Palembang, Tugumalang.id – Taman Anak Sejahtera (TAS) Wong Kito di Palembang resmi diluncurkan sebagai layanan pengasuhan anak gratis, inklusif, dan berkualitas bagi orang tua yang bekerja.
Sebanyak 140 anak PAUD dan TK memenuhi aula Sentra Budi Perkasa Palembang, Sumatera Selatan. Ruangan terasa ramai dan ceria dengan kehadiran mereka.
TAS Wong Kito diluncurkan dan diresmikan langsung oleh Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Sosial Fatma Saifullah Yusuf pada Selasa (11/8). Peresmian ini merupakan bagian dari rangkaian Gebyar Hari Anak Nasional 2026.
Setibanya di lokasi, Fatma beserta rombongan disambut Tari Gending Sriwijaya yang dibawakan siswa-siswi Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 7 Palembang.
Turut mendampingi dalam acara ini Wakil Penasihat DWP Kemensos Intan Agus Jabo beserta seluruh anggota DWP Kemensos, Ibu Sekda Sumsel sekaligus Ketua DWP Sumsel Desy Kasnayati Edward, serta Bunda PAUD Kota Palembang Dewi Sastrani.
Acara kemudian dilanjutkan dengan berbagai penampilan anak-anak. Salah satunya Nabila Safitri, penyandang disabilitas yang menyanyikan sebuah lagu untuk Fatma beserta rombongan.
Setelah tampil, Nabila bersama dua temannya menghampiri Fatma dan Intan untuk memberikan buket bunga sebagai bentuk kasih sayang.
Fatma dan Intan menerima bunga tersebut dengan senang. Keduanya memeluk Nabila dengan penuh haru.
Ada pula penampilan unjuk bakat karate dari siswa-siswi SRMA 7 Palembang serta tarian tradisional persembahan anak-anak TAS Chika Smart.
Baca juga: Gempa NTT, Kemensos Prioritaskan Keselamatan dan Kebutuhan Warga
Pengasuhan Anak Gratis Usia 3 Bulan hingga 8 Tahun
Fatma mengatakan, hadirnya TAS Wong Kito bukan hanya sebagai tempat penitipan anak bagi orang tua yang sehari-hari sibuk bekerja. TAS juga menjadi tempat pengasuhan yang profesional, inklusif, dan berkualitas.
“Ini bukan sekadar tempat penitipan saja, tetapi kita memberikan pengasuhan, pendidikan berkarakter, dan juga tentu saja dengan kasih sayang yang penuh untuk anak-anak kita,” kata Fatma melalui keterangan tertulis, Sabtu (15/8/2026).
Penitipan anak di TAS Wong Kito bersifat gratis tanpa dipungut biaya apa pun. Anak-anak yang bisa dititipkan berusia mulai 3 bulan hingga 8 tahun.
Saat ini, total ada 21 anak yang dititipkan orang tuanya selama bekerja.
Fatma menegaskan, TAS juga menjadi salah satu upaya untuk memberikan fasilitas layanan pengasuhan anak yang berkualitas.
“Mengingat banyak orang tua yang bekerja, mencari nafkah, mencari kebutuhan yang lain, maka negara hadir untuk membantu mereka dengan membuat sebuah wadah untuk anak-anak kita, namanya Taman Anak Sejahtera,” jelasnya.
Hingga kini, telah ada 50 TAS yang tersebar di berbagai daerah, baik yang berlokasi di sentra maupun tempat lain. Seluruhnya berada di bawah binaan Kemensos.
Fatma juga berpesan kepada para petugas yang bekerja di TAS agar menyayangi anak-anak dan mendidik mereka dengan baik.
“Titip pesan kepada para guru, tolong sayangi anak-anak kita yang sekolah di sini, tolong bantu orang tua agar mereka bisa bekerja dengan baik,” ujar dia.
Baca juga: Kemensos Siapkan Safe House bagi Korban Karhutla
“Berilah pendidikan yang memiliki karakter yang tinggi. Anak-anak harus diajari mandiri. Dan asupan gizinya juga harus diperhatikan. Anak-anak mudah-mudahan menjadi anak-anak yang sehat, ceria, bahagia. Dan kelak suatu saat insya Allah akan menjadi pemimpin masa depan,” sambung Fatma.
TAS Wong Kito Diharapkan Dukung Tumbuh Kembang Anak
Sementara itu, Bunda PAUD Kota Palembang Dewi Sastrani menyampaikan, kehadiran TAS Wong Kito menjadi salah satu bentuk sinergi pemerintah dengan berbagai pihak dalam menghadirkan lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak.
“Kami menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Sosial Republik Indonesia yang telah menghadirkan Taman Anak Sejahtera di Kota Palembang,” kata Dewi.
Dewi berharap kehadiran TAS Wong Kito dapat memberikan perhatian kepada anak usia dini yang menjadi salah satu tahapan penting dalam pertumbuhan dan perkembangan anak.
“Keberadaan TAS Wong Kito diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi anak-anak dan keluarga di Kota Palembang serta menjadi salah satu langkah konkret dalam membangun generasi yang sehat, ceria, percaya diri, berakhlak baik, dan memiliki masa depan yang lebih baik,” jelasnya.
Acara kemudian dilanjutkan dengan peninjauan TAS Wong Kito. Di tempat ini tersedia berbagai fasilitas, seperti arena bermain dan belajar untuk menumbuhkan rasa percaya diri dan kreativitas.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Sumber: Rilis Kemensos RI
editor: jatmiko





























