Sabtu, Juli 18, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Catatan Aqua Dwipayana

Pandemi Covid-19 Momentum Menyadarkan Orang Sombong

Redaksi by Redaksi
Juli 7, 2021 7:24 pm
in Aqua Dwipayana, Catatan
Catatan Aqua Dwipayana, curhat

Dr Aqua Dwipayana

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Di antara teman-teman kita tidak semuanya rendah hati. Ada yang memiliki karakter sebaliknya: sombong, arogan, sok, merasa paling hebat, dan banyak sifat negatif lainnya. Saat pandemi Covid-19 ini adalah momentum menyadarkan mereka. TUHAN dengan cobaan yang diberikanNYA seketika dapat mengubah karakter seseorang.

Salah seorang teman saya telah membuktikannya. Ada rasa syukur yang mendalam pada dirinya ketika dengan kebaikan tanpa pamrih yang diberikan berhasil menyadarkan seseorang yang selama ini memiliki karakter negatif: sombong.

READ ALSO

Kiai Bad dan Visualisasi Do’a

Buku Pelanggaran

Selasa, 6 Juli 2021 kemarin teman itu secara khusus kirim WA ke saya. Menceritakan pengalamannya. Di bawah ini kisahnya yang disampaikan dengan gaya bertutur.

Pak Aqua, saya baru saja melakukan kebaikan kecil seperti ajaran bapak selama ini. Saya sangat bersyukur dan senang sekali bisa melakukannya. Apalagi hasilnya luar biasa. Terjadi perubahan sekira 180 derajat pada seorang teman saya.

Mungkim bapak masih ingat. Saya pernah cerita ke bapak tentang seorang teman sekantor yang sifatnya sombong dan arogan. Padahal jabatannya di bawah saya.

Sepulang dari luar kota, orang itu terkena Covid-19. Karena kesombongannya tidak ada seorangpun yang peduli pada dirinya. Termasuk saat dia kesulitan mencari rumah sakit untuk dirawat.

Di saat seperti itu, saya jadi ingat pesan bapak. Baik yang disampaikan langsung maupun lewat berbagai tulisan yang rutin dikirimkan ke Komunitas Komunikasi Jari Tangan.

Pak Aqua selalu menekankan agar jangan  dendam termasuk kepada orang yang sombong dan pernah menyakiti kita. Langsung maafkan semua kesalahannya dan doakan agar segera berubah jadi baik.

Tidak hanya itu. Bapak juga menyarankan setiap saat jika orang tersebut membutuhkan pertolongan langsung bantu secara maksimal dengan ikhlas. Niatkan sepenuhnya ibadah, karena TUHAN.

 

Menangis Tersedu-sedu

Kalau bisa melakukan semua itu, kepuasannya tiada tara. Sekaligus menunjukkan kualitas diri kita yang jauh lebih tinggi dibandingkan orang yang negatif tersebut.

Begitu saya tahu orang yang sombong itu membutuhkan kamar di rumah sakit, saya berinisiatif mencarikannya. Di saat pasien Covid-19 melonjak dan rebutan tempat di rumah sakit, atas bantuan kawan-kawan saya berhasil mendapatkan kamar untuk teman itu.

Saya urusin sampai tuntas. Mulai mencari rumah sakit hingga dia dirawat di sana. Saya kasihan sekali padanya. Karena kesombongannya selama ini, sehingga tidak ada orang yang peduli saat dia sakit.

Jangankan menyapanya, mengucapkan turut prihatin dan mendoakannya (mungkin) tidak ada. Bahkan bisa saja pada mensyukuri musibah yang sedang dihadapi orang itu.

Selain membantunya secara langsung secara optimal, saya berinisiatif mengirimkan info tentang orang yang sakit Covid-19 itu di Grup WA teman sekantor. Alhamdulillah banyak yang respon simpati dan mengucapkan sesuatu padanya.

Diam-diam saya membuat kejutan padanya dengan mengirimkan banyak aneka buah dan makanan kesukaannya. Sebelumnya sejak dirawat dia tidak mau makan.

Begitu makanan kiriman saya diterimanya, langsung dimakannya. Dia kemudian kontak saya via video call dan menangis tersedu-sedu.

Dia mengatakan saat terpuruk seperti sekarang ini hanya saya saja yang peduli. Membantunya secara total sampai memberikan makanan kesukaannya.

 

Minta Maaf

Saya melakukannya untuk membahagiakan dirinya yang sedang sakit. Saya juga pernah merasakan hal yang sama sepertinya. Terbaring selama beberapa hari di rumah sakit karena Covid-19 dan berusaha segera sembuh.

Dia minta maaf kepada saya atas semua kesalahannya selama ini. Dia mengatakan hanya saya satu-satunya temannya saat ini yang peduli dan menolong dirinya ketika  susah.

Dia juga minta tolong saya agar kebutuhan sehari-hari anaknya yang tinggal di pesantren, saya talangin dulu uangnya. Langsung saya transferkan ke rekening yang diberikannya.

Saya sangat bersyukur telah melakukan semua ini. Tetap baik dan membantu  orang yang selama ini sombong dan tidak menyukai saya.

Inilah pelajaran yang selalu Pak Aqua berikan kepada siapapun termasuk saya. Selalu berbuat baik dengan ikhlas pada setiap orang, termasuk orang yang pernah menjahati kita.

Semoga teman yang sakit itu segera sembuh total dari Covid-19 sehingga bisa berkumpul kembali dengan keluarga tercinta. Selain itu agar kebiasaan buruknya yang sombong berubah jadi rendah hati. Aamiin ya robbal aalamiin…

Makasih banyak Pak Aqua untuk semua pembelajarannya. Alhamdulillah saya telah berhasil melaksanakannya. Semoga bisa konsisten melakukannya. Aamiin…

 

>>>Saat sedang santai di Bogor untuk memenuhi anjuran pemerintah terkait mengeleminir Covid-19, saya ucapkan dengan hati yang tulus selamat berusaha menyadarkan orang-orang yang selama ini sombong. Salam hormat buat keluarga. 17.15 07072021😃<<<

Tags: covid-19orang sombongpandemi

Related Posts

Kiai Bad dan Visualisasi Do’a
Catatan

Kiai Bad dan Visualisasi Do’a

Senin, 13 Jul 2026
Buku Pelanggaran
Catatan

Buku Pelanggaran

Minggu, 12 Jul 2026
Cologne,  Katedral, dan Masjid 
Catatan

Cologne, Katedral dan Masjid 

Kamis, 9 Jul 2026
Menakar Ulang Menara Gading: Ketika Gelar Akademik Dosen Menjauh dari Realitas Publik
Catatan

Menakar Ulang Menara Gading: Ketika Gelar Akademik Dosen Menjauh dari Realitas Publik

Kamis, 9 Jul 2026
Cristiano Ronaldo dan Seperti Apa Sebaiknya Kita Memandang Sebuah Kehidupan
Catatan

Cristiano Ronaldo dan Seperti Apa Sebaiknya Kita Memandang Sebuah Kehidupan

Rabu, 8 Jul 2026
Kota Malang dan El Nino
Catatan

Kota Malang dan El Nino

Rabu, 8 Jul 2026
Next Post
Kota Malang - Akses Masuk Kota Malang Ditutup Total Selama PPKM Darurat

Akses Masuk Kota Malang Ditutup Total Selama PPKM Darurat

BERITA POPULER

  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.