MALANG, Tugumalang.id – Pembangunan Sekolah Rakyat (SR) yang berlokasi di Desa Srigonco, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang telah mencapai 80 persen. Sekolah ini dipastikan bisa beroperasi mulai tahun ajaran baru 2026/2027.
Fasilitas utama seperti ruang kelas, asrama, masjid, gedung ibadah, kantin, serta gedung serbaguna telah rampung. Pekerjaan saat ini fokus pada tahap finishing agar bangunan aman dan nyaman untuk digunakan.
“Semua gedung sudah dibangun, saat ini menuju finishing,” ujar Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Malang, Pantjaningsih Sri Redjeki, beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Wawali Kota Batu Perkuat Karakter Siswa Sekolah Rakyat dengan Skill Khusus
Ia menambahkan, pihaknya kini tengah mematangkan proses seleksi calon siswa (casis). Seluruh casis merupakan warga yang masuk dalam kategori desil 1 atau desil 2.
Desil 1 adalah kelompok masyarakat yang tingkat kesejahteraannya berada di 10 persen terendah secara nasional. Sementara desil 2 berada di peringkat 11-20 persen terendah.
“Kami sudah melakukan survei lapangan dan kini tengah melakukan perankingan berdasarkan sejumlah indikator objektif. Faktor lain yang kami pertimbangkan adalah kelengkapan orang tua, pendapatan keluarga, jumlah tertanggung, dan kondisi fisik rumah,” terangnya.
Anak yang tidak memiliki orang tua lengkap akan mendapatkan prioritas, terutama anak yatim piatu. Keluarga dengan jumlah tanggungan yang tinggi juga akan menjadi prioritas.
Kondisi rumah pun menjadi pertimbangan. Rumah dengan lantai tanah dan dinding yang belum bertembok akan mendapat perhatian khusus. Kondisi ini disurvei langsung oleh petugas.
Sementara ini, usulan kuota casis asal Kabupaten Malang yang diunggah ke aplikasi Setara milik Kementerian Sosial (Kemensos) RI terdiri dari 31 siswa SD, 169 siswa SMP, dan 161 siswa SMA. Namun, jumlah ini belum final karena masih menyesuaikan ketersediaan rombongan belajar (rombel).
Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
Editor: Herlianto. A


















