Minggu, Agustus 16, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Asli Malang

Khas Kota Malang, 3 Flora Ini Ternyata Menyimpan Banyak Manfaat

Redaksi by Redaksi
Januari 27, 2025 8:34 am
in Asli Malang
Tanaman flora Andong. Foto/Pinterest

Tanaman flora Andong. Foto/Pinterest

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Berdasarkan SK Gubernur Nomor 5225/16774/032/1996, Burung Manyar dipilih sebagai fauna khas Malang, sedangkan flora Bumi Arema ialah pohon andong merah dengan nama latin Cordyline fructicosa.

Selain andong merah, Pemerintah Kota Malang juga menganjurkan untuk menambahkan dua tanaman khas lainnya, yaitu puring dan kol banda. Ketiga flora yang terpilih menjadi khas Malang tersebut menyimpan khasiat yang kaya, lho!

READ ALSO

Enam Film Pendek Pelajar Tayang di ESPUTER #1, GSF Siapkan Kolaborasi dengan Sekolah

Rute Penerbangan Bandara Abdul Rachman Saleh Malang, Berikut Tujuan dan Maskapai yang Beroperasi

Berikut Tugu Malang sajikan manfaat dari ketiga flora atau tanaman tersebut.

1. Tanaman Andong

Tanaman andong (Cordyline fruticosa) diperkirakan berasal dari Asia Timur dan banyak ditemukan di pekarangan, taman, maupun pemakaman.

Tanaman yang juga dikenal dengan berbagai nama daerah seperti Bak-Juang, Bobolo, Senjuwang di Sulawesi, Hanjuang di Jawa, dan Andong Tawaung di Nusa Tenggara, sering dijadikan sebagai tanaman pagar.

Baca Juga: 10 Rekomendasi Wangi Parfum untuk Hangout, Bikin Kamu Makin Kece dan Percaya Diri!

Dengan ciri khas daun yang memanjang dan warna yang mencolok, tanaman ini memiliki banyak manfaat yang telah dikenal luas di berbagai daerah di Indonesia.

Andong memiliki beragam khasiat medis berkat kandungan kimianya yang meliputi saponin, tanin, flavonoid, polifenol, steroid, polisakarida, kalsium oksalat, dan zat besi.

Beberapa bagian tanaman, seperti bunga, daun, dan akar rimpangnya, sering dimanfaatkan untuk pengobatan.

Baca Juga: 6 Makanan Fermentasi dan Manfaatnya: Dari Kimchi hingga Kombucha

Khasiatnya meliputi penghentian pendarahan, mengatasi peradangan, hingga meredakan berbagai keluhan seperti batuk darah, diare, nyeri lambung, dan bahkan mengobati wasir berdarah.

Dengan manfaat yang luas, tanaman andong menjadi salah satu flora khas yang menyimpan banyak kebaikan bagi kesehatan.

2. Tanaman Puring

Tanaman puring, yang lebih dikenal dengan nama ilmiah Croton, sering dijadikan sebagai tanaman hias karena corak daun yang bervariasi dan menarik.

Tanaman ini memiliki daun dengan warna-warna yang semakin menonjol seiring bertambahnya usia, bahkan dalam satu tanaman bisa ditemukan dua hingga tiga warna.

Bentuk daun puring juga sangat beragam, mulai dari bentuk huruf Z, burung walet, ekor ayam, dasi, keriting spiral, hingga anting-anting, membuatnya semakin menarik perhatian sebagai tanaman dekoratif.

Selain sebagai tanaman hias, puring juga memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan. Akar dan kulitnya sering dimanfaatkan untuk menyamak kulit, berkat kandungan zat penyamak yang ada di dalamnya.

Air rebusan daun puring bisa digunakan untuk memperlancar keringat dengan cara mandi, serta membantu menurunkan panas tubuh saat demam.

Jenis air mancur dari daun puring juga dipercaya dapat mencegah penyakit rajasinga, sementara papagan kulit batang yang diseduh air panas dan diminum efektif untuk meredakan sakit perut akibat diare.

3. Kol Banda

Tanaman kol banda tumbuh subur di hutan, tepi pantai, dan tempat terbuka lainnya. Sebagai perdu atau pohon kecil, tanaman ini dapat mencapai tinggi sekitar 5 hingga 13 meter, dengan percabangan yang agak mendatar sehingga memberikan kesan rindang.

Daunnya tunggal dan bertangkai, dengan bentuk jorong hingga memanjang, tepi rata atau bergerigi, ujungnya runcing, dan pangkalnya tumpul.

Daun muda yang muncul di ujung batang berwarna putih hingga kuning pucat, sementara daun yang lebih tua berwarna hijau muda.

Bunganya kecil-kecil berbentuk tabung, tergabung dalam bunga majemuk yang menggarpu, meskipun cukup jarang ditemukan.

Daun muda kol banda sering dimakan sebagai lalap mentah, direbus, atau digunakan sebagai pembungkus buntil. Tanaman ini memiliki sifat antiinflamasi dan antiseptik.

Daun kol banda juga digunakan sebagai obat herbal untuk mengatasi asma, bengkak, bisul, mata ikan, dan beser.

Dari ketiga flora atau tanaman di atas, sudah adakah Sobat Malang yang pernah mencoba dan merasakan khasiatnya?

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis: Suci Rindya Kaswarie (Magang)

Editor: Herlianto. A

Tags: Flora Khas MalangFlora MalangKhasiat Tanaman AndongKol BandaPuringTanaman AndongTanaman Khas Malang

Related Posts

Enam Film Pendek Pelajar Tayang di ESPUTER #1, GSF Siapkan Kolaborasi dengan Sekolah
Asli Malang

Enam Film Pendek Pelajar Tayang di ESPUTER #1, GSF Siapkan Kolaborasi dengan Sekolah

Minggu, 2 Agu 2026
Rute Penerbangan Bandara Abdul Rachman Saleh Malang, Berikut Tujuan dan Maskapai yang Beroperasi
Asli Malang

Rute Penerbangan Bandara Abdul Rachman Saleh Malang, Berikut Tujuan dan Maskapai yang Beroperasi

Selasa, 14 Jul 2026
Jangan Salah Terminal, Ini Fungsi Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari
Asli Malang

Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

Minggu, 12 Jul 2026
5 Sentra Susu Sapi Perah di Malang, Produksi Harian Tembus Ribuan Liter
Asli Malang

5 Sentra Susu Sapi Perah di Malang, Produksi Harian Tembus Ribuan Liter

Rabu, 8 Jul 2026
Jejak Peninggalan Sejarah Hindu-Buddha di Malang, Warisan Kerajaan Kanjuruhan hingga Singhasari
Asli Malang

Jejak Peninggalan Sejarah Hindu-Buddha di Malang, Warisan Kerajaan Kanjuruhan hingga Singhasari

Senin, 6 Jul 2026
Ilustrasi kawasan unik dan bersejarah Kota Malang (Foto: Pinterest/@Sugimin Tukijan)
Asli Malang

Jejak Empat Kawasan Unik di Malang, Permukiman Kolonial hingga Kampung Moderasi Beragama

Senin, 6 Jul 2026
Next Post
Daya tarik Masjid Agung Jami Malang perpaduan sejarah, keindahan, dan spiritualitas. /Foto: Rafi Hara Jinan Al-Ghazy

Daya Tarik Masjid Agung Jami Malang: Perpaduan Sejarah, Keindahan, dan Spiritualitas di Pusat Kota

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 07222026 2
Advtm 07222026 1
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.