Jumat, Juli 17, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Marak Live Online Shop, Pedagang Baju Pasar Besar Kota Malang Menjerit Sepi Pembeli

Redaksi by Redaksi
September 12, 2023 4:56 pm
in News
Pedagang baju menata dagangannya sembari menanti pembeli datang.

Pedagang baju menata dagangannya sembari menanti pembeli datang. (Foto/M Sholeh)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Maraknya perdagangan e-commerce melalui live online shop seperti live TikTok Shop atau Shopee membuat para pedagang Pasar Besar Kota Malang gigit jari. Kini, mereka mulai menjerit lantaran sepinya pembeli. Para pembeli diduga telah beralih ke pembelian online.

Terpantau, sudut-sudut lapak pedagang baju di Pasar Besar Kota Malang tampak lenggang dan sepi pengunjung. Tak ada pengunjung yang berdesakan memilih-milih pakaian. Sementara para pedagang sibuk memegangi dagangan, melamun hingga menatap ponsel sembari menanti kehadiran pembeli.

READ ALSO

Kota Batu Hadirkan Sidang Terpadu Perwalian Anak

Sudah Dibangun, Pemkot Malang Akan Buka Jalan Baru Tembusan Griya Shanta-Simpang Candi Panggung

Hanifah (40), salah satu pedagang baju grosir dan eceran di Pasar Besar Kota Malang mengungkapkan bahwa tokonya saat ini jarang disinggahi pembeli. Dia menilai bahwa para pelanggannya mulai beralih ke pembelian online.

Baca Juga: Polresta Malang Kota Dalami Perdagangan STNK-BPKB Online

“Dulu ketika ada marketplace seperti Shopee, Lazada itu tidak terlalu berpengaruh, masih ada pengunjung. Lalu setelah ada jualan lewat live TikTok itu sekarang mulai sepi,” ungkapnya, Selasa (12/9/2023).

Kondisi Pasar Besar Kota Malang yang sepi pengunjung.
Kondisi Pasar Besar Kota Malang yang sepi pengunjung. (Foto/M Sholeh)

Kondisi sepinya pengunjung di Pasar Besar Kota Malang itu sempat dia unggah di media sosial. Dia juga mengulas soal maraknya perdagangan melalui live TikTok. Sontak unggahan itu viral dan mendapat beragam respon dari netizen.

Hanifah saat ditemui mengaku bahwa sepinya pengunjung di Pasar Besar Kota Malang saat ini mengakibatkan omzet penjualannya terjun tajam hingga lebih dari 60 persen. Dikatakan, saat ini omzetnya hanya di kisaran 3 juta per hari dari penjualan baju grosir itu.

“Itu yang beli pelanggan pelanggan lama yang beli grosir. Kalau yang beli eceran sudah hampir tidak ada karena memang pasarnya sepi penjunjung,” ujarnya.

“Padahal dulu saat ramai, saya pernah mencapai omzet sampai Rp100 juta sehari,” ungkapnya.

Baca Juga: TikTok Music Resmi Rilis di Indonesia, Diprediksi Jadi Saingan Spotify

Melihat kondisi pasar yang mulai sepi itu, Hanifah mengaku pernah mencoba melakukan penjualan melalui live di media sosial. Hanya saja, apa yang dia lakukan tak mampu mendatangkan pembeli.

“Pernah coba live, tapi capek ngomong terus dan itu gak laku. Banyak yang bilang kenapa gak jual lewat online atau live, kenyataannya itu juga tidak mudah. Tetap kalah sama yang pengikutnya banyak, kalah sama yang banyak promonya,” kata dia.

Semantara itu, Jamiludin, pedagang baju grosir dan eceran lain di Pasar Besar Kota Malang juga mengeluhkan kondisi pasar yang mulai sepi pengunjung. Bahkan pelanggan grosirnya yang biasanya datang seminggu sekali kini datang 2 hingga 3 minggu sekali.

“Sekarang ada yang beli aja alhamdulillah, karena yang beli eceran juga sepi. Sehari rata rata yang beli eceran 5 pembeli. Tapi pernah sehari itu gak ada yang beli sama sekali,” ungkapnya.

“Saking sepinya, kadang di lorong lorong lapak itu anak anak sampai main sepedaan atau bahkan sepakbola,” ujarnya.

Padahal menurutnya, para pedagang sudah swadaya membenahi sendiri lantai hingga atap pasar yang rusak. Para pedagang melakukan itu agar pembeli mau datang ke Pasar Besar Kota Malang.

“Jadi dulu itu lantainya rusak parah, atap rusak. Kalau ujan ya banjir. Itu dibenahi semua sama pedagang biar pembeli mau datang,” bebernya.

“Kalau mengharapkan pemerintah itu tidak jelas, rencana rencana aja, tapi gak ada realisasi,” tandasnya.

Reporter: M Sholeh

Editor: Herlianto. A

Tags: HeadlinePasar Besar Kota MalangpedagangTikTok ShopToko Online

Related Posts

Kota Batu Hadirkan Sidang Terpadu Perwalian Anak
News

Kota Batu Hadirkan Sidang Terpadu Perwalian Anak

Jumat, 17 Jul 2026
Sudah Dibangun, Pemkot Malang Akan Buka Jalan Baru Tembusan Griya Shanta-Simpang Candi Panggung
News

Sudah Dibangun, Pemkot Malang Akan Buka Jalan Baru Tembusan Griya Shanta-Simpang Candi Panggung

Jumat, 17 Jul 2026
7 Layanan Kependudukan Sudah Bisa Diakses Secara Online, Warga Tak Perlu ke Disdukcapil
News

7 Layanan Kependudukan Sudah Bisa Diakses Secara Online, Warga Tak Perlu ke Disdukcapil

Jumat, 17 Jul 2026
42dc89d5 Adcc 4908 8e53 0c98de78d5d8
News

Panas! Sopir Angkot di Kota Malang Mengadu ke Dewan, Tolak Bus Trans Jatim Koridor 2

Kamis, 16 Jul 2026
Wamenko Pangan, Hanif Faisol Nurofiq (baju coklat) berfoto bersama usai panen tebu bersama di Gondanglegi. Foto: Pemkab Malang
News

Wamenko Pangan Dorong Peningkatan Rendemen Tebu demi Capai Swasembada Gula

Kamis, 16 Jul 2026
Bawaslu Kabupaten Malang dan Tugu Media Group Jalin Kerja Sama Perkuat Pengawasan Partisipatif
News

Bawaslu Kabupaten Malang dan Tugu Media Group Jalin Kerja Sama Perkuat Pengawasan Partisipatif

Kamis, 16 Jul 2026
Next Post
Suasana pelepasn burung dari globe raksasa yang mewarnai pembukaan Pesmaba UMM 2023.

Usung Green Campus, Pesmaba UMM Diwarnai Pelepasan Burung dari Globe Raksasa

BERITA POPULER

  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.