Kamis, Juli 16, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Catatan Aqua Dwipayana

Setelah Pensiun Tidak Dihargai

Redaksi by Redaksi
Mei 27, 2022 11:15 pm
in Aqua Dwipayana
Catatan Aqua Dwipayana, curhat

Dr Aqua Dwipayana

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Dr. Aqua Dwipayana*

Banyak teman yang menyampaikan curahan hati (curhat)nya ke saya. Isinya senada. Setelah mereka pensiun, merasa tidak dihargai termasuk oleh teman-temannya yang pengusaha. Padahal ketika masih menjabat, setiap saat orang yang dikontak langsung merespon baik lewat telefon maupun WhatsApp. Tanpa diminta sering memberikan sesuatu.

READ ALSO

Pengusaha Rudy Suardana Tutup Usia, Dr Aqua Dwipayana Kagumi Bakti Sang Anak Ventje Suardana

Pesan Dr Aqua Dwipayana Kepada Wartawan Senior Kota Bandung: Jadikan Profesi Wartawan Sarana Menebar Pesan Kebajikan

Setelah pensiun kondisinya berubah 180 derajat. Bahkan ada yang semula komunikasinya akrab, jadi renggang. Terkesan tidak kenal sama sekali.

Sebagian teman itu ada yang meresponnya dengan sikap kecewa, marah, sakit hati, dan berbagai hal negatif lainnya. Sehingga merugikan dirinya sendiri. Ada juga yang sikapnya biasa-biasa saja. Menganggap hal itu tidak pernah terjadi.

Saya menyimak semua yang disampaikan teman-teman itu. Menunjukkan sikap empati atas cobaan yang mereka alami.

Sambil menyimak mereka, saya merenung dan introspeksi diri. Bersyukur sekali karena selama ini tidak pernah menjabat sehingga tidak mengalami hal serupa.

Seleksi Alam
Setelah mereka puas menyampaikan curhatnya, baru saya berkomentar. Pertama kali saya sampaikan mereka harus mensyukuri semua itu.

TUHAN dengan caranya menunjukkan orang yang benar-benar tulus dan yang ada pamrih dalam berteman. Seleksi alam.

Akhirnya waktu yang menunjukkan dan membuktikan semua itu. Orang-orang yang tulus, berteman sama sekali tidak ada kaitannya dengan jabatan. Jadi meski tidak menjabat tetap bersahabat.

Kondisinya bertolak belakang dengan orang-orang yang berteman karena terkait jabatan. Tidak tulus dan ada pamrihnya.

Mungkin orang-orang itu beranggapan setelah pensiun, mereka tidak punya pengaruh dan kekuatan lagi. Sehingga tidak dapat dimintai tolong yang dapat memberikan keuntungan padanya.

Jadi saat mereka masih menjabat, persahabatannya transaksional. Bersikap baik karena ada maunya dan membutuhkan sesuatu. Setelah itu semuanya dianggap selesai.

Orang-orang itu mungkin juga beranggapan, imbalan yang pernah diberikan kepada mereka saat menjabat, apapun wujudnya, dianggap sudah impas. Sehingga merasa tidak punya hutang kepada mereka yang telah pensiun.

Temukan Teman Sejati
Semuanya sudah terjadi. Mereka yang sudah pensiun tidak perlu kecil hati. Jadikanlah semua sebagai pelajaran dan pengalaman berharga termasuk untuk lebih mengenal karakter seseorang.

Saat pensiun temukanlah teman sejati. Orang-orang yang berteman secara tulus. Sama sekali tidak ada pamrih apa-apa.

Persahabatan yang sepenuhnya dilandasi sebagai umat TUHAN. Saling tolong-menolong, berbagi, dan mengingatkan dengan penuh kasih sayang.

Sedangkan kepada yang masih menjabat agar selalu introspeksi diri, hati-hati, waspada, dan mawas diri. Sehingga kejadian yang dialami pendahulunya yang telah pensiun tidak terulang kembali. Dengan begitu tidak menimbulkan rasa sakit hati.

Semoga ke depan semakin banyak orang yang bersahabat secara tulus. Niat sepenuhnya ibadah, karena TUHAN, bukan yang lain. Aamiin ya robbal aalamiin…

>>🇮🇩Dari Nusa Dua, Badung, Bali, saat liburan bersama keluarga, saya ucapkan selamat mengambil hikmah semua kejadian termasuk setelah pensiun. Salam hormat buat keluarga. 23.00 27052022😃🇮🇩<<<

Doktor Ilmu Komunikasi, Motivator Nasional, Penulis buku Trilogy The Power of Silaturahim

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugumalangid , Facebook Tugu Malang ID , 
Youtube Tugu Malang ID , dan Twitter @tugumalang_id

 

 

Tags: Aqua DwipayanaPensiun

Related Posts

Dr Aqua Dwipayana (paling kiri) bersama Direktur Manajemen Risiko Bank Jatim Eko Susetyono (kanan) ketika melayat Rudy Suardana di rumah duka Adi Jasa Surabaya.
Aqua Dwipayana

Pengusaha Rudy Suardana Tutup Usia, Dr Aqua Dwipayana Kagumi Bakti Sang Anak Ventje Suardana

Jumat, 24 Mar 2023
Dr Aqua Dwipayana membagi-bagikan dua buku super best seller karyanya kepada Ketua Komisi Informasi Provinsi Jawa Barat Dr Ijang Faisal dan pengurus media online TuguBandung.id.
Aqua Dwipayana

Pesan Dr Aqua Dwipayana Kepada Wartawan Senior Kota Bandung: Jadikan Profesi Wartawan Sarana Menebar Pesan Kebajikan

Kamis, 23 Mar 2023
Dr Aqua Dwipayana dengan gembira saat silaturahim dan ngobrol sama Prof M Mas'ud Said di rumahnya di Malang.
Aqua Dwipayana

Cara Motivator Nasional Dr Aqua Dwipayana Membahagiakan Diri dan Orang Lain dengan Silaturahim

Senin, 20 Mar 2023
Dr Aqua Dwipayana,Motivator Nasional - Kisah Kerja Keras dan Selalu Berpikir Positif yang Dijalani Dr Aqua Dwipayana di Masa Muda Jadi Inspirasi bagi Seorang Amel
Aqua Dwipayana

Kisah Kerja Keras dan Selalu Berpikir Positif yang Dijalani Dr Aqua Dwipayana di Masa Muda Jadi Inspirasi bagi Seorang Amel

Sabtu, 18 Mar 2023
Motivator Nasional Dr Aqua Dwipayana Diundang Khusus Pemilik Gurita Bisnis di Yogyakarta untuk Sampaikan Sharing Komunikasi dan Motivasi
Aqua Dwipayana

Motivator Nasional Dr Aqua Dwipayana Diundang Khusus Pemilik Gurita Bisnis di Yogyakarta untuk Sampaikan Sharing Komunikasi dan Motivasi

Jumat, 17 Mar 2023
Cak Fu bersama para cucu, Dr Aqua Dwipayana, dan mantan narapidana teroris Umar Patek.
Aqua Dwipayana

Cak Fu: Dr Aqua Dwipayana Sosok yang Tak Pernah Lupa Akar Sejarahnya, Menebar Silaturahim dan Benih Kebaikan

Rabu, 1 Mar 2023
Next Post
pertanian

Tantangan Bidang Pertanian di Masa Depan

BERITA POPULER

  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.