Kamis, Juli 16, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Catatan Aqua Dwipayana

Menghibur Pensiunan

Redaksi by Redaksi
Mei 28, 2022 2:12 pm
in Aqua Dwipayana
Catatan Aqua Dwipayana, curhat

Dr Aqua Dwipayana

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Dr. Aqua Dwipayana *

 

READ ALSO

Pengusaha Rudy Suardana Tutup Usia, Dr Aqua Dwipayana Kagumi Bakti Sang Anak Ventje Suardana

Pesan Dr Aqua Dwipayana Kepada Wartawan Senior Kota Bandung: Jadikan Profesi Wartawan Sarana Menebar Pesan Kebajikan

Salah satu hobi saya adalah silaturahim. Selain membaca, menulis, dan membantu banyak orang. Semua aktivitas itu menyenangkan sekali. Saya melakukannya dengan ikhlas selama puluhan tahun.

Saya melaksanakan silaturahim secara universal tanpa melihat latar belakang setiap orang yang ditemui. Semuanya saya niatkan ibadah, sepenuhnya karena TUHAN.

Dengan niat itu setiap melakukan silaturahim sama sekali tidak ada beban. Sebaliknya sebelum melaksanakannya semangat sekali. Saat ketemu siapa pun lebih bergairah lagi.

Kenapa? Karena setiap melaksanakan silaturahim merasakan energi saya bertambah. Ada transfer aura positif dari semua orang yang saya temui.

Selain itu mendapatkan banyak tambahan pengetahuan, wawasan, pengetahuan, dan pengalaman. Semuanya sangat bermanfaat buat saya.

Itu sejalan dengan filosofi hidup saya yakni semua orang yang berkomunikasi dengan saya adalah guru. Mereka harus saya hormati.

Tidak Berguna
Salah satu silaturahim yang saya sukai adalah menemui para pensiunan. Sementara orang tidak menganggap mereka karena sudah tidak punya kekuatan apa-apa. Pengaruhnya telah hilang.

Apalagi jika masih bekerja mendapat amanah pada jabatan tertentu. Jika posisinya strategis, ibaratnya gula yang dikerubungi banyak semut.

Begitu gulanya hilang maka semutnya pada pergi. Bahkan sisa dan jejaknya sudah tidak kelihatan. Sirna seiring dengan hilangnya jabatan yang diemban.

Itulah dunia. Ada yang mengukur sesuai dengan kebutuhan dan manfaat yang bakal diperolehnya. Begitu semua tidak ada lagi maka merasa tidak membutuhkannya.

Saat menemui teman-teman yang telah pensiun, ada yang kaget. Merasa heran ketika saya silaturahim ke mereka.

“Pak Aqua, saya kan sudah pensiun. Kenapa bapak masih mau silaturahim ke saya,” ucapan senada sering saya dengarkan dari teman-teman yang telah pensiun.

Saat mendengar itu saya sedih sekali dan sangat trenyuh. Kesannya kalau sudah pensiun, tidak ada lagi orang yang membutuhkannya. Dengan kata lain mereka tidak berguna.

Padahal kenyataannya tidak demikian. Secara usia memang mereka harus pensiun. Namun pada dasarnya masih produktif bahkan jika diberi kesempatan bisa berkontribusi lebih dan bermanfaat buat sesama.

Silaturahim Sepanjang Hayat
Setelah kondisinya tenang dan nyaman, saya minta waktu untuk bicara. Saya sampaikan kepada mereka bahwa selama ini silaturahim yang saya lakukan dengan ikhlas. Tidak ada maksud-maksud tertentu termasuk dengan jabatan mereka.

Jadi silaturahimnya sangat pribadi. Antara Aqua Dwipayana dengan … (saya sebutkan namanya). Bukan antara motivator dengan … (saya sebutkan jabatannya).

Silaturahimnya sepanjang hayat. Sejak kami pertama kali ketemu dan kenalan hingga salah seorang di antara kami meninggal.

Silaturahim yang dilakukan dilandasi dengan ketulusan dan keikhlasan. Sama sekali tidak ada pamrih apalagi motif tertentu.

Bahkan dengan tegas saya setiap saat menawarkan bantuan jika sewaktu-waktu mereka butuhkan. Melakukannya dengan niat sepenuhnya ibadah.

Di antara mereka ada yang menyambut tawaran saya tersebut. Merasa nyaman dengan semua yang saya lakukan.

Seiring dengan itu, mereka menemukan arti persahabatan sejati. Membuktikan sendiri. Tidak hanya sekali tapi berkali-kali.

Saya yang telah pensiun dini pada 30 September 2005, sekitar 17 tahun lalu, sangat bersyukur dan bahagia sekali bisa melakukan semua itu. Menolong dan menghibur para pensiunan. Alhamdulillah…

Semoga mereka yang telah pensiun tetap sehat, semangat, dan bahagia menjalani hidup ini. Aamiin ya robbal aalamiin…

>>>🇮🇩Dalam suasana hujan lebat di Danau Beratan, Tabanan, Bali sambil menikmati  liburan bersama keluarga, saya ucapkan selamat mensyukuri sebagai pensiunan. Salam hormat buat keluarga. 14.30 28052022😃🇮🇩<<<

 

*Doktor Kumunikasi, Motivator Nasional, Penulis buku Trilogi The Power of Silaturahim

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugumalangid , Facebook Tugu Malang ID , 
Youtube Tugu Malang ID , dan Twitter @tugumalang_id

 

 

Tags: Aqua Dwipayanapensiunan

Related Posts

Dr Aqua Dwipayana (paling kiri) bersama Direktur Manajemen Risiko Bank Jatim Eko Susetyono (kanan) ketika melayat Rudy Suardana di rumah duka Adi Jasa Surabaya.
Aqua Dwipayana

Pengusaha Rudy Suardana Tutup Usia, Dr Aqua Dwipayana Kagumi Bakti Sang Anak Ventje Suardana

Jumat, 24 Mar 2023
Dr Aqua Dwipayana membagi-bagikan dua buku super best seller karyanya kepada Ketua Komisi Informasi Provinsi Jawa Barat Dr Ijang Faisal dan pengurus media online TuguBandung.id.
Aqua Dwipayana

Pesan Dr Aqua Dwipayana Kepada Wartawan Senior Kota Bandung: Jadikan Profesi Wartawan Sarana Menebar Pesan Kebajikan

Kamis, 23 Mar 2023
Dr Aqua Dwipayana dengan gembira saat silaturahim dan ngobrol sama Prof M Mas'ud Said di rumahnya di Malang.
Aqua Dwipayana

Cara Motivator Nasional Dr Aqua Dwipayana Membahagiakan Diri dan Orang Lain dengan Silaturahim

Senin, 20 Mar 2023
Dr Aqua Dwipayana,Motivator Nasional - Kisah Kerja Keras dan Selalu Berpikir Positif yang Dijalani Dr Aqua Dwipayana di Masa Muda Jadi Inspirasi bagi Seorang Amel
Aqua Dwipayana

Kisah Kerja Keras dan Selalu Berpikir Positif yang Dijalani Dr Aqua Dwipayana di Masa Muda Jadi Inspirasi bagi Seorang Amel

Sabtu, 18 Mar 2023
Motivator Nasional Dr Aqua Dwipayana Diundang Khusus Pemilik Gurita Bisnis di Yogyakarta untuk Sampaikan Sharing Komunikasi dan Motivasi
Aqua Dwipayana

Motivator Nasional Dr Aqua Dwipayana Diundang Khusus Pemilik Gurita Bisnis di Yogyakarta untuk Sampaikan Sharing Komunikasi dan Motivasi

Jumat, 17 Mar 2023
Cak Fu bersama para cucu, Dr Aqua Dwipayana, dan mantan narapidana teroris Umar Patek.
Aqua Dwipayana

Cak Fu: Dr Aqua Dwipayana Sosok yang Tak Pernah Lupa Akar Sejarahnya, Menebar Silaturahim dan Benih Kebaikan

Rabu, 1 Mar 2023
Next Post
Sampah plastik di kalimetro

Sampah Plastik Cemari Sungai Kalimetro Kota Malang

BERITA POPULER

  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.