Malang, Tugumalang.id – Institut Teknologi Nasional Malang (ITN Malang) memperkuat komitmen pemberdayaan masyarakat melalui pengabdian, program beasiswa, keringanan uang kuliah tunggal (UKT), dan pengembangan laboratorium sebagai pusat belajar bersama. Langkah tersebut sejalan dengan upaya perguruan tinggi memberikan solusi atas persoalan nyata di masyarakat.
Komitmen itu mengemuka dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Forum Perguruan Tinggi dalam Pemberdayaan Masyarakat di Aula Utama Balairung Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), Salatiga, Kamis (15/10/2026).
Forum nasional yang diinisiasi Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat di bawah naungan Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) dan Forum Rektor Indonesia (FRI) tersebut menjadi momentum bagi ITN Malang untuk memperkuat sinergi dalam pemberdayaan masyarakat.
Rektor ITN Malang, Awan Uji Krismanto, ST., MT., Ph.D., hadir bersama para pimpinan perguruan tinggi negeri dan swasta dari seluruh Indonesia. Pertemuan itu juga dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Dr. (H.C.) Drs. H. Abdul Muhaimin Iskandar, M.Si., serta Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Dr. Fauzan, M.Pd.
Baca juga: ITN Malang dan Pemkab Manggarai Timur Perkuat Kerja Sama Penanganan Permukiman Kumuh
Agenda utama rakornas tersebut membahas kolaborasi kampus dan pemerintah untuk membangun kemandirian masyarakat, mulai dari aspek ekonomi hingga akses pendidikan.
Beasiswa dan Laboratorium untuk Pemberdayaan Masyarakat
Awan mengatakan, pengabdian yang tepat sasaran merupakan bagian penting dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Perguruan tinggi perlu hadir memberikan solusi atas berbagai persoalan, mulai dari penanganan stunting dan pengentasan kemiskinan ekstrem hingga pemenuhan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga buruh migran.
“Harapannya perguruan tinggi bisa berkontribusi dalam bentuk pemberian beasiswa, pembekalan keterampilan, dan tentu saja pengabdian kepada masyarakat yang benar-benar tepat sasaran,” tutur Awan saat ditemui di Kampus 1 ITN Malang, Jumat (16/10/2026).
Menurut dia, pemberdayaan masyarakat bukan hal baru bagi ITN Malang. Sebagai kampus berbasis teknologi dan inovasi, perguruan tinggi tersebut telah menjalankan berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
“Secara riil ITN Malang sebenarnya sudah banyak berkontribusi. Pertama, tentu melalui program pengabdian kepada masyarakat. Kedua, kami sudah menyiapkan beberapa skema beasiswa dan keringanan UKT (Uang Kuliah Tunggal), khususnya bagi mahasiswa yang kemarin belum berkesempatan lolos program KIP tetapi punya semangat belajar yang sangat tinggi,” jelasnya.
Baca juga: ITN Malang English Festival 2026, Siswa BSS Borong Juara
ITN Malang juga mengoptimalkan fasilitas kampus agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat sekitar. Salah satunya melalui pengembangan laboratorium sebagai ruang belajar dan interaksi antara dosen, mahasiswa, dan warga.
“Yang ketiga, kami mengembangkan laboratorium sebagai pusat belajar bersama. Jadi bukan hanya untuk internal, tapi juga wadah interaksi antara dosen, mahasiswa, dan warga. Dari situ kita bekerja sama mengembangkan keterampilan, inovasi, maupun produk-produk lokal yang punya nilai ekonomi, yang pada akhirnya kembali lagi untuk memberdayakan masyarakat,” tambahnya.
Mahasiswa Disiapkan Menjadi Penggerak Daerah
Awan menegaskan, semangat pemberdayaan masyarakat juga perlu diterapkan oleh seluruh sivitas akademika ITN Malang, baik dosen maupun mahasiswa. Upaya tersebut dapat dimulai dengan membekali mahasiswa dengan keterampilan praktis yang berguna setelah lulus.
“Kita sebagai institusi pendidikan tinggi punya kewajiban moral dan akademis untuk berkontribusi. Kita mulai dari hal kecil, misalnya membekali mahasiswa dengan keterampilan praktis. Jadi tidak hanya paham teori, tapi punya modal keterampilan untuk menciptakan lapangan kerja sendiri, kembali ke daerah asal, dan membangun daerahnya masing-masing. Itu inti perannya,” tegasnya.
Keikutsertaan ITN Malang dalam rakornas tersebut menegaskan komitmen kampus untuk memperluas kolaborasi pemberdayaan masyarakat di tingkat desa dan daerah. Melalui inovasi teknologi, pengabdian, dan pengembangan keterampilan, ITN Malang mendorong peran perguruan tinggi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Sumber: Rilis ITN Malang
editor: jatmiko


































