Sabtu, Juni 27, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pendidikan

FEB Unisma Hadirkan Ketua DPD RI dalam Seminar Kebangsaan dan Kewirausahaan

Redaksi by Redaksi
Oktober 26, 2022 2:31 pm
in Pendidikan
Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia, Ir H Lanyalla Mahmud Mattalitti Mhum.

Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia, Ir H Lanyalla Mahmud Mattalitti Mhum. Foto/FEB Unisma

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Malang (FEB Unisma) mengadakan Seminar Nasional Wawasan Kebangsaan dan Kewirausahaan guna menambah wawasan mahasiswa maupun masyarakat di Indonesia dalam berwirausaha di era sekarang. Acara ini dihadiri oleh Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia, Ir H Lanyalla Mahmud Mattalitti Mhum

Seminar yang dilaksanakan secara online dan offline ini dimulai pukul 13.00 WIB di gedung Pascasarjana (Hall Abdurrahman Wahid Lantai 7) Universitas Islam Malang. Seluruh mahasiswa FEB sebagai tamu undangan dan dihadiri oleh mahasiswa dari 10 kampus yang berbeda.

READ ALSO

7 Pilihan Kuliah Vokasi di Malang, dari D3 hingga Sarjana Terapan

Arsitek vs AI: Alumnus Arsitektur ITN Malang Rani Yuni Wulandari Tegaskan Sentuhan Manusia Tak Tergantikan

Acara ini diawali dan dibuka secara resmi dengan sambutan Dekan FEB, Nurdiana SE MSi. Dia mengatakan salah satu misi dari Universitas Islam Malang adalah menjadi Entrepreneur University sebagaimana terjabar dalam Kurikulum MBKM di mana entrepreneur menjadi salah satu unggulan Unisma.

Dekan FEB Unisma, Nurdiana SE MSi. Foto/FEB Unisma

“Harapannya lulusan menjadi entreprenuer karena profesi ini terbuka peluang yg luas, big data menunjukkan 4 % lebih SDM indonesia menjadi pengusaha atau entrepreneur,” tuturnya.

Menurutunya, yang menjadi persoalan saat ini adalah bagaimana menumbuhkan jiwa berwirausaha di kalangan milenial yang berwawasan kebangsaan.

“Seringkali kita melupakan bagaimana menjaga Komitmen wawasan kebangsaan sebagaimana nilai-nilai yang terkandung dalam empat konsensus dasar negara yakni Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, NKRI, dan UUD 45 demi memantapkan kembali jati diri bangsa dan membangun kesadaran tentang sistem kenegaraan,” tuturnya.

Acara seminar nasional Wawasan Kebangsaan & Kewirausahaan dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Keagaaman Dr Ir Badat Muwahid MP. Dia sangat mengapresiasi kegiatan ini.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Keagaaman Dr Ir Badat Muwahid MP. Foto/FEB Unisma

Menurutnya, seluruh mahasiswa Unisma khususnya FEB wajib untuk belajar dan mengenal wawasan kebangsaan dan kewirausahaan.

“Kehadiran ketua DPD Republik Indonesia diharapkan mampu membuka cakrawala mahasiswa dan mengasah soft skill bagi mahasiswa selama kuliah,” katanya.

Sementara itu, Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia, Ir H Lanyalla Mahmud Mattalitti Mhum, dalam paparannya mengatakan bahwa saat menbaca sejarah lahirnya negara Indonesia maka perlu mengingat pendiri bangsa tentang sistem ekonomi dan demokrasi.

“Indonesia merupakan negara yang memiliki keunggulan komparatif,“ tuturnya.

Foto bersama acara seminar kebangsaan FEB Unisma. Foto/FEB Unisma

Menurutnya, konteks ekonomi dapat dilakukan secara bebas selama tidak mengganggu negara lain dan diberi nama sistem ekonomi Pancasila dengan 3 pilar yaitu koperasi, perusahaan swasta dan perusahaan negara.

Dia berharap Indonesia tidak sekedar meng-copy paste dari negara lain karna tidak semua yang dicontoh bisa cocok di Indonesia dan juga perlu menjadikan Indonesia sebagai surga wisata di dunia.

”Indonesia lebih tepat mengandalkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) untuk tumpuan utama APBN, ketimbang pajak dari rakyat,” kata dia.

Dia menekankan bahwa Indonesia adalah negara yang kaya raya dengan keunggulan komparatif sumberdaya alam, biodiversity hutan dan iklim yang mendukung untuk menjadi lumbung pangan.

“Juga sumber kekayaan laut yang memiliki potensi luar biasa,” ujar Lanyalla.

Mantan Ketua Kadin Jatim tersebut juga menjelaskan bahwa semua negara mulai menyiapkan re-posisi untuk menyongsong masa depan. Seharusnya Indonesia juga melakukan based on keunggulan masing-masing.

Lebih lanjut Lanyalla mengajak seluruh peserta seminar untuk meyakini bahwa Indonesia harus kembali mengikuti peta jalan yang sudah disusun para pendiri bangsa, terutama sistem ekonomi yang memastikan negara berdaulat atas kekayaan alamnya.

Foto bersama seminar kebangsaan FEB Unisma. Foto/FEB Unisma

“Kita harus kembali kepada Pancasila. Naskah asli Undang-Undang Dasar 1945 memang mutlak untuk disempurnakan, agar kita tidak mengulangi praktik penyimpangan di era Orde Lama dan Orde Baru. Tetapi bukan mengganti sistem demokrasi dan sistem ekonomi Indonesia dengan melakukan copy paste sistem demokrasi liberal dan sistem ekonomi pasar bebas yang kapitalistik,” ujar dia.

Hadir dalam kesempatan itu Wakil Rektor 3 Unisma, Dr Ir Badat Muwahid MP, mewakili Rektor Unisma, para dekan, dosen dan ratusan mahasiswa Unisma. Sementara Ketua DPD RI datang bersama Ketua KADIN Provinsi Jawa Timur, Adik Dwi Putranto.

Reporter: Manda

Editor: Herlianto. A

Tags: FEB UnismaKetua DPD RIseminar kebangsaanUnisma Malang

Related Posts

Program Vokasi di Malang
Pendidikan

7 Pilihan Kuliah Vokasi di Malang, dari D3 hingga Sarjana Terapan

Jumat, 26 Jun 2026
Alumnus Arsitektur ITN Malang Rani Yuni Wulandari. Foto/dok
Pendidikan

Arsitek vs AI: Alumnus Arsitektur ITN Malang Rani Yuni Wulandari Tegaskan Sentuhan Manusia Tak Tergantikan

Jumat, 26 Jun 2026
Rektor Unisma Prof. Junaidi saat memberikan santunan kepada ribuan anak yatim dan dhuafa. Foto: Azmy
Pendidikan

Wujud Kepedulian Sosial, Unisma Salurkan Santunan ke 1.500 Anak Yatim dan Dhuafa di Malang

Kamis, 25 Jun 2026
Dindik jatim
Pendidikan

Dindik Jatim Imbau Guru Manfaatkan Libur Sekolah untuk Siapkan Inovasi Pembelajaran

Kamis, 25 Jun 2026
Universitas Brawijaya menjadi satu dari 15 universitas terbaik di Indonesia versi QS WUR 2027. /Foto: Tugumalang.id/Bagus Rachmad Saputra
Pendidikan

Daftar 15 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027: Salah Satunya Ada di Malang

Rabu, 24 Jun 2026
Ilustrasi kampus Unisma. Foto: Dok
Pendidikan

Unisma Duduki Peringkat Dunia dalam Times Higher Education Sustainability Impact Ratings 2026

Rabu, 24 Jun 2026
Next Post
juventus tersingkir dari Liga Champion

Juventus Tersingkir dari Liga Champions Usai Ditaklukkan Benfica

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sosialisasi Opsen Pajak Kendaraan Mulai Berdampak, Bapenda Kota Malang Sebut Opsen PKB Meningkat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepeda Motor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang, 3 Orang Luka-luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPRD Kota Malang Siapkan Perda Penyakit Menular untuk Tangani HIV/AIDS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.