Kota Batu, Tugumalang.id – Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2025, Pemerintah Kota Batu meluncurkan dua program strategis di bidang pendidikan dan perlindungan anak, yakni Parenting for Parents dan Praktisi Mengajar. Kedua program ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung tumbuh kembang anak.
Wali Kota Batu, Nurochman, mengatakan bahwa program Parenting for Parents bertujuan memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada orang tua mengenai perkembangan psikologis dan sosial anak.
“Selama ini program parenting banyak ditujukan untuk anak. Sekarang, kita ingin orang tua juga dibekali pemahaman yang sejalan. Dengan begitu, akan tercipta sinergi antara pengalaman anak di luar rumah dan sikap serta respons orang tua di rumah,” ujar Nurochman yang akrab disapa Cak Nur.
Baca juga: Pemkot Batu Dorong Peran Strategis Pemuda dalam Akselerasi SDGs Daerah
Sementara itu, program Praktisi Mengajar akan melibatkan para praktisi dari LSM, psikolog, dan pemerhati anak untuk masuk ke sekolah-sekolah. Program ini difokuskan untuk memberikan edukasi langsung kepada siswa guna mencegah dan menangani kasus bullying di sekolah.
“Saya mendorong agar para pemerhati anak lebih aktif hadir di sekolah. Pemerintah akan memfasilitasi. Anak-anak kita harus didampingi secara intensif, tidak cukup hanya sebulan sekali,” tegas Cak Nur.
Dua program ini akan dijalankan secara kolaboratif oleh Dinas Sosial dan Dinas Pendidikan Kota Batu. Khusus untuk Praktisi Mengajar, program ini direncanakan mulai berjalan pada tahun 2026, dengan perencanaan matang dan dukungan lintas sektor.
Cak Nur juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk kepala desa dan tokoh masyarakat, untuk lebih peduli terhadap isu perlindungan anak dan kualitas pendidikan anak di lingkungan masing-masing.
“Kepala desa juga harus turut andil dalam membentuk generasi emas Kota Batu. Pembangunan tidak boleh hanya fokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada kebijakan yang berpihak kepada anak-anak kita,” jelasnya.
Baca juga: Pemkot Batu Raih Penghargaan BKN RI atas Komitmen Penuntasan Data ASN
Ini menjadi bentuk komitmen bahwa membangun Kota Batu yang berdaya saing di masa depan harus dimulai dari keluarga yang kuat dan lingkungan yang ramah anak. Pemkot Batu berkomitmen menjadikan anak-anak sebagai subjek pembangunan, bukan sekadar objek kebijakan.
Melalui peluncuran dua program ini, Pemkot Batu berharap dapat memperkuat fondasi pendidikan karakter sejak dini, sejalan dengan proyeksi nasional membangun Indonesia Emas 2045.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter : M Ulul Azmy
redaktur: jatmiko
























