Malang, Tugumalang.id – Kompetisi BRI Super League 2026/2027 yang telah berjalan selama tiga pekan untuk sementara waktu jeda terlebih dahulu dalam agenda FIFA Matchday 2026.
Setelah melewati tiga pertandingan awal, beberapa fakta menarik seputar performa Arema FC menarik untuk disimak.
Performa tim berjulukan Singo Edan ini memang bisa dibilang belum cukup memuaskan. Dari tiga laga yang telah dilewati, Johan Alfarizi dkk baru meraih satu kali kemenangan dan dua kali hasil imbang.
Setelah meraih kemenangan telak 4-0 atas Isen Mulang Kalteng FC di awal September 2026. Di dua laga berikutnya, tim kesayangan Aremania dan Aremanita ini meraih dua hasil imbang beruntun, bermain imbang 3-3 melawan PSM Makassar dan 1-1 melawan Persik Kediri.
Sejumlah Pekerjaan Rumah (PR) harus segera diselesaikan tim pelatih Arema FC di bawah komando Marcos Santos selama kompetisi jeda. Salah satunya adalah memperbaiki efektivitas permainan di lini serang dan lini pertahanan yang telah kemasukan empat gol di dua laga beruntun.
Baca juga: Careca Siap Kerja Keras untuk Tingkatkan Performa Arema FC
Berikut ini sejumlah fakta menarik performa Arema FC di awal kompetisi BRI Super League 2026/2027 yang menarik untuk disimak:
Fakta Menarik Arema FC
1. Salah Satu Tim Produktif
Performa Arema FC secara hasil memang kurang memuaskan namun jika dilihat dari sisi produktivitas, mereka salah satu tim yang cukup subur di awal musim ini.
Hingga pekan ke-3, Arema FC telah mengemas 8 gol dan torehan ini sama dengan catatan tim pemuncak klasemen sementara, Dewa United. Uniknya, produktivitas gol tersebut tercipta saat Arema FC bermain tanpa striker murni, tercatat hanya Mauro Zijlstra yang berposisi sebagai striker itupun diturunkan sebagai pemain pengganti di laga pertama.
Kembalinya Gustavo Henrique dan kedatangan Samuel Otusanya diprediksi akan menambah kekuatan lini serang Arema FC ketika kompetisi kembali bergulir.
2. Persebaran Gol Cukup Merata
Hal positif yang ditunjukkan Arema FC di awal musim ini adalah distribusi gol yang cukup merata. Delapan gol diciptakan oleh beberapa pemain yakni Careca, Diego Landis, Marcos Vinicius, Gustavo Franca, Gabriel Silva, Johan Alfarizi, Mauro Zijlstra.
Nama Careca sejauh ini menjadi pemain dengan catatan paling produktif lewat sumbangan dua gol bagi Arema FC.
3. Jumlah Kehadiran Aremania Meningkat
Di luar aspek teknis, catatan positif Arema FC lainnya di awal kompetisi musim ini adalah meningkatnya jumlah kehadiran Aremania menyaksikan langsung pertandingan di Stadion Kanjuruhan.
Dari dua laga home yang telah dilalui, terdapat peningkatan jumlah kehadiran suporter yang cukup signifikan. Di laga melawan Isen Mulang Kalteng FC tercatat 1.767 penonton yang hadir langsung menyaksikan pertandingan tersebut.
Angka kehadiran penonton meningkat saat laga Arema FC vs Persik Kediri yang disaksikan 4.084 penonton yang hadir di Stadion Kanjuruhan.
4. Dapat Tambahan Amunisi
Selain menanti kembalinya Gustavo Henrique dari masa pemulihan cedera yang kini semakin menunjukkan progres positif. Arema FC juga mendapatkan tambahan amunisi anyar untuk menambah kekuatan tim mengarungi kompetisi musim ini.
Menjelang ditutupnya bursa transfer pemain, Arema FC mendatangkan dua rekrutan baru yakni Samuel Otusanya dan Hanif Sjahbandi.
Nama Hanif Sjahbandi bukan sosok yang asing bagi Arema FC karena ia sempat menjadi bagian tim pada periode 2017 – 2022. Sementara kehadiran Samuel Otusanya yang masih berusia 22 tahun akan menjadi bagian dari tim di masa depan dengan pengalamannya tampil di kompetisi sepak bola Brasil.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
redaktur: jatmiko































