Risol Cetar, Jajanan Manis Berwarna-warni Cocok untuk Takjil

  • Whatsapp
Risol Cetar. Foto: Feni Yusnia
Tugumalang.id – Saat berbuka puasa, alangkah baiknya menyantap makanan yang manis-manis, apalagi kekinian. Seperti halnya risol cetar, kuliner satu ini banyak diburu karena rasanya yang manis.
Pemilik Risol Cetar, Wilda Ulia Rosa Damayanti (27) mengatakan bahwa olahan risol tak harus melulu bercita rasa asin, tapi juga manis. “Ide risol manis ini muncul karena saya pribadi kurang suka risol asin. Jadi saya mencoba berinovasi untuk membuat risol yang manis ini dengan berbagai isian menarik,” ujarnya.
Risol atau risoles sendiri, merupakan kue yang sudah ada sejak jaman penjajahan Belanda. Jika sebelumnya, terdiri dari lembaran adonan yang diisi suwiran ayam dan sayuran. Maka, risol cetar diisi 4 pilihan rasa yang unik. Mulai dari cochocheese, strawberry, greentea, hingga lemon. Selanjutnya, dilipat dengan bentuk segi empat dan dibalur tepung roti lalu digoreng kering.
WhatsApp Image 2021-04-23 at 15.49.01 (1).jpeg
Pemilik Risol Cetar, Wilda Ulia Rosa Damayanti. Foto: Feni Yusnia
Bahannya juga premium dan tanpa bahan pengawet. Hanya saja, perlu ada ketelitian saat menakar bahan untuk kulit risol agar tidak pecah dan ambyar saat dilipat. Beberapa bahan dasar yang diperlukan, seperti tepung terigu, telur, garam, gula dan susu cair.
Soal rasa, lanjutnya, itu cenderung manis legit dan lumer saat digigit. “Proses pembuatannya sama dengan risol pada umumnya. Cuma yang membuatnya berbeda di isian saja. Saya bikin sendiri dengan perpaduan rasa manis. Karena waktu digigit itu cetar, lumer di mulut, warnanya warna-warni sampai isinya,” beber ibu dua anak itu.
Satu paket risol cetar ini, dibandrol mulai dari harga Rp 18 ribu dengan isian 5 risol berbagai rasa. Terdiri dari dua jenis, yakni risol matang dan frozen, pembeli bisa memesannya melalui online, di akun instgaram @onoae_food.
Salah satu pembeli asal Jepara, Viki Dwi (25), mengaku ketagihan usai menjajal risol ini. “Pokonya wenak banget. Rasanya itu manis legit, creamy, isiannya lumer banget. Digigit itu nagihi,” tukas mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang ini.
Reporter: Feni Yusnia
Editor: Lizya Kristanti
Baca Juga  Pak Jum Penjual Es Tape Lagendaris di Malang

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *