Sabtu, Oktober 17, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pemerintahan

Kota Batu Menuju UCCN 2027 dengan Konsep Living Mountain Gastronomy

M Ulul Azmy by M Ulul Azmy
September 1, 2026 3:53 pm
in Pemerintahan
Kota Batu Menuju UCCN 2027 dengan Konsep Living Mountain Gastronomy

Wali Kota Batu Nurochman usai memimpin briefing strategis konsolidasi di Ruang Kerja Wali Kota Batu. Foto: Prokopim KWB

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Kota Batu, Tugumalang.id –  Kota Batu mematangkan persiapan menghadapi Seleksi Nasional Tahap II UNESCO Creative Cities Network (UCCN) 2027. Wali Kota Batu Nurochman memimpin briefing strategis konsolidasi di Ruang Kerja Wali Kota Batu, Senin (31/8/2026).

Konsolidasi itu membahas penyelarasan materi paparan, penguatan narasi dokumen dossier, serta koordinasi antarperangkat daerah. Persiapan dilakukan sebelum Kota Batu tampil di hadapan Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) pada Rabu (2/9/2026).

READ ALSO

HUT Kota Batu ke-25, Aries Paewai Tekankan Pentingnya Pendidikan dan SDM

HUT ke-25 Kota Batu, DPRD Tekankan Sinergi Pembangunan dan Kelestarian Lingkungan

Kota Batu sebelumnya dinyatakan lolos Seleksi Nasional Tahap I oleh Kementerian Ekonomi Kreatif.

Pada tahap presentasi tersebut, Pemkot Batu mengusung tema warisan budaya hidup (living food heritage), “Batu Agrokreatif – From Mountain Agriculture to Global Gastronomy”. Konsep itu menghubungkan lanskap pegunungan, tradisi agraris, petani, dan pariwisata berkelanjutan.

Kota Batu Menuju Uccn 2027 Dengan Konsep Living Mountain Gastronomy 18
Wali Kota Batu Nurochman saat memimpin briefing strategis konsolidasi di Ruang Kerja Wali Kota Batu. Foto: Prokopim KWB

Wali Kota Batu Nurochman menyebut keikutsertaan dalam UCCN 2027 sebagai langkah strategis untuk membawa potensi lokal ke panggung internasional.

“From Mountain Agriculture to Global Gastronomy bukan sekadar slogan, melainkan visi Kota Batu untuk menjadikan kekayaan lokal sebagai kontribusi Indonesia bagi jejaring kota kreatif dunia,” ujar Nurochman.

Baca juga: Kunjungan Wisatawan ke Kota Batu Tembus 6,4 Juta Orang

Untuk meyakinkan Panselnas dalam alokasi waktu paparan 10 menit, Kota Batu menugaskan empat delegasi utama. Mereka adalah Nurochman, Kepala Bappelitbangda Bangun Yulianto, Ketua BPC PHRI Kota Batu Sujud Hariadi, dan Koordinator Tim Dossier UCCN Alan W. Hafiluddin.

Persiapan itu mendapat dukungan lintas sektor melalui pendekatan Hexahelix. Dinas teknis yang menangani pertanian, pariwisata, perdagangan, dan kominfo terlibat bersama pelaku usaha, akademisi, serta Komite Ekonomi Kreatif Kota Batu.

Dalam dokumen dossier UCCN, Kota Batu mengangkat identitas Living Mountain Gastronomy Ecosystem yang ditopang lima pilar.

  1. Pertanian Pegunungan (Mountain Agriculture)
    Komoditas apel, jeruk, stroberi, kopi, susu, dan hortikultura menjadi fondasi utama.
  2. Warisan Pangan Hidup (Living Food Heritage)
    Tradisi kuliner lokal seperti Sego Empok, Jenang Suro, Serabi Suro, dan Tempe Beji terus dilestarikan.
  3. Sistem Pangan Berbasis Komunitas (Community-Based Food System)
    Rantai nilai pangan inklusif melibatkan petani, UMKM, pasar rakyat, hingga sektor perhotelan.
  4. Pariwisata sebagai Pasar (Tourism as a Market)
    Tingginya arus wisatawan dimanfaatkan sebagai pasar langsung bagi produk lokal.
  5. Pengalaman dari Lahan ke Meja Makan (Farm-to-Experience)
    Ekosistem 24 desa wisata dan festival kuliner menyajikan pengalaman gastronomi secara utuh.

Melalui UCCN, Pemkot Batu berharap gastronomi menjadi instrumen pembangunan berkelanjutan. Konsep itu juga diarahkan untuk menjawab tantangan daerah, seperti alih fungsi lahan, regenerasi petani, dan isu perubahan iklim melalui penguatan ekonomi kreatif serta kemitraan internasional.

Pendekatan tersebut diperkuat tata kelola Komite Ekonomi Kreatif, dukungan regulasi daerah, jejaring PHRI, desa wisata, perguruan tinggi, serta kemitraan internasional bersama Jepang, Belanda, dan berbagai institusi global di bidang gastronomi dan pertanian berkelanjutan.

Nurochman menegaskan keikutsertaan dalam UCCN sebagai langkah strategis untuk memperkuat posisi Kota Batu sebagai pusat Agrocreative Gastronomy Indonesia. Kota Batu menyiapkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan untuk menampilkan paparan terbaik dan membawa model pembangunan berbasis pertanian, budaya, serta kreativitas menuju panggung global UNESCO.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

editor: jatmiko

Tags: gastronomi pegunungankota batukuliner kota batuLiving Mountain Gastronomy Ecosystem Kota Kreatif UNESCOpemkot batuUCCNUCCN 2027Wisata Kota Batu

Related Posts

HUT Kota Batu ke-25, Aries Paewai Tekankan Pentingnya Pendidikan dan SDM
Pemerintahan

HUT Kota Batu ke-25, Aries Paewai Tekankan Pentingnya Pendidikan dan SDM

Jumat, 16 Okt 2026
HUT ke-25 Kota Batu, DPRD Tekankan Sinergi Pembangunan dan Kelestarian Lingkungan
Pemerintahan

HUT ke-25 Kota Batu, DPRD Tekankan Sinergi Pembangunan dan Kelestarian Lingkungan

Jumat, 16 Okt 2026
Wali Kota Batu Ziarah ke Makam Imam Kabul dan Eddy Rumpoko
Pemerintahan

Wali Kota Batu Ziarah ke Makam Imam Kabul dan Eddy Rumpoko

Kamis, 15 Okt 2026
Ketua pansus pembentukan Raperda Perlindungan Guru dan Tata Kelola Pendidikan. Foto: Aisyah Nawangsari Putri
Pemerintahan

DPRD Kabupaten Malang Godok Raperda Perlindungan Guru

Kamis, 15 Okt 2026
Pokja Kota Batu Ingatkan Pentingnya Menjaga Karakter Agrowisata jelang HUT ke-25
Pemerintahan

Pokja Kota Batu Ingatkan Pentingnya Menjaga Karakter Agrowisata jelang HUT ke-25

Selasa, 13 Okt 2026
Pemkot Batu Seleksi 40 Pejabat untuk Isi 8 Jabatan Kepala Dinas
Pemerintahan

Pemkot Batu Seleksi 40 Pejabat untuk Isi 8 Jabatan Kepala Dinas

Selasa, 13 Okt 2026
Next Post
Dari Pelatihan ke LMS, UB Perkuat Pemanfaatan AI bagi Aparatur Desa

Dari Pelatihan ke LMS, UB Perkuat Pemanfaatan AI bagi Aparatur Desa

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10162026 1
Iklantm 10162026 2
Iklantm 10162026 3
Iklantm 10162026 4
Iklantm 10162026 11
Iklantm 10162026 5
Iklantm 10162026 6
Iklantm 10162026 7
Iklantm 10162026 8
Iklantm 10162026 9
Iklantm 10162026 10
Iklantm 10162026 12
Iklantm 10162026 13
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.