Sabtu, Agustus 15, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pariwisata

6 Kampung Tematik di Kota Malang Kolaps karena Pandemi COVID-19

Redaksi by Redaksi
Agustus 9, 2021 12:02 pm
in Pariwisata
kampung - 6 Kampung Tematik di Kota Malang Kolaps karena Pandemi COVID-19

Ilustrasi kampung tematik Kota Malang. Foto: Instagram @kampungbudayapolowijen

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Pandemi COVID-19 tidak hanya berdampak pada kesehatan masyarakat, tapi juga berdampak pada runtuhnya perekonomian masyarakat di Indonesia, tak terkecuali di Kota Malang.

Baru-baru ini, tersiar kabar bahwa beberapa kampung tematik di Kota Malang terancam bangkrut dan harus mati suri atau kolaps.

READ ALSO

5 Wisata Kebun di Kota Batu, Bisa Petik Strawberry hingga Apel

Jatim Park 2 Edukasi Pelajar Batu tentang Satwa Endemik Indonesia

Ketua Forkom Pokdarwis Kota Malang, Isa Wahyudi, mengatakan bahwa sinyal keterpurukan kampung-kampung tematik ini terlihat sejak tahun 2020.

Ilustrasi kampung tematik Kota Malang. Foto: Instagram @kampungbudayapolowijen

“Karena saat itu pengunjung langsung berkurang, lalu banyak event yang telah diagendakan harus tertunda begitu saja. Sedangkan kegiatan kerja sama seperti dalam konteks studi banding antar kampung tematik atau antar daerah itu berhenti begitu saja,” terangnya, pada Senin (09/08/2021).

Kemudian, tambah dia, penerapan PSBB pertama dan kedua di Kota Malang tahun 2020, membuat kampung-kampung tematik itu makin terpuruk.

Kata dia, di akhir tahun 2020 hingga awal tahun 2021 saat penyebaran COVID-19 mulai melandai, sebenarnya perekonomian sudah mulai berjalan lagi. Keberlanjutan hidup kampung-kampung tematik ini juga mulai berjalan kembali.

“Kondisi pandemi yang sudah mulai landai itu, di bulan Oktober 2020 mulai full kegiatan di 15 kampung dari total 21 kampung tematik. Wisata kembali dibuka dengan ditandai event yang dilaksanakan satu bulan full (penuh), itu tanda kembali menerima kunjungan,” paparnya.

Pria yang akrab disapa Ki Demang ini mengatakan, meskipun selama masa new normal tersebut jumlah pengunjung harus dikurangi menjadi 10-30 persen dari kapasitas lokasi kampung tematik, tapi perekonomian sudah mulai berjalan lagi.

Namum, kondisi new normal tersebut tidak berjalan lama, masuknya varian baru COVID-19 jenis Delta membuat pandemi melonjak lagi.

Hal ini membuat objek-objek wisata harus ditutup dan kampung-kampung tematik ini harus mati suri kembali. Ditambah pelajar dan mahasiswa di Kota Malang yang harus belajar daring, padahal kebanyakan pengunjung kampung-kampung tematik ini adalah mahasiswa.

“Otomatis harus tutup total dan tidak menerima kunjungan sama sekali, Sebenarnya ada 10 kampung tematik yang tingkat kunjungannya tinggi (eksis), terus ada 5 kampung yang berkembang, dan 6 kampung yang sekarang mati suri dan memilih untuk vakum,” ungkapnya.

Keenam kampung tersebut diantaranya adalah Kampung Keramat Kasin, Kampung Lampion, Kampung Gerabah Penanggungan, Kawasan Wisata Panawijen, Kampung Bambu Mewek, dan Kampung Rolak Indahku.

Lebih lanjut, Ki Demang mengatakan bahwa sebenarnya keenam kampung tersebut bukan tutup total. Tapi hanya sementara dikembalikan pada kampungnya untuk mengkoordinasi.

“Jadi sampai saat ini, kita dari Forkompokdarwis tidak bisa sampai level mengusulkan untuk pembekuan. Kita koordinasi saja dan kita menyemangati yang mati suri (vakum) itu untuk tetap bertahan,” tuturnya.

Terakhir, dia mengatakan bahwa seharusnya Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar)  Kota Malang memberikan bimbingan teknik (bimtek) kepada setiap kampung tematik tersebut. Tujuannya agar masyarakat sekitar mendapatkan pemanduan wisata dan pembangunan wisata secara terstruktur.

“Tujuannya untuk bagaimana cara membangun dan mengembangkan wisata di kampungnya. Tapi itu nanti akan ada seleksi alam dengan sendirinya. Yang terpenting harapan kami setelah COVID-19 hilang mereka (enam kampung tematik) bisa kembali hidup,” pungkasnya.

Reporter: Rizal Adhi

Editor: Lizya Kristanti

Related Posts

Wisata Kebun
Pariwisata

5 Wisata Kebun di Kota Batu, Bisa Petik Strawberry hingga Apel

Rabu, 12 Agu 2026
Jatim Park 2 Edukasi Pelajar Batu tentang Satwa Endemik Indonesia
Pariwisata

Jatim Park 2 Edukasi Pelajar Batu tentang Satwa Endemik Indonesia

Sabtu, 8 Agu 2026
Jatim Park Group dan Jasa Marga Jajaki Kolaborasi Edukasi Transportasi
Advertorial

Jatim Park Group dan Jasa Marga Jajaki Kolaborasi Edukasi Transportasi

Rabu, 5 Agu 2026
Sambut HUT RI, Mikutopia Beri Diskon 25 Persen untuk Pelajar
Advertorial

Sambut HUT RI, Mikutopia Beri Diskon 25 Persen untuk Pelajar

Selasa, 4 Agu 2026
6 Destinasi Wisata Malang Raya yang Punya Banyak Spot dalam Satu Kawasan
Pariwisata

6 Destinasi Wisata Malang Raya yang Punya Banyak Spot dalam Satu Kawasan

Rabu, 29 Jul 2026
Jelang Parti Libur 2026, BNS Tutup Sementara 29–31 Juli dan 3 Agustus
Pariwisata

Jelang Partilibur 2026, BNS Tutup Sementara 29–31 Juli dan 3 Agustus

Selasa, 28 Jul 2026
Next Post
Hendro Fujiono dalam suatu acara/tugu malang

Raja Standard

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 07222026 2
Advtm 07222026 1
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.