Malang, Tugumalang.id – Jenazah Agus Ribut Setyo Budi (48), korban tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 asal Desa Kebonagung, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) dekat rumahnya, Minggu (11/10/2026). Jenazah Agus ditemukan pada Jumat (9/10/2026), setelah keluarga menunggu kabar selama empat minggu sejak insiden kapal tersebut.
Kapal Virgo Transport 8 tenggelam pada Minggu (13/9/2026) di Laut Jawa saat berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin.
Sebanyak 108 penumpang selamat dari insiden tersebut. Namun, setidaknya 82 orang meninggal dunia, sementara puluhan lainnya dinyatakan hilang.
Kakak korban, Jiono, mengatakan mendapat informasi dari Polda Kalimantan Selatan pada Jumat (9/10/2026) tentang penemuan jenazah yang diduga Agus. Saat itu, polisi masih melakukan pencocokan DNA untuk memastikan identitas korban.
Baca juga: Kemensos Doakan 3 ASN Jayawijaya dan Korban KM Virgo
Pada Sabtu (10/10/2026), jenazah tersebut dipastikan sebagai Agus. Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur kemudian mengantarkan jenazah ke rumah duka. Jenazah tiba pada Minggu (11/10/2026) sekitar pukul 10.00.
“Kami pasrah, kami lega (almarhum) sudah ketemu dan bisa dimakamkan,” kata Jiono saat ditemui di rumah duka.

Kabar Tenggelamnya Kapal Baru Diketahui Keluarga
Jiono mengaku pertama kali mendengar kabar tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 pada Minggu (13/9/2026) sore. Namun, ia masih mencari informasi lebih lanjut dan tidak langsung memercayai kabar tersebut.
Kepastian bahwa Agus menjadi salah satu korban baru diperoleh pada Senin (15/9/2026). Rekan kerja Agus dari perusahaan ekspedisi ADR datang ke rumah untuk menyampaikan kabar tersebut.
Agus bekerja sebagai sopir truk ekspedisi yang melayani pengiriman barang lintas Jawa-Kalimantan. Saat kejadian, ia sedang membawa truk bermuatan paket dari Surabaya menuju Banjarmasin.
Agus telah puluhan tahun bekerja sebagai sopir ekspedisi. Pekerjaan itu membuatnya terbiasa melakukan perjalanan lintas pulau, termasuk ke Kalimantan.
Baca juga:
Menurut Jiono, Agus berangkat bersama empat rekan kerjanya. Mereka membawa tiga kendaraan, salah satunya ditumpangi seorang kenek.
Pesan Terakhir Sebelum Kapal Tenggelam
Sebelum kecelakaan, Agus sempat berkomunikasi dengan istrinya, Anita Margi Utami, pada Sabtu (12/9/2026) malam. Saat itu, Agus mengabarkan bahwa dirinya sudah berada di dalam kapal dan selesai memarkir truk.
“Beliau mengirim Whatsapp, ‘Ma, sudah parkir, Ma, di kapal Virgo’. Begitu,” kata Utami.
Pesan tersebut menjadi komunikasi terakhir keluarga dengan Agus. Setelah itu, istri, kakak, dan anggota keluarga lainnya berulang kali mencoba menghubunginya, tetapi tidak mendapat jawaban.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
redaktur: jatmiko


















