Kota Batu, Tugumalang.id – Kejuaraan gateball bertajuk East Java Youth Gateball Championship 2026 sukses mencetak sejarah baru sebagai ajang pembinaan atlet usia muda di Jawa Timur. Kompetisi perdana berskala provinsi ini menjadi momentum penting dalam mendorong lahirnya talenta-talenta unggul di cabang olahraga gateball.
Diketahui, East Java Youth Gateball Championship 2026 dipusatkan di Pusdikarhanud TNI AD, Kota Batu sejak Sabtu (2/5/2026). Ajang ini mencatatkan animo partisipasi yang tinggi dengan kehadiran 430 peserta dari 32 kabupaten/kota se-Jawa Timur.
Antusiasme Peserta di Gateball Championship 2026
Partisipasi ratusan atlet muda dari berbagai daerah menjadi indikator meningkatnya minat terhadap olahraga gateball di Jawa Timur. Kehadiran 430 peserta dalam ajang ini sekaligus mempertegas bahwa gateball mulai berkembang sebagai cabang olahraga kompetitif di kalangan pelajar.
Memasuki fase final yang digelar pada Minggu (3/5/2026), Kota Malang berhasil mencatatkan prestasi sebagai juara pada kategori triple. Sementara itu, Kabupaten Gresik tampil dominan dengan meraih gelar juara pada kategori beregu. Para pemenang berhak membawa pulang piala penghargaan serta hadiah uang pembinaan.
Malang dan Gresik Tampil Dominan di Final
Ketua Umum Pergatsi Jawa Timur sekaligus Kepala Dinas Pendidikan Jatim, Aries Agung Paewai, menegaskan bahwa ajang ini merupakan langkah strategis dalam menjaring bibit unggul sejak usia dini, khususnya di tingkat SMP dan SMA/SMK.
“Ini adalah jumlah yang sangat besar dan baru pertama kali diikuti peserta sebanyak ini dari seluruh daerah di Jatim. Ini menjadi barometer gateball di tingkat nasional,” ujar Aries.
Ia mengaku puas dengan kualitas permainan yang ditunjukkan para atlet muda. Menurutnya, kemampuan para peserta kini semakin merata di berbagai daerah. Meski waktu persiapan tergolong singkat, bakat alami para pelajar terlihat menonjol sepanjang pertandingan.
Pembinaan Atlet dan Peluang Pendidikan
Lebih lanjut, Aries menambahkan bahwa pembinaan atlet tidak berhenti pada kompetisi ini. Selain hadiah materi, para pemenang juga mendapatkan peluang besar untuk masa depan pendidikan mereka.
Sertifikat juara dapat dimanfaatkan sebagai jalur prestasi untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
Bahkan, atlet potensial di tingkat SMP akan diarahkan untuk melanjutkan pendidikan di SMA Negeri Olahraga (Smanor) yang telah dilengkapi dengan fasilitas lapangan gateball khusus.
Ke depan, pihaknya berencana menggandeng dunia usaha dan industri sebagai sponsor agar kegiatan serupa dapat terus berlanjut. Langkah ini dinilai penting mengingat keterbatasan anggaran pemerintah di tengah meningkatnya minat generasi muda terhadap olahraga gateball.
“Kita berharap dari ajang ini memunculkan bibit-bibit atlet unggul, bisa menghasilkan anak-anak yang punya potensi bakat yang nanti akan kita teruskan di tingkat nasional bahkan di tingkat internasional,” harapnya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter : M Ulul Azmy
redaktur: jatmiko


















