Malang, Tugumalang.id – Universitas Negeri Malang (UM) berkolaborasi dengan Musyawarah Guru Bimbingan dan Konseling (MGBK) SMK se-Malang Raya menggelar workshop konseling kelompok naratif untuk meningkatkan kompetensi profesional guru BK. Kegiatan ini berlangsung secara daring pada 26 Agustus 2026 dan luring di SMKN 1 Malang pada 31 Agustus 2026, dengan melibatkan 32 peserta.
Workshop bertema “Peningkatan Kompetensi Layanan Konseling Kelompok untuk Mengembangkan Profesionalitas Guru BK Pemula” tersebut melibatkan mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan Bimbingan dan Konseling UM. Kegiatan ini dirancang untuk memperkuat pengetahuan dan keterampilan guru BK dalam menerapkan layanan konseling kelompok melalui pendekatan naratif.
Pada sesi daring, Dr. Nur Mega Aris Saputra, S.Pd., M.Pd. menyampaikan materi keterampilan dasar konseling. Materi tersebut menjadi landasan bagi peserta untuk memahami keterampilan yang diperlukan dalam proses konseling.
Kegiatan juga diisi dengan pre-test, diskusi, tanya jawab, dan penugasan kelompok. Mahasiswa PPG BK UM mendampingi peserta dalam rangkaian kegiatan tersebut agar materi yang dipelajari dapat dihubungkan dengan praktik layanan bimbingan dan konseling di sekolah.
Baca juga: Universitas Negeri Malang Kirim Relawan Bantu Pemulihan Pasca Bencana Alam di NTT
Pada sesi luring di SMKN 1 Malang, peserta mempelajari konsep dasar konseling kelompok yang disampaikan Rizka Apriani, S.Pd., M.Pd. Materi dilanjutkan dengan pembahasan konseling kelompok naratif oleh Prof. Dr. Muslihati, S.Ag., M.Pd.
Pendekatan naratif menjadi fokus workshop untuk membantu peserta memahami pengalaman dan cerita yang dibawa individu ke dalam proses konseling. Kedua materi tersebut memberikan landasan konseptual bagi guru BK dalam memahami dinamika konseling kelompok dan penerapan pendekatan naratif.
Peserta kemudian mempraktikkan konseling kelompok dengan pendekatan naratif dalam kelompok-kelompok kecil. Mahasiswa PPG BK UM bertindak sebagai fasilitator yang mendampingi jalannya praktik.
Melalui kegiatan tersebut, peserta berkesempatan menerapkan materi yang telah dipelajari, mengembangkan interaksi dalam dinamika kelompok, serta memahami penerapan pendekatan naratif dalam layanan konseling. Rangkaian workshop ditutup dengan post-test untuk mengevaluasi perkembangan pemahaman peserta setelah mengikuti materi, diskusi, dan praktik.
Baca juga: Universitas Negeri Malang Luncurkan Logo Dies Natalis ke-72
Mahasiswa PPG BK UM terlibat dalam persiapan, pelaksanaan, pendampingan kelompok, hingga evaluasi workshop. Keterlibatan ini memberikan pengalaman kepada mahasiswa dalam mengelola kegiatan profesional, memfasilitasi proses belajar, dan membangun kolaborasi dengan praktisi pendidikan.
Kolaborasi UM, MGBK SMK se-Malang Raya, dan SMKN 1 Malang juga menjadi ruang pertukaran pengetahuan dan pengalaman antara dosen, mahasiswa, dan guru BK. Kemitraan tersebut membuka peluang untuk berbagi praktik baik sekaligus mendukung pengembangan kompetensi tenaga pendidik secara berkelanjutan.
Pelaksanaan workshop ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas (Quality Education) dan SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan (Partnerships for the Goals).
Melalui kegiatan ini, pemahaman dan keterampilan guru BK dalam melaksanakan konseling kelompok dengan pendekatan naratif diharapkan semakin berkembang. Dengan demikian, guru BK dapat memberikan layanan yang profesional dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Sumber: Rilis Universitas Negeri Malang
editor: jatmiko


















