Sabtu, Mei 30, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Berita

Unik! Anak-anak di Kota Malang Main Sepatu Roda dengan Pakaian Adat Kebaya

Redaksi by Redaksi
April 21, 2021 2:59 pm
in Berita
Malang Freestyle Slalom Team (Mafest). Foto Rubianto/Tugumalang.id

Malang Freestyle Slalom Team (Mafest). Foto Rubianto/Tugumalang.id

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG – Cara unik memperingati Hari Kartini pada 21 April 2021 dilakukan anak-anak di Kota Malang. Mereka menggelar fashion show pakaian adat kebaya dengan bersepatu roda di Jalan Ijen atau dikenal dengan nama Idjen Boulevard, Kota Malang, pada Selasa 20 April 2021, petang.

Bocah-bocah lucu ini tampak dengan santai berjalan dan berlenggak-lenggok memperagakan berbagai gaya dengan sepatu roda di kakinya. Jalanan trotoar menjadi catwalk-nya. Meski berpakaian adat kebaya, tak menghalangi kepiawaian mereka memainkan olahraga ini.

READ ALSO

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

Fakta Mengerikan Invasi Ikan Sapu-Sapu Bagi Ekologi

Tak heran, karena anak-anak yang rata-rata datang dari usia 4-12 tahun ini tergabung di komunitas inline skate. Namanya Malang Freestyle Slalom Team (Mafest). Kali ini, mereka unjuk diri dengan konsep berbeda, memamerkan berbagai gaya freestyle ala pesepatu roda profesional dengan berpakaian adat kebaya.

Seperti dikatakan Naraya Putri Ekira, salah satu anggota Mafest ini, mengaku sama sekali tak kesulitan bermain sepatu roda meski dengan memakai kebaya berjarit. ”Gak ada bedanya kayak main biasanya. Awal dulu memang sulit, tapi sekarang sudah biasa,” kata siswi MIN 2 Kota Malang ini.

Siswi yang akrab dipanggil Raya ini mengaku senang bisa merayakan dan mengekspresikan Hari Kartini lewat olahraga yang dia senangi. ”Buat saya, Hari kartini sangat spesial buat perempuan. Kartini adalah pahlawan perempuan. Buat saya juga berani berekspresi lewat sepatu roda yang saya senangi,” tuturnya.

Raya, terbilang menjadi anggota Mafest yang sudah level pro. Padahal dia baru main sepatu roda 2,5 tahun, tapi sudah menjuarai berbagai event. Seperti di Madura juara 1 event se-Jatim.

”Raya ini tergolong generasi baru di Mafest, baru 2,5 tahun tapi namanya sudah masuk 10 besar nasional,” kata Pelatih sekaligus pendiri komunitas Mafest, Badai Rizky kepada awak media.

Badai menjelaskan, kegiatan fashion show sepatu roda dengan berpakaian ini baru kali pertama ini  digagasnya. Melalui momen Hari Kartini ini juga bisa sekaligus mengenalkan olahraga sepatu roda atau inline skate di Kota Malang.

”Jadi kesempatan buat Mafest unjuk diri, dengan konsep berbeda merayakam Hari Kartini. Ngenalin mereka juga tokoh pahlawan dan tradisi budaya kita. Dan tetap unik, karena jarang sekali ada anak-anak berkebaya tetapi bermain inline skate,” terangnya.

Dengan kegiatan ini, Rizki berharap bisa memberi inspirasi bagi komunitas lain, apapun hobi yang digeluti tetap senantiasa mengingat perjuangan tokoh pahlawan dan melestarikan tradisi budaya bangsa Indonesia.

Tags: Anak-anakkota malangPakaian adat kebaya

Related Posts

Ilustrasi Orang Menonton Video Pendek di Sosial Media (Foto: Pinterest)
Berita

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

Jumat, 8 Mei 2026
Ilustrasi ikan sapu-sapu. Foto: Wikipedia
Berita

Fakta Mengerikan Invasi Ikan Sapu-Sapu Bagi Ekologi

Selasa, 28 Apr 2026
Kubah Masjid At-Taqwa di Karangploso jatuh akibat terpaan angin kencang. Foto: BPBD Kabupaten Malang
Berita

Angin Kencang di Karangploso Rusak 10 Bangunan, Kerugian Total Rp119,5 Juta

Selasa, 7 Okt 2025
Yai Mim membeberkan rencana pindah rumah (M Sholeh)
Berita

Usai Jalani Pemeriksaan Polisi, Yai Mim Ungkap Rencana Pindah Rumah

Selasa, 7 Okt 2025
Kursi kursi yang dipersiapkan untuk audiens acara dakwah Dr Zakir Naik di Starion Gajayana, Kota Malang. (Foto/M Sholeh)
Berita

Panitia Siapkan 10 Ribu Kursi untuk Acara Dakwah Dr Zakir Naik di Stadion Gajayana Malang

Kamis, 10 Jul 2025
Jemaah haji asal Kepanjen, Sukardi dilaporkan hilang di Makkah. Foto: dok. Keluarga
Berita

Jemaah Haji Asal Kabupaten Malang Dilaporkan Hilang di Makkah

Selasa, 24 Jun 2025
Next Post
Peringati Hari Kartini, Wali Kota Batu Ajak Perempuan Bisa Mandiri

Peringati Hari Kartini, Wali Kota Batu Ajak Perempuan Bisa Mandiri

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Malang Targetkan Bongkar Ratoon di Lahan 7.500 Hektare Tahun Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Malang PSI Tancap Gas Perkuat Akar Partai, 84 Ribu Bendera Disebar di Jatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.