Tugumalang.id – Memahami investasi emas tidak harus dimulai dengan modal besar. Masyarakat yang ingin mengenal lebih jauh cara berinvestasi emas kini bisa mengikuti program literasi emas yang digelar Pegadaian Malang setiap hari Sabtu.
Terbaru, program Sobat Emas akan dilangsungkan di Raswara Coffe & Eatery Malang pada Sabtu (17/10/2026). Seminar edukasi interaktif bakal mewarnai acara itu.
Kepala Pegadaian Cabang Malang, Mulyono Edy Susanto, mengatakan kegiatan literasi emas tersebut terbuka untuk masyarakat umum. Program ini digelar setiap Sabtu dengan konsep diskusi santai di kafe.
Baca Juga: Program SAKU, Cara Mahasiswa MMD UB Edukasi Literasi Finansial Sejak Dini
Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diajak memahami investasi emas, mulai dari cara kerja hingga pilihan produk yang tersedia di Pegadaian. Edukasi dikemas secara ringan agar mudah dipahami, terutama oleh masyarakat yang baru mengenal investasi emas.

“Jadi setiap Sabtu kami ada program literasi tentang emas. Masyarakat yang belum tahu tentang emas dan ingin memahami perkembangannya bisa mengikuti kegiatan ini,” kata Mulyono, Rabu (14/10/2026).
Mulyono menjelaskan, peserta yang ingin bergabung dapat menghubungi outlet Pegadaian terdekat untuk memperoleh informasi mengenai jadwal dan lokasi kegiatan. Sebab, tempat pelaksanaan literasi emas dapat berpindah pindah menyesuaikan agenda.
Dalam satu kali kegiatan, panitia biasanya mengundang sekitar 20 hingga 25 peserta. Jumlah tersebut dibatasi agar proses penyampaian materi dan diskusi dapat berlangsung lebih efektif.
Baca Juga: Program Cicilan Emas dan Tabungan Emas Pegadaian Cabang Blimbing Dapat Antusiasme Tinggi dari Masyarakat
Kegiatan berlangsung sekitar dua hingga tiga jam. Selama sesi tersebut, peserta mendapatkan penjelasan langsung dari pihak Pegadaian mengenai investasi emas dan produk produk yang dapat dimanfaatkan masyarakat.
Program literasi Sobat Emas sendiri mulai dijalankan sejak Agustus 2026. Program tersebut merupakan inisiatif untuk pemerluas pemahaman masyarakat tentang investasi emas.
Menurutnya, edukasi semacam ini penting karena masih banyak masyarakat yang belum memahami cara berinvestasi emas. Melalui pertemuan langsung, peserta bisa memperoleh penjelasan sekaligus mengenali pilihan investasi yang sesuai dengan kemampuan mereka.
Ia menyebut, setelah mengikuti kegiatan literasi, sejumlah peserta mulai tertarik mencoba produk cicil emas. Bahkan, ada yang tertarik memulai dari nominal yang relatif terjangkau.
“Banyak orang yang sebelumnya belum mengerti tentang emas, akhirnya mengambil cicil emas. Ada yang berpikir, ternyata bisa mencoba mulai dari Rp 100 ribu,” jelasnya.
Melalui program ini, ia berharap pemahaman masyarakat terhadap investasi emas semakin luas. Dengan informasi yang lebih memadai, masyarakat diharapkan dapat mengenali karakteristik produk, memahami mekanisme investasi hingga mempertimbangkan pilihan yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan keuangan masing masing.
Masyarakat yang berminat mengikuti literasi Sobat Emas dapat mendatangi atau menghubungi outlet Pegadaian Cabang Malang terdekat untuk menanyakan jadwal dan lokasi kegiatan. Program tersebut dijadwalkan berlangsung hingga 31 Desember 2026.
Sementara itu, Pemimpin Wilayah PT Pegadaian (Persero) Kanwil XII Surabaya, Ahmad Zaenudin mengajak masyarakat untuk melihat langsung layanan Pegadaian yang kini terus bertransformasi. Termasuk soal investasi emas.
“Pegadaian menjamin keamanan tabungan nasabah. Bila kepercayaan terus dijaga lewat layanan yang transparan dan edukasi yang baik, lingkaran manfaat ini akan terus berlanjut,” ucapnya.
Sebagai informasi, Pegadaian Jawa Timur berada di bawah koordinasi PT Pegadaian Kantor Wilayah (Kanwil) XII Surabaya yang membawahi tujuh deputy. Yakni Deputy bisnis area Surabaya 1, Deputy bisnis area Surabaya 2, Deputy bisnis area Pemekasan, Deputy Bisnis area Madiun, Deputy Bisnis Area Malang, Deputy Bisnis Area Probolinggo, Deputy Bisnis Area Jember. Setidaknya, ada total 70 kantor cabang dan ribuan Unit Pembantu Cabang (UPC) di Jawa Timur.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Editor: Herlianto. A


















