terkesan menutup-nutupi penyebab kematian korban Tragedi Kanjuruhan.

Menurutnya, dokter yang sudah disumpah jabatan harusnya memiliki tanggungjawab secara hukum maupun moral untuk menyampaikan atas apa yang terjadi sebenarnya pada pasien yang di tangani.

“Tapi kenapa harus terkesan ditutup-tutupi. Kenapa kok kesannya berhati-hati, tidak mempersulit, tapi mereka cukup berhati-hati,” tandasnya.

Reporter: M Sholeh
Editor: Herlianto. A

Tags: korbanRSSA Malangtragedi kanjuruhan

Related Posts

Kebakaran Hutan di Kota Batu Padam Total
Peristiwa

Kebakaran Hutan di Kota Batu Padam Total

Kamis, 27 Agu 2026
Pria Ditemukan Tewas di Joglo Taman Wilis Kota Batu
Peristiwa

Pria Ditemukan Tewas di Joglo Taman Wilis Kota Batu

Rabu, 12 Agu 2026
Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Sumur Warga Bululawang
Peristiwa

Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Sumur Warga Bululawang

Sabtu, 1 Agu 2026
Tabrakan Hiace dan Truk di Tol Pandaan-Malang, Tiga Penumpang Tewas
Peristiwa

Tabrakan Hiace dan Truk di Tol Pandaan-Malang, Tiga Penumpang Tewas

Kamis, 23 Jul 2026
Tiga Kebakaran Terjadi di Kabupaten Malang dalam Sehari, Total Kerugian Capai Rp130 Juta
Peristiwa

Tiga Kebakaran Terjadi di Kabupaten Malang dalam Sehari, Total Kerugian Capai Rp130 Juta

Sabtu, 18 Jul 2026
Kompor Gas Bocor Picu Kebakaran Bengkel dan Warung Kopi di Lawang
Peristiwa

Kompor Gas Bocor Picu Kebakaran Bengkel dan Warung Kopi di Lawang

Senin, 13 Jul 2026
Next Post
Syal syal suporter yang digantung di jembatan penyeberangan Jalan A Yani, Kecamatan Blimbing, Kota Malang.

Tak Akan Nribun, Sejumlah Aremania Mulai Ikutan Gantung Syal dan Buang Jersey Klub

BERITA POPULER

  • Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.