Rabu, Oktober 14, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Daftar Rais Aam PBNU dari Masa ke Masa dan Pondok Pesantrennya

Bagus Rachmad Saputra by Bagus Rachmad Saputra
Agustus 30, 2026 10:00 am
in News
Daftar Rais Aam PBNU dari Masa ke Masa dan Pondok Pesantrennya

Daftar Rais Aam PBNU dari masa ke masa lengkap dengan pondok pesantrennya. /Foto: Dok. TVNU

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Malang, Tugumalang.id – Nahdlatul Ulama (NU) memiliki sejarah panjang dalam perjalanan bangsa Indonesia. Organisasi yang didirikan pada 31 Januari 1926 di Surabaya itu telah dipimpin sejumlah ulama dalam posisi Rais Aam.

Rais Aam merupakan jabatan tertinggi dalam struktur Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Para ulama yang menduduki posisi tersebut umumnya memiliki latar belakang kuat dalam pendidikan dan pengasuhan pesantren.

READ ALSO

DPRD Kota Malang Dorong Regulasi Penataan Kabel Semrawut

DPRD Kabupaten Malang Temukan Masalah Penyerahan PSU Perumahan di Pakis

Sejumlah Rais Aam PBNU juga dikenal sebagai pengasuh atau tokoh utama di pondok pesantren. Berikut daftar Rais Aam PBNU dari masa ke masa beserta pesantren yang berkaitan dengan kiprah mereka.

1. KH Hasyim Asy’ari

KH Hasyim Asy’ari merupakan pendiri NU sekaligus tokoh yang menjadi pemimpin tertinggi organisasi pada masa awal berdiri.

Namun, ada catatan penting mengenai penyebutan jabatannya. KH Hasyim Asy’ari dikenal sebagai Rais Akbar NU, bukan Rais Aam. Sebutan Rais Akbar digunakan untuk beliau hingga wafat pada 1947.

KH Hasyim Asy’ari merupakan pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur.

2. KH Abdul Wahab Chasbullah

Setelah KH Hasyim Asy’ari wafat, kepemimpinan Syuriyah NU dilanjutkan KH Abdul Wahab Chasbullah dengan jabatan Rais Aam.

KH Abdul Wahab Chasbullah menjabat pada periode 1947–1971.

Ia merupakan tokoh penting dalam perkembangan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur.

3. KH Bisri Syansuri

KH Bisri Syansuri menjadi Rais Aam PBNU pada periode 1971–1980.

Ulama kelahiran Jawa Timur itu dikenal sebagai pendiri sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Mambaul Ma’arif Denanyar, Jombang.

Pesantren tersebut menjadi salah satu pusat pendidikan Islam yang memiliki sejarah panjang dalam perkembangan NU.

4. KH Ali Maksum

KH Ali Maksum menjabat sebagai Rais Aam PBNU pada awal dekade 1980-an.

Ia dikenal sebagai ulama dan pengasuh Pondok Pesantren Al-Munawwir Krapyak, Yogyakarta.

Untuk periode jabatan, sejumlah sumber menuliskan 1981–1984, meski ada pula sumber yang mengaitkan awal masa kepemimpinannya dengan Muktamar NU 1980.

5. KH Achmad Siddiq

KH Achmad Siddiq menjabat sebagai Rais Aam PBNU pada periode 1984–1991.

Ia dikenal sebagai ulama asal Jember yang memiliki hubungan erat dengan Pesantren Ash-Shiddiqiyyah di Talangsari, Jember, Jawa Timur.  KH Achmad Siddiq dikenal melanjutkan pengelolaan pesantren peninggalan ayahnya di Jember.

6. KH Ali Yafie

KH Ali Yafie menjabat sebagai Pejabat Rais Aam PBNU pada periode 1991–1992.

Ulama asal Sulawesi Selatan itu memiliki keterkaitan kuat dengan Pesantren Darud Da’wah wal Irsyad (DDI) di Parepare, Sulawesi Selatan.

Karena statusnya sebagai pejabat Rais Aam, periode KH Ali Yafie berbeda dengan Rais Aam yang ditetapkan melalui mekanisme muktamar.

7. KH Moh. Ilyas Ruhiyat

KH Moh. Ilyas Ruhiyat menjadi Rais Aam PBNU pada periode 1992–1999.

Ia merupakan pengasuh Pondok Pesantren Cipasung, Tasikmalaya, Jawa Barat.

Pesantren Cipasung juga menjadi salah satu pesantren penting dalam sejarah perkembangan NU di Jawa Barat.

8. KH M. Sahal Mahfudh

KH M. Sahal Mahfudh menjabat sebagai Rais Aam PBNU pada periode 1999–2014.

Ia merupakan pengasuh Pondok Pesantren Maslakul Huda, Kajen, Margoyoso, Pati, Jawa Tengah.

KH Sahal Mahfudh dikenal tidak hanya sebagai ulama pesantren, tetapi juga sebagai salah satu tokoh penting dalam pemikiran dan perkembangan NU.

9. KH Ahmad Mustofa Bisri

KH Ahmad Mustofa Bisri atau Gus Mus menjadi Rais Aam PBNU pada periode 2014–2015.

Ia merupakan pengasuh Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin, Leteh, Rembang, Jawa Tengah.

Selain dikenal sebagai ulama, Gus Mus juga dikenal sebagai penulis dan budayawan.

10. KH Ma’ruf Amin

KH Ma’ruf Amin menjabat sebagai Rais Aam PBNU pada periode 2015–2018.

Ia merupakan pengasuh Pondok Pesantren An-Nawawi Tanara, Kabupaten Serang, Banten.

Pada 2018, KH Ma’ruf Amin maju sebagai calon wakil presiden dalam Pemilihan Presiden 2019 sehingga tidak lagi menjalankan jabatan Rais Aam.

11. KH Miftachul Akhyar

KH Miftachul Akhyar kemudian menjadi Pejabat Rais Aam PBNU pada 2018–2021, menggantikan KH Ma’ruf Amin. Dalam Muktamar Ke-34 NU pada 2021, KH Miftachul Akhyar ditetapkan sebagai Rais Aam PBNU untuk masa khidmat 2021–2026.

KH Miftachul Akhyar dikenal sebagai pengasuh Pondok Pesantren Miftachus Sunnah, Surabaya, Jawa Timur.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

editor: jatmiko

Tags: Daftar Rais Aam PBNUNahdlatul UlamaNUpbnuRais Aam PBNU

Related Posts

DPRD Kota Malang Dorong Regulasi Penataan Kabel Semrawut
News

DPRD Kota Malang Dorong Regulasi Penataan Kabel Semrawut

Senin, 12 Okt 2026
DPRD Kabupaten Malang Temukan Masalah Penyerahan PSU Perumahan di Pakis
News

DPRD Kabupaten Malang Temukan Masalah Penyerahan PSU Perumahan di Pakis

Senin, 12 Okt 2026
KH Marzuqi Mustamar Mengaku Batal Umrah karena Tak Diizinkan Masuk Arab Saudi
News

KH Marzuqi Mustamar Mengaku Batal Umrah karena Tak Diizinkan Masuk Arab Saudi

Minggu, 11 Okt 2026
Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Malang Dimakamkan Setelah 4 Minggu
News

Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Malang Dimakamkan Setelah 4 Minggu

Minggu, 11 Okt 2026
Ketum PPI Dukung Tagline Baru Polri Polisi Bersama Masyarakat
News

Ketum PPI Dukung Tagline Baru Polri Polisi Bersama Masyarakat

Minggu, 11 Okt 2026
Konsumsi BBM Malang 720 Kiloliter per Hari, Pertamina Tambah Distribusi Akhir Pekan
News

Konsumsi BBM Malang 720 Kiloliter per Hari, Pertamina Tambah Distribusi Akhir Pekan

Sabtu, 10 Okt 2026
Next Post
CEO Arema FC Ungkap Peluang Kelola Stadion Kanjuruhan

CEO Arema FC Ungkap Peluang Kelola Stadion Kanjuruhan

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.