Selasa, Juni 23, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pariwisata

Boon Pring, Wisata Murah Meriah untuk Segarkan Pikiran

Redaksi by Redaksi
Mei 28, 2022 2:12 pm
in Pariwisata
boon pring

Pintu masuk Boon Pring. Foto: Aisyah Nawangsari

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Kekayaan alam di Kabupaten Malang memang tidak perlu dipertanyakan. Selain hamparan pantai yang indah, sumber mata air yang jernih, dan air terjun yang elok, Kabupaten Malang juga memiliki hutan bambu yang bisa menyegarkan pikiran para pengunjung.

Kawasan hutan bambu bernama Boon Pring ini terletak di Desa Sanankerto, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang. 115 jenis bambu dari berbagai daerah tumbuh di lahan seluas 36,8 hektare ini.

READ ALSO

5 Hidden Gem Malang dengan Lokasi Tersembunyi, Ada yang Berada di Tengah Permukiman

Mikutopia Kota Batu Kantongi Sertifikasi SNI Berkat Komitmen Aman dan Berkualitas

Di tahun 2014, Boon Pring hanyalah kawasan kebun bambu yang mengitari bendungan irigasi. Saat itu, di sana hanya terdapat lima jenis bambu yakni bambu jawa, bambu apus, bambu petung, bambu ori, dan bambu ampel.

boon pring
Wahana perahu di Boon Pring. Foto: Aisyah Nawangsari

Dalam waktu delapan tahun, Boon Pring bisa menambah hingga 110 jenis bambu dan mengembangkannya menjadi arboretum bambu yang dikunjungi ribuan wisatawan setiap harinya.

Untuk mengumpulkan 115 jenis bambu itu tidaklah mudah. Kepala Desa Sanankerto, M Subur mengatakan ia bekerja sama dengan berbagai pihak untuk menambah koleksi bambu di Boon Pring.

“Kami bekerja sama dengan balai DAS Brantas, dengan Profesor Elizabeth seorang pakar bambu, dengan Universitas Udayana, dan komunitas bambu,” ujar Subur, beberapa waktu lalu.

boon pring
Wahana kolam renang untuk anak-anak. Foto: Aisyah Nawangsari

Berkat kerja sama tersebut, Subur bisa mendapatkan bambu-bambu yang berasal dari daerah lain di Indonesia, termasuk Bali dan Madura. Bahkan ia juga mendapat bambu yang berasal dari luar negeri meskipun jumlahnya tak terlalu banyak.

“Ada jenis yang dari India dan Cina, tapi cuma sedikit. Kebanyakan dari Indonesia. Di Indonesia saja ada 150 jenis bambu,” kata Subur.

Biasanya bambu ia dapat dengan cara barter atau membeli. “Jadi kalau ada komunitas bambu daerah mana punya bambu jenis apa, kami barter atau kami beli,” imbuhnya.

boon pring
Pintu masuk ke pasar rakyat yang menjual aneka kuliner bagi pengunjung. Foto: Aisyah Nawangsari

Bambu sendiri adalah tanaman yang kuat dan tahan kondisi cuaca apapun. “Asalkan nggak di pantai, dia cocok. Bisa hidup,” kata Subur.

Selain koleksi bambu yang kaya, Boon Pring juga memiliki wahana seru bagi pengunjung di antaranya kolam renang, perahu, flying fox, mainan bola air, berkuda, ATV, dan sebagainya.

Salah satu keunikan Boon Pring yang membuat pengunjung terus datang adalah di wilayah ini pengunjung boleh membawa makanan dari luar.

boon pring
Menikmati sego empok dengan pemandangan hutan bambu. Foto: Aisyah Nawangsari

Kebanyakan mereka akan menghamparkan tikar di bawah rumpun bambu dan berpiknik bersama keluarga sambil menyantap makanan yang mereka bawa dari rumah. Ini menjadikan Boon Pring sebagai wisata yang murah dan ramah pada pengunjung.

Subur mengakui, tenant-tenant pedagang sempat protes dengan kebijakan tersebut. Namun ia berhasil meyakinkan mereka bahwa bisnis mereka akan tetap laris.

“Kami memberi pengertian pada pedagang bahwa dengan mengizinkan pengunjung membawa makanan sendiri bukan berarti pendapatan mereka akan berkurang. Justru tempat ini akan semakin ramai sehingga dagangan merekapun akan tetap laris,” tutur Subur.

Menurut pantauan tugumalang.id, pasar kuliner di Boon Pring cukup ramai. Banyak pengunjung yang menikmati ragam makanan dan minuman yang mereka beli di sana.

Ke depannya, Subur berencana mengembangkan Boon Pring sehingga memiliki lebih banyak wahana, lebih banyak koleksi bambu, dan tempat peristirahatan yang nyaman.

Ia bercita-cita Boon Pring memiliki 150 jenis bambu. “Saya yakin, jika ada 150 jenis bambu, ini akan menjadi arboretum bambu terbesar di Indonesia,” ujarnya.

Boon Pring buka setiap hari pukul 08.00-16.00 WIB. Harga tiketnya cukup terjangkau yaitu Rp 10 ribu untuk orang dewasa dan Rp 5 ribu untuk anak-anak.

 

Reporter: Aisyah Nawangsari

Editor: Lizya Kristanti

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugumalangid , Facebook Tugu Malang ID , 
Youtube Tugu Malang ID , dan Twitter @tugumalang_id

 

 

Tags: boon pringkabupaten malangmalang

Related Posts

Sumber Umbul, Salah Satu Wisata Tersembungi di Malang Raya (Foto: Google Maps)
Pariwisata

5 Hidden Gem Malang dengan Lokasi Tersembunyi, Ada yang Berada di Tengah Permukiman

Senin, 22 Jun 2026
Mikutopia kota batu
Pariwisata

Mikutopia Kota Batu Kantongi Sertifikasi SNI Berkat Komitmen Aman dan Berkualitas

Jumat, 19 Jun 2026
4 Jalur Utama untuk Mengunjungi Pantai-Pantai di Malang Selatan
Pariwisata

4 Jalur Utama untuk Mengunjungi Pantai-Pantai di Malang Selatan

Jumat, 19 Jun 2026
Ilustrasi pertunjukan budaya di Mikutopia yang bakal memeriahkan momen Libur Sekolah 2026 keluarga anda. Foto: Dok
Pariwisata

Sambut Libur Sekolah 2026, Mikutopia Batu Gelar Festival Budaya Journey of Wonderland hingga Luncurkan Wahana Baru

Kamis, 18 Jun 2026
Wisata Edukasi Sains Malang, Wisata Edukasi Malang Raya, Destinasi Edukasi Malang, Wisata Sains Jawa Timur, Wisata Malang, Wisata Batu, Museum Edukasi, Liburan Edukatif
Pariwisata

5 Wisata Edukasi Sains di Malang dan Batu yang Cocok untuk Belajar Sambil Liburan

Selasa, 16 Jun 2026
Wisata naik perahu di Pasar Apung Kota Batu. (Foto: Google Maps/ @Sailing Life)
Pariwisata

6 Wisata Naik Perahu di Malang Raya dengan Suasana Berbeda

Senin, 15 Jun 2026
Next Post
Catatan Aqua Dwipayana, curhat

Menghibur Pensiunan

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kafe dengan Cathedral Effect di Kota Malang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPRD Kota Malang Siapkan Perda Penyakit Menular untuk Tangani HIV/AIDS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bapenda Kota Malang Sosialisasikan Opsen PKB dan BBNKB hingga Tingkat RT RW

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.