Senin, Oktober 5, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Jangan Asal Klik Link! Kejahatan Digital Masih Mengintai Penggunan Internet

M Sholeh by M Sholeh
Juli 2, 2026 9:55 pm
in News
Pimpinan Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) memberikan literasi di Kota Malang (M Sholeh)

Pimpinan Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) memberikan literasi di Kota Malang (M Sholeh)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Kejahatan digital di Indonesia terus berkembang dengan modus yang semakin canggih. Di balik kemudahan bertransaksi, bekerja, belajar, berbelanja hingga mengakses hiburan melalui internet, kejahatan digital terus mengintai. Untuk itu, masyarakat diimbau tak asal klik link agar terhindar dari ancaman phishing, malware hingga situs judi online.

Data terbaru Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) melalui platform Indonesia Domain Abuse Data Exchange (IDADX) menunjukkan sepanjang Semester I 2026 terdapat 32.535 URL yang terindikasi sebagai penyalahgunaan domain, dengan total 25.815 domain yang terpantau.

READ ALSO

Gubernur Khofifah Ajak Santri Tanam 1.000 Pohon di Pesantren An-Nur 2

25 Daerah di Jawa Timur Alami Kekeringan akibat Kemarau Panjang

Kategori penyalahgunaan paling banyak didominasi judi online dengan 24.523 laporan. Disusul phishing sebanyak 6.491 laporan dan malware sebanyak 961 laporan. Lalu juga laporan pornografi, impersonalisasi, spam, pelanggaran HAKI hingga botnet.

Baca Juga: Informatic Fair 2026 ITSK Soepraoen Tampilkan Karya Digital Mahasiswa Berbasis Kebutuhan Nyata

Untuk menghadapi ancaman tersebut, PANDI mengembangkan IDADX yang didukung sistem Breach Identification and Monitoring Assistant (BIMA). Platform ini berfungsi memantau, mengumpulkan data, menganalisis, hingga mengoordinasikan penanganan penyalahgunaan domain secara lebih cepat.

Ketua PANDI, Isnawan mengatakan bahwa maraknya penyalahgunaan domain tidak lepas dari masih tingginya minat masyarakat mengakses layanan ilegal, terutama judi online. Untuk itu, selain penindakan, edukasi kepada masyarakat juga menjadi langkah penting.

“Kalau dilihat dari fenomenanya, tentu karena masih ada peluang dan ada penggunanya yang tertarik. Artinya masyarakat perlu terus diedukasi bahwa aktivitas seperti judi online memang tidak diperbolehkan,” ujarnya, Kamis (2/7/2026).

Menurutnya, PANDI secara rutin melakukan pemindaian terhadap penyalahgunaan domain. Apabila ditemukan pelanggaran berat, sistem dapat melakukan auto suspend. Sementara untuk pelanggaran lain, pemilik domain diberikan pemberitahuan agar memperbaiki kontennya sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca Juga: Kerja Fleksibel Makin Diminati, Ini Jenis Freelance yang Banyak Dicari di Era Digital

Ia menegaskan seluruh pengguna, termasuk yang berasal dari luar negeri, tetap wajib mematuhi regulasi Indonesia. Apabila terbukti melanggar, PANDI dapat menjatuhkan sanksi berupa takedown maupun suspend.

“Kami mengikuti aturan yang berlaku di Indonesia. Jadi meskipun penggunanya dari luar negeri, tetap harus patuh terhadap regulasi di Indonesia. Kalau melanggar, ya bisa disuspend atau takedown,” tegasnya.

Dikatakan, PANDI hanya memiliki kewenangan terhadap domain .id. Penanganan domain lain seperti .com atau ekstensi internasional berada di luar kewenangan lembaga tersebut. Untuk itu dibutuhkan sinergi dengan berbagai pihak, termasuk Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) hingga Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Ia memandang tantangan ke depan bukan hanya banyaknya situs ilegal, tetapi juga modus penipuan yang semakin sulit dikenali. Jika sebelumnya situs berbahaya mudah diidentifikasi, kini pelaku justru membuat halaman yang tampak seperti situs resmi sehingga lebih mudah menjebak masyarakat.

“Yang lebih berbahaya sekarang adalah situs situs yang kelihatannya benar. Orang yang tidak paham bisa dengan mudah menjadi korban. Makanya kami melakukan pemindaian untuk mempercepat deteksi,” katanya.

Ia menambahkan, banyak penyalahgunaan domain juga berawal dari lemahnya pengamanan server. Celah keamanan dimanfaatkan pelaku untuk menyisipkan konten ilegal, termasuk situs penipuan maupun perjudian, tanpa sepengetahuan pemilik domain. Maka, peningkatan literasi keamanan siber bagi pengelola website dinilai menjadi langkah penting untuk menutup celah itu.

Berdasarkan data IDADX, penyalahgunaan domain paling banyak terjadi pada SLD .id sebanyak 18.699 domain, diikuti .my.id sebanyak 2.037 domain, .biz.id sebanyak 1.326 domain, dan .web.id sebanyak 1.154 domain. Dari sisi URL, SLD .id juga menjadi yang tertinggi dengan 20.055 URL, disusul .my.id sebanyak 2.906 URL dan .biz.id sebanyak 1.877 URL.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Editor: Herlianto. A

Tags: ancaman phishingjudi onlineKejahatan Digitalpenyalahgunaan domain

Related Posts

Gubernur Khofifah Ajak Santri Tanam 1.000 Pohon di Pesantren An-Nur 2
News

Gubernur Khofifah Ajak Santri Tanam 1.000 Pohon di Pesantren An-Nur 2

Minggu, 4 Okt 2026
25 Daerah di Jawa Timur Alami Kekeringan akibat Kemarau Panjang
News

25 Daerah di Jawa Timur Alami Kekeringan akibat Kemarau Panjang

Minggu, 4 Okt 2026
Kekeringan Malang Selatan, Warga Pagak Beli Air Bersih Rp165 Ribu per Minggu
News

Kekeringan Malang Selatan, Warga Pagak Beli Air Bersih Rp165 Ribu per Minggu

Minggu, 4 Okt 2026
Pria Ditemukan Tergeletak di Bakalankrajan Kota Malang, 3 Terduga Kasus Pengeroyokan Diamankan
News

Pria Ditemukan Tergeletak di Bakalankrajan Kota Malang, 3 Terduga Kasus Pengeroyokan Diamankan

Sabtu, 3 Okt 2026
Profil Ipang Wahid, Wakil Ketua PBNU 2026-2031 yang Lekat dengan Dunia Kreatif
News

Profil Ipang Wahid, Wakil Ketua PBNU 2026-2031 yang Lekat dengan Dunia Kreatif

Sabtu, 3 Okt 2026
Batik Olive Kota Batu: Profil, Inovasi, dan Penghargaan Upakarti
News

Batik Olive Kota Batu: Profil, Inovasi, dan Penghargaan Upakarti

Jumat, 2 Okt 2026
Next Post
Pelaksanaan gladi posko untuk kesiapsiagaan menghadapi erupsi Gunung Kelud. Foto: Aisyah Nawangsari Putri

BPBD Kabupaten Malang Matangkan Kesiapsiagaan Erupsi Gunung Kelud Lewat Gladi Posko

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Waspada Hujan Ringan! Prakiraan Cuaca Kota Malang Minggu 15 Maret 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.