BATU, Tugumalang.id – Jalur alternatif penghubung Kota Batu–Pacet, Mojokerto, melalui kawasan Cangar, untuk sementara ditutup total. Penutupan ini dilakukan lantaran pembersihan material longsor masih belum memungkinkan akibat risiko longsor susulan yang tinggi.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Jawa Timur, Satriyo Nurseno, mengatakan bahwa penundaan pembersihan dilakukan demi menghindari potensi bahaya lanjutan.
“Kontur tebing di atas lokasi longsor masih sangat labil. Dikhawatirkan saat pembersihan dilakukan, getaran alat berat dapat memicu longsor susulan. Maka sementara dihentikan demi keselamatan tim,” ujar Satriyo, Jumat (4/4/2025).

Pihak BPBD bersama tim gabungan akan memantau kondisi cuaca dan stabilitas tanah. Jika dalam beberapa hari ke depan curah hujan menurun, proses pembersihan material longsor akan kembali dilanjutkan.
Baca juga: Longsor Jalur Cangar-Pacet Telan 10 Korban Jiwa, Ini Daerah Rawan Longsor di Jawa Timur
Sementara itu, jalur Cangar–Pacet resmi ditutup total hingga batas waktu yang belum ditentukan. Para pengendara diimbau untuk mencari jalur alternatif demi keselamatan.
10 Korban Jiwa Ditemukan
Sebelumnya, bencana longsor yang terjadi pada Rabu (2/4/2025) di kawasan jalur Cangar–Pacet menelan korban jiwa. Lebar longsor dari atas bukit berkisar 50 meter. Tanah longsor dan sejumlah pohon dari atas bukit longsor sedalam 75 meter hingga menutupi jalan jalur Cangar-Pacet.
Hingga Jumat (4/4/2025), tim SAR gabungan telah menemukan 10 korban dalam kondisi meninggal dunia. Para korban meninggal lantaran saat terjadinya longsor, tanah dan pepohonan menimpa dua unit kendaraan yang mereka tumpangi, terbawa longsor hingga kedalaman 75 meter dari jalan Pacet-Cangar.
Dari data yang dihimpun, tujuh korban berasal dari satu rombongan keluarga yang menggunakan mobil Innova Reborn berpelat Sidoarjo. Korban terdiri dari anak-anak hingga lansia yang diketahui berasal dari Desa Kloposepuluh, Sukodono, Sidoarjo. Mereka berencana silaturahmi ke keluarga di Bumiaji, Kota Batu.
Baca juga: Jumlah Korban Longsor Cangar-Pacet Bertambah, 10 Orang Ditemukan Meninggal
Tiga korban lainnya ditemukan dalam mobil pikap berpelat Jombang, yang juga merupakan satu keluarga terdiri dari suami, istri, dan anak berusia tiga tahun. Keluarga ini berencana ke Blitar yang berangkat dari Pacet.

Kapolres Batu, AKBP Andi Yudha Pranata, menjelaskan bahwa enam jenazah dibawa ke RS Bhayangkara Hasta Brata Kota Batu, tiga jenazah lainnya ke RS di Mojokerto, dan satu korban sudah dimakamkan setelah ditemukan di hari pertama evakuasi.
“Pencarian dan proses evakuasi terus kami lakukan. Masih ada sejumlah informasi yang simpang siur dari saksi-saksi. Kami berharap tidak ada lagi korban yang tertinggal,” ungkap Andi.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter : M Ulul Azmy
redaktur: jatmiko