Malang, Tugumalang.id – Selama masa kehamilan, ibu hamil kerap mendapatkan berbagai nasihat dari keluarga maupun kerabat. Salah satu yang paling sering terdengar adalah anjuran minum air kelapa muda agar bayi lahir dengan kulit putih bersih, rambut lebat, serta air ketuban yang jernih. Namun, benarkah anggapan tersebut dapat dibuktikan secara medis?
Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi, dr. Keven Tali, Sp.OG, memberikan penjelasan untuk meluruskan mitos yang sudah lama dipercaya masyarakat tersebut. Melalui kanal YouTube miliknya, Dokter Keven menegaskan bahwa anggapan air kelapa dapat memengaruhi warna kulit maupun rambut janin hanyalah mitos.
“Memang banyak yang bilang minum air kelapa itu katanya nanti janinnya jadi rambutnya lebat terus kulitnya putih bersih dan juga air ketubannya juga jadi jernih dan banyak. Benar gak ya semua itu? Jadi itu semua mitos,” tegas dr. Keven Tali, Sp.OG.
Faktor Genetik Menjadi Penentu Utama
Menurut dr. Keven Tali, Sp.OG, karakteristik fisik seorang anak, seperti warna kulit dan ketebalan rambut, sepenuhnya dipengaruhi faktor genetik dari kedua orang tua, bukan dari makanan atau minuman tertentu yang dikonsumsi selama kehamilan.
Ia menjelaskan, apabila kedua orang tua memiliki kulit putih, maka kemungkinan besar anak juga akan memiliki warna kulit serupa. Sebaliknya, jika orang tuanya berkulit gelap, maka karakteristik tersebut juga berpotensi diwariskan kepada anak.
Hal yang sama berlaku pada rambut. Ketebalan rambut bayi tidak ditentukan oleh konsumsi air kelapa selama kehamilan.
“Kalau orang tuanya rambutnya itu tipis, kakek-neneknya juga tipis, terus anaknya rambutnya tebal, itu juga bukan karena air kelapa,” tambah dr. Keven Tali, Sp.OG.
Selain itu, kondisi air ketuban juga tidak dipengaruhi secara langsung oleh air kelapa. dr. Keven Tali, Sp.OG menjelaskan bahwa volume dan kejernihan air ketuban lebih bergantung pada fungsi plasenta, kondisi kesehatan ibu, serta kecukupan nutrisi selama kehamilan.
Baca juga: Hadapi Cuaca Panas, Organisasi Kesehatan PAFI Memberikan Tips dan Manfaat Mengonsumi Air Kelapa Muda
Manfaat Air Kelapa untuk Ibu Hamil
Meski tidak dapat memengaruhi warna kulit bayi, air kelapa tetap memiliki sejumlah manfaat kesehatan bagi ibu hamil. Kandungan elektrolit seperti kalium dan magnesium dinilai baik untuk membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh.
Berikut beberapa manfaat air kelapa bagi ibu hamil menurut dr. Keven Tali, Sp.OG:
- Menjaga keseimbangan cairan tubuh karena kandungan elektrolitnya membantu metabolisme tetap optimal.
- Membantu mencegah infeksi saluran kemih (ISK) berkat efek diuretik alami yang membuat ibu hamil lebih sering buang air kecil sehingga bakteri dapat ikut terbuang.
- Membantu memenuhi kebutuhan elektrolit dan mineral tubuh selama masa kehamilan.
Tips Aman Konsumsi Air Kelapa Saat Hamil
Agar manfaat air kelapa tetap optimal dan aman dikonsumsi selama kehamilan, dr. Keven Tali, Sp.OG juga membagikan beberapa tips berikut:
- Jangan menjadikan air kelapa sebagai pengganti air putih harian.
- Konsumsi air kelapa murni tanpa tambahan gula atau pemanis buatan.
- Jangan memaksakan diri jika merasa mual atau tidak nyaman setelah meminumnya.
- Tetap mengikuti pengobatan dokter apabila mengalami hipertensi atau preeklamsia, karena air kelapa bukan obat tekanan darah tinggi.
“Apabila memang tidak bisa meminum air kelapa atau merasa mual, jangan dipaksa,” pesan dr. Keven Tali, Sp.OG.
Baca juga: Lebih dari Sekadar Segar, Ini 6 Manfaat Kesehatan Air Kelapa yang Perlu Diketahui
Sebagai kesimpulan, air kelapa memang merupakan minuman sehat yang dapat membantu menjaga hidrasi dan keseimbangan elektrolit ibu hamil. Namun, air kelapa tidak memiliki kemampuan untuk mengubah warna kulit bayi maupun membuat rambut bayi menjadi lebih tebal karena faktor tersebut ditentukan oleh genetika.
Penulis: ‘Isyatur Rodhiyah/Magang
redaktur: jatmiko


















