Kamis, Juli 9, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pemerintahan

Pj Wali Kota Malang Tinjau Plengsengan Longsor di Sukun, Dorong Percepatan Perbaikan

Redaksi by Redaksi
Maret 9, 2024 4:28 pm
in Pemerintahan
Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat meninjau langsung lokasi Plengsengan longsor yang menimbun saluran irigasi sepanjang 50 meter dan menimbulkan 6 rumah rawan ambrol di Kecamatan Sukun. (Foto/M Sholeh)

Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat meninjau langsung lokasi Plengsengan longsor yang menimbun saluran irigasi sepanjang 50 meter dan menimbulkan 6 rumah rawan ambrol di Kecamatan Sukun. (Foto/M Sholeh)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Plengsengan irigasi setinggi 9 meter dengan panjang 50 meter di Kelurahan Tanjungrejo, Kecamatan Sukun, Kota Malang longsor pada Selasa (5/3/2024) lalu. Kini, Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat melakukan tinjauan langsung ke lokasi sekaligus untuk mendorong percepatan perbaikan.

Dalam tinjauan itu, Wahyu langsung mengecek progres normalisasi irigasi yang tertimbun material longsoran. Dia juga mengecek area plengsengan longsor yang terpantau juga cukup rawan ambrol kembali.

READ ALSO

Sah! Alfi Nurhidayat Resmi Dilantik Jadi Sekda Kota Batu yang Definitif

Pengisian 9 Jabatan Strategis Pemkot Malang Tunggu Jadwal Wali Kota

Baca Juga: Serahkan LKPD TA 2023 Unaudited, Pj Wali Kota Malang Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas

Wahyu juga berkomunikasi dengan warga yang rumahnya terdampak longsor atau rawan ambrol. Pendekatan ini untuk menyampaikan imbauan agar warga yang rumahnya terdampak bisa mengungsi untuk sementara waktu.

“Jadi kami minta warga untuk sementara waktu tidak tinggal di sana sampai perbaikan plengsengan selesai,” kata Wahyu, Sabtu (9/3/2024).

Menurutnya, Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air Jatim yang berwenang terhadap irigasi tersebut juga telah mengkaji dampak dan kondisi yang ada. Selanjutnya, plengsengan yang ambrol itu juga akan segera dibangun kembali.

Baca Juga: Pj Wali Kota Malang Tinjau TPA Supit Urang, Evaluasi Instruksi Presiden saat Peresmian

“Kami sudah laporkan ke provinsi, PU SDA Jatim juga sudah turun dan nanti akan membantu untuk (pembangunan) plengsengannya,” kata dia.

Wahyu menyampaikan bahwa plengsengan tersebut juga pernah ambrol 7 tahun yang lalu. Saat itu Wahyu juga meninjau lokasi ketika bertugas sebagai Kepala Dinas Pengairan Kabupaten Malang. Dikatakan, saluran irigasi tersebut juga cukup berpengaruh terdadap kelancaran aliran irigasi lahan pertanian di wilayah Kabupaten Malang.

Kini, Wahyu juga menekankan agar warga tak memperbanyak pembangunan permukiman di atas plengsengan irigasi itu. Sebab menurutnya, bangunan yang terlalu dekat dengan sempadan irigasi bisa membebani plengsengan dan berpotensi mudah longsong.

“Tentu bangunan harus punya jarak yang tak terlalu dekat agar plengsengannya kuat. Kita tak ingin penghuninya bahaya,” tuturnya.

Wahyu memproyeksikan proses perbaikan atau pembangunan plengsengan sepanjang 50 meter ini akan rampung dalam 3 bulan kedepan. Sebab selain areanya luas, saat ini Kota Malang juga masih musim penghujan.

Kepala BPBD Kota Malang, Prayitno mencatat bahwa plengsengan longsor itu menimbulkan 6 rumah warga dan 1 pos kampling terdampak atau rawan ambrol. Kemudian saluran irigasi sepanjang 50 meter tertutup material longsor dan jaringan listrik beberapa rumah terputus.

“Analisa kami, dikawatirkan ada longsor susulan. Catatan kami memang juga cukup rawan terjadi longsor susulan,” ujarnya.

Dia mengatakan bahwa kondisi tanah di plengsengan yang ambrol itu memang labil. Sehingga plengsengan itu ambrol saat area tersebut diguyur hujan lebat.

Kini, tim dari DPUPR-PKP Kota Malang tengah melakukan normalisasi saluran irigasi yang tertimbun material longsor itu. Proses normalisasi ini diproyeksikan akan rampung dalam 2 hari kedepan.

“Ini progresnya sudah mencapai 50 persen. Harapannya 2 hari kedepan selesai. Karena mobilitasnya juga terbatas,” kata Dandung Djulharjanto, Kepala DPUPR-PKP Kota Malang.

Setelah dilakukan normalisasi, proses selanjutnya adalah perbaikan atau pembangunan kembali plengsengan yang ada di atas saluran irigasi itu. Pembangunannya akan dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air Jatim.

“Rekomendasi kami, plengsengannya nanti dibangun dengan bertingkat. Sehingga memiliki kekuatan di setiap tingkatnya,” kata dia.

“Kalau langsung dibangun seperti yang lama akan tetap rawan. Karena kan cukup tinggi juga, 9 meter,” tandasnya.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter: M Sholeh

Editor: Herlianto. A

Tags: kota malanglongsorPJ Wali Kota MalangPlengsengan

Related Posts

Sah! Alfi Nurhidayat Resmi Dilantik Jadi Sekda Definitif Kota Batu
Pemerintahan

Sah! Alfi Nurhidayat Resmi Dilantik Jadi Sekda Kota Batu yang Definitif

Selasa, 7 Jul 2026
Pemkot Malang terkati jabatan.
Pemerintahan

Pengisian 9 Jabatan Strategis Pemkot Malang Tunggu Jadwal Wali Kota

Senin, 6 Jul 2026
1.289 Kasus TBC Ditemukan di Kabupaten Malang, Pemkab Perkuat Skrining Berbasis AI
Pemerintahan

1.289 Kasus TBC Ditemukan di Kabupaten Malang, Pemkab Perkuat Skrining Berbasis AI

Sabtu, 4 Jul 2026
Ilustrasi Wali Kota Malang saat mengukuhkan ASN (ist)
Pemerintahan

Pemkot Malang Targetkan Kekosongan Pejabat Definitif Terisi Juli 2026: Pakai Manajemen Talenta

Kamis, 2 Jul 2026
Bupati Malang, Sanusi saat memberikan sambutan di kegiatan sosialisasi program KEJAR dan RABU. Foto: Pemkab Malang
Pemerintahan

Bupati Sanusi Ajak Pelajar Kabupaten Malang Gemar Menabung Sejak Dini Lewat Program KEJAR dan RABU

Selasa, 30 Jun 2026
Kegiatan Bapenda Menyapa Warga (BMW) untuk optimalkan penerimaan pajak daerah. Foto: Aisyah Nawangsari Putri
Pemerintahan

Capaian Pajak Daerah Kabupaten Malang Tembus Rp351,56 Miliar di Semester I 2026

Selasa, 30 Jun 2026
Next Post
Lokasi yang diduga tempat terjadinya begal payudara. Foto: Polsek Dau

Polisi Periksa Terduga Pelaku Begal Payudara di Dau

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepeda Motor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang, 3 Orang Luka-luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPRD Kota Malang Siapkan Perda Penyakit Menular untuk Tangani HIV/AIDS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.