Malang, Tugumalang.id – Sebanyak 32 mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang dari berbagai program studi mengikuti Pelatihan Penguatan Moderasi Beragama bagi Pemuda, Selasa–Rabu (29–30/9/2026).
Pelatihan berbobot 30 jam pelajaran (JP) tersebut merupakan hasil kerja sama UIN Malang dengan Pusat Pengembangan Kompetensi Manajemen, Kepemimpinan, dan Moderasi Beragama (Pusbangkom MKMB) Kementerian Agama RI.
Pembukaan pelatihan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya yang dipimpin Marsya. Acara dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh M. Wafiyul Ahdi.
Sambutan pertama disampaikan Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Malang, Dr. KH. Isroqunnajah, M.Ag. Selanjutnya, Sekretaris Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BMBPSDM) Kementerian Agama RI, Dr. H. Wawan Junaidi, M.A., CHRMP, turut memberikan sambutan.
Sambutan dan pengarahan Rektor UIN Malang disampaikan Wakil Rektor III, Prof. Dr. H. Triyo Supriyatno, M.Ag.
Pelatihan kemudian dimulai dengan penyematan tanda peserta secara simbolis oleh Kepala Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama (AAKK) UIN Malang, Ita Hidayatussholihah, S.Ag., M.M., dan Kepala Biro Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan, Dr. H. A. Muhtar Hazawawi, M.Ag.
Pada acara pembukaan tersebut turut hadir Tim Penjaminan Mutu Pusbangkom MKMB Kemenag RI, Kepala Pusat Moderasi Beragama, serta para fasilitator moderasi beragama.
Baca juga: PSGAD UIN Malang Dampingi Sekolah Orang Tua Hebat Kelurahan Tunjungsekar
Selama dua hari, peserta mengikuti rangkaian materi yang dipandu para fasilitator. Pada hari pertama, peserta menerima materi arah dan pengembangan moderasi beragama pada kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah (K/L/D).
Materi berlanjut dengan building learning commitment yang memuat perkenalan, harapan, kekhawatiran, kontrak belajar, serta gambaran umum program pelatihan.
Peserta juga diajak mengurai asumsi untuk membangun perspektif. Mereka kemudian menyusun sketsa kehidupan beragama di Indonesia melalui scenario thinking, yakni membaca Indonesia masa kini dan membayangkan Indonesia masa depan.
Pada malam harinya, peserta berlatih analisis sosial menggunakan perangkat analisis gunung es (iceberg analysis).
Pada hari kedua, peserta mendalami konsep moderasi beragama, nilai-nilai universal, dan landasan teologisnya. Peserta juga membedah sembilan kata kunci moderasi beragama.
Materi berikutnya membahas wawasan kebangsaan dan kapasitas diri sebagai pelopor sekaligus penggerak moderasi beragama.
Baca juga: UIN Malang Naik ke Peringkat 525 Dunia di UI GreenMetric 2026
Sebagai bagian akhir, peserta mempelajari strategi penguatan moderasi beragama (PMB) melalui pendekatan Proses U.
Bekal tersebut kemudian dituangkan dalam desain usulan PMB yang disusun oleh peserta.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Sumber: Rilis UIN Malang
editor: jatmiko


















