Kamis, Oktober 8, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Advertorial

Dari Tangan Mungil, Lahir Batik Karya Perempuan Penyandang Disabilitas

Redaksi by Redaksi
Oktober 8, 2026 9:20 am
in Advertorial
Dari Tangan Mungil, Lahir Batik Karya Perempuan Penyandang Disabilitas

Rofiul Malika, perempuan penyandang disabilitas pembuat batik tulis di Galeri Dewi Saraswati Batik, Surabaya. Foto/dok

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Tangan mungil itu bergerak perlahan namun terampil. Sebuah canting berada di antara jemarinya, menorehkan malam mengikuti pola bunga yang telah tergambar di atas kain putih.

Tangan tersebut milik Rofiul Malika, perempuan penyandang disabilitas fisik yang menekuni keterampilan membatik. Keterbatasan fisik tidak menghalanginya untuk menghasilkan karya melalui sebatang canting.

READ ALSO

Berburu Promo Tiket Murah Jatim Park di PRJ Surabaya 2026, Mega Science Center Cuma Rp65 Ribu

Fatma Saifullah Yusuf Apresiasi Keterlibatan Penyandang Disabilitas dalam Drama Musikal Sirena

Rofiul bukan satu-satunya. Ia bersama sembilan perempuan penyandang disabilitas lainnya telah sekitar setahun belajar membuat batik tulis di Galeri Dewi Saraswati Batik, Surabaya, Jawa Timur.

Baca Juga: Batik Olive Kota Batu: Profil, Inovasi, dan Penghargaan Upakarti

Selama menjalani proses belajar, mereka tidak hanya berlatih membuat motif dan menorehkan malam. Karya batik yang dihasilkan juga telah dipasarkan ke berbagai daerah.

Kemampuan tersebut kembali mereka tunjukkan dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional (HBN) 2026 yang jatuh pada 2 Oktober.

Suasana berbeda terlihat ketika rombongan ibu-ibu Solidaritas Perempuan untuk Indonesia (SERUNI) Kabinet Merah Putih (KMP) mengunjungi Galeri Dewi Saraswati Batik.

Dari Tangan Mungil, Lahir Batik Karya Perempuan Penyandang Disabilitas
Bantuan bagi perempuan penyandang disabilitas pembuat batik tulis di Galeri Dewi Saraswati Batik, Surabaya. Foto/dok

Rofiul dan rekan-rekannya tampak antusias menyambut kedatangan rombongan. Di hadapan para tamu, mereka menunjukkan secara langsung proses membatik menggunakan canting.

Bagi mereka, membatik bukan sekadar aktivitas untuk mengisi waktu. Keterampilan tersebut menjadi ruang untuk berkarya, mengembangkan kemampuan, sekaligus menghasilkan produk yang memiliki nilai ekonomi.

Dari tangan-tangan yang selama ini kerap dipandang memiliki keterbatasan, lahir karya batik yang justru menunjukkan sebaliknya: ketika diberikan kesempatan dan ruang untuk berkembang, penyandang disabilitas mampu menghasilkan karya dan berkontribusi melalui keahliannya.

Baca Juga: Pastikan Profesionalisme, Sekjen Imipas Kunjungi Kantin hingga Pembinaan Batik di Lapas Malang

“Saya senang sekali, tapi juga deg-degan karena mau dikunjungi ibu-ibu SERUNI,” kata Rofiul, Rabu (7/10/2026).

Sebelum menyambangi para pembatik disabilitas, rombongan SERUNI KMP terlebih dahulu berkunjung ke Galeri Batik Jawa Timur. Di lokasi ini mereka melihat sekaligus berbelanja berbagai produk UMKM. Mulai dari sepatu, cangkir keramik, aneka batik, dan produk Difabela hasil karya pengrajin disabilitas.

Dalam rombongan itu, di antaranya hadir Ketua Bidang Usaha Baru Dekranas Metty Herindra, dan Ketua Bidang 3 SERUNI sekaligus Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Sosial Fatma Saifullah Yusuf, Wakil Ketua Bidang 3 SERUNI Shinta Maruarar Sirait, hingga Wakil Ketuan Bidang 6 SERUNI Tina Maman Abdurrahman. Juga turut hadir mendampingi, Arumi Bachsin, istri Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak.

Setelah dari Galeri Batik Jatim, rombongan bertolak ke Dewi Saraswati Batik. Kegiatan diawali dengan penyerahan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) dari Kemensos secara simbolis kepada Rofiul dan Ketua Umum Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI) Provinsi Jawa Timur, Soelistyowati berupa kursi roda.

Selain itu, ada juga bantuan kewirausahaan alat dan bahan membatik untuk mendukung para pembatik disabilitas yang terdiri dari kain sepanjang 500 meter, peralatan membatik, seperti canting, malam, hingga pewarna pakaian. Total nilai keseluruhan bantuan tersebut sebesar Rp82.760.000.

“Sekarang dibantu lagi buat modal,” ujar Fatma.

Setelah penyerahan bantuan, rombongan juga menyempatkan diri meninjau proses pembuatan batik. Mulai dari kegiatan menggambar motif di atas kain putih, mencanting, pelorotan, hingga pewarnaan kain. Tak hanya itu, mereka pun membeli berbagai kain batik yang merupakan hasil karya para pengrajin perempuan dan disabilitas.

Rombongan kemudian melanjutkan perjalanan ke Kampung Batik Okra, Kranggan. Di lokasi ini, masyarakat setempat diberdayakan melalui batik untuk membantu perekonomian warga. Ciri khas batik yang diproduksi ada pada motifnya yang terinspirasi dari bentuk tanaman okra.

Kampung Batik Okra berdiri sejak 28 Desember 2033 yang didirikan oleh Ketua RW 1 Pancasila Kranggan Bubutan, Surabaya, Ridi Sulaksono. Batik hasil karya warga pun telah dikenal dan dijual ke berbagai daerah, baik di dalam negeri maupun luar negeri. Setiap motif batik yang diproduksi hanya ada satu item.

“Kita produksi satu, hanya satu, tidak ada dua,” ungkap Ridi di hadapan rombongan SERUNI.

Selanjutnya rombongan juga turut menghadiri puncak acara peringatan Hari Batik Nasional (HBN) 2026 yang digelar di Monumen Kapal Selam Surabaya. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Yayasan Batik Indonesia dengan tema ‘Batik Berlayar’.

Ketua Umum Yayasan Batik Indonesia (YBI) Gita Gilangkencana mengatakan, HBN menjadi momen bagi seluruh pihak untuk melestarikan batik dan memiliki masa depan.

“Karena bagi kami, melestarikan batik bukan berarti membuatnya berhenti di masa lalu. Melestarikan berarti memastikan batik punya masa depan. Itulah semangat yang kami bawa tahun ini,” jelas Gita.

Gita mengungkapkan, alasan memilih Surabaya sebagai tempat perayaan HBN 2026 lantaran Jawa Timur memiliki kekayaan batik yang luar biasa. Ia menyampaikan, melalui kegiatan ini YBI ingin memperkenalkan kekayaan tersebut kepada masyarakat yang lebih luas.

Batik yang ditampilkan bergerak menyusuri Sungai Kalimas, dari Taman Prestasi menuju Monumen Kapal Selam dengan menggunakan perahu-perahu yang diisi berbagai ornamen batik Jawa Timur.

“Mudah-mudahan dengan cara-cara seperti ini, semakin banyak orang yang merasa bahwa batik bukan sesuatu yang jauh dari mereka, tetapi merupakan bagian dari kehidupan kita sehari-hari,” kata Gita.

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mengapresiasi acara peringatan HBN 2026. Menurutnya, kegiatan ini menjadi penghargaan bagi seluruh pembatik di Indonesia.

“Yayasan Batik Indonesia dan Puncak Hari Batik Nasional 2026 telah membuktikan bahwa batik adalah karya dari seluruh pengrajin batik dari Sabang sampai Merauke. Mereka semua berhak untuk diapresiasi karyanya dan kita lestarikan bersama,” ucap Emil.

Apresiasi juga disampaikan oleh Ketua Bidang Usaha Baru Dekranas Metty Herindra, yang mewakili Ketua SERUNI KMP Selvi Gibran Rakabuming. Menurutnya, HBN 2026 yang mengangkat tema ‘Batik Berlayar’ membawa pesan agar batik harus terus berlayar melintasi zaman, menjangkau seluruh lapisan masyarakat dan hadir dalam kehidupan sehari-hari.

“Batik juga harus terus berkembang melalui kreatifitas dan inovasi dengan tetap menjaga akar budaya, makna, serta nilai luhur yang terkandung di dalamnya. Batik harus terus melangkah ke panggung dunia, membawa identitas dan kebanggaan Indonesia, sekaligus membuka peluang kesejahteraan bagi para seniman dan perajin batik,” ujar Metty.

Oleh karena itu, Metty mengajak seluruh pihak bekerja sama dan berkolaborasi lintas sektor untuk merawan dan melestarikan batik sebagai identitas bangsa. “Mari terus memberikan ruang dan dukungan kepada para seniman dan perajin batik untuk dapat terus hidup, tumbuh dan juga berkembang,” ucapnya.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Sumber: Rilis Kemensos

Editor: Herlianto. A

Tags: BatikBatik TulisKemensossurabaya

Related Posts

Berburu Promo Tiket Murah Jatim Park di PRJ Surabaya 2026, Mega Science Center Cuma Rp65 Ribu
Advertorial

Berburu Promo Tiket Murah Jatim Park di PRJ Surabaya 2026, Mega Science Center Cuma Rp65 Ribu

Kamis, 8 Okt 2026
Fatma Saifullah Yusuf, penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Sosial. Foto/dok
Advertorial

Fatma Saifullah Yusuf Apresiasi Keterlibatan Penyandang Disabilitas dalam Drama Musikal Sirena

Kamis, 8 Okt 2026
Perum Jasa Tirta I menerima kunjungan studi banding Perumda Tirta Kanjuruhan di Kantor Pusat PJT I, Malang, Selasa (29/9/2026). (Foto/jasatirta1.co.id)
Advertorial

PJT I Bagikan Praktik Penguatan Organisasi dan Kinerja kepada Perumda Tirta Kanjuruhan

Kamis, 8 Okt 2026
17 Hari Pascagalodo, Dapur Umum di Solok Masih Produksi 1.500 Porsi Makanan per Hari
Advertorial

17 Hari Pascagalodo, Dapur Umum di Solok Masih Produksi 1.500 Porsi Makanan per Hari

Rabu, 7 Okt 2026
Anggota DPRD Kota Malang Rendra Masdrajad Safaat memberikan solusi untuk polemik Trans Jatim. Foto/dok
Advertorial

494 Sopir Terdampak Trans Jatim, Rendra Minta Penyelesaian Koridor I Jadi Prioritas

Rabu, 7 Okt 2026
Hari Lahir Pancasila, PLN UP3 Malang Gelar Outbound, Perkuat Bonding Pegawai untuk Tingkatkan Pelayanan Pelanggan
Advertorial

Hari Lahir Pancasila, PLN UP3 Malang Gelar Outbound, Perkuat Bonding Pegawai untuk Tingkatkan Pelayanan Pelanggan

Rabu, 7 Okt 2026
Next Post
Berburu Promo Tiket Murah Jatim Park di PRJ Surabaya 2026, Mega Science Center Cuma Rp65 Ribu

Berburu Promo Tiket Murah Jatim Park di PRJ Surabaya 2026, Mega Science Center Cuma Rp65 Ribu

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.