Sabtu, Juli 18, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Berita

Hadirkan Komunitas Pecinta Lingkungan, Sampah Harus Dikelola dengan Bijak

Redaksi by Redaksi
November 8, 2021 4:51 pm
in Berita
Masalah sampah plastik jadi persoalan bertahun tahun.

Gunung sampah di TPA Supit Urang Kota Malang (M Sholeh)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG – Realisasi pengelolaan limbah sampah plastik masih menjadi pekerjaan rumah bagi pemangku kebijakan negeri dari tahun ke tahun. Nyatanya hingga saat ini keberadaan sampah plastik masih saja dengan mudah ditemui di berbagai tempat.

Untuk itu, Tugu Media Group menghadirkan sejumlah komunitas pecinta lingkungan dalam acara Diskusi Bahaya Sampah Plastik. Kegiatan ini diselenggarakan secara hybrid atau gabungan virtual dan secara langsung di Kantor Tugu Media Group, Kota Malang, Senin (8/11/2021).

READ ALSO

Sering Bikin Salah Belok, 5 Jalan Penghubung di Malang Ini Tidak Bisa Dilalui Mobil

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

“Permasalahan sampah plastik kita sangat kompleks, untuk itu kita harus bijak mengelola sampah plastik. Kapan kita gunakan, kapan kita buang. Mari kita bijak dengan sampah plastik yang kita produksi sendiri,” ujar Fully Safi’i, jurnalis foto senior yang fokus menggarap isu sampah di Indonesia.

Fully Syaffi, Jurnalis Foto Freelance. foto/Rubianto

Menurutnya, kesadaran masyarakat yang bijak dalam mengelola sampah plastik dapat menurunkan jumlah produksi sampah. Untuk itu, pemerintah juga harus bergerak dengan gencar menyadarkan masyarakat akan bahaya sampah plastik.

“Namun pemerintah juga harus secara terus menerus melakukan kampanye soal sampah. Kita juga harus proaktif mengajak dan menyuarakan kampanye itu,” jelasnya.

Sementara itu, Founder Climate Change Frontier (CCF), Eko Baskoro dalam kesempatan itu menyampaikan, kesadaran masyarakat terhadap sampah plastik masih rendah. Untuk itu, pemerintah harus hadir dengan regulasi nyata untuk mengurangi produksi sampah plastik.

“Masyarakat itu ibaratnya masih silit membedakan tempat sampah dan sungai. Masyarakat memang harus terus disadarkan. Pemerintah harus turun langsung, masyarakat harus disadarkan melalui edukasi terus menerus,” jelasnya.

Eko Baskoro Pendiri Cimate Change Frontier (CCF). foto/Rubianto

Menurutnya, dalam elemen masyarakat seperti pengusaha kafe juga harus memperhatikan produksi sampah sedotan, hingga pengelolaan limbahnya. Maka ketegasan pemerintah dalam merealisasikan regulasi tentang sampah harus lantang disuarakan.

“Kalau sekedar peraturan tanpa sanksi maka juga akan sulit berjalan dengan baik. Pemerintah harus tegas, misal ditutup ya tutup sekalian,” tegasnya.

Lutfi Pramono, videografer freelance yang pernah menjadi juri kompetisi video tentang isu hutan di dunia yang di selenggarakan oleh CIFOR, Organisasi lingkungan internasional mengatakan bahwa kampanye bahaya sampah plastik harus terus disuarakan.

Aziz
Manajer Advokasi dan Litigasi Ecoton. foto/Rubianto

“Kami juga buat kampanye sampah lewat film, siapapun jug bisa melakukan kampanye melalui caranya masing masing demi masa depan generasi kita,” ucapnya.

Dia juga mengajak semua pihak untuk mulai sadar dari diri sendiri. Karena sebuah gerakan akan sukses jika dilaksanakan meski dengan langkah kecil.

Salah satu peserta dalam Diskusi Bahaya Sampah Plastik ini, Lukman Agus Firmawan, seniman musik dalam kesempatannya menyampaikan ide cemerlangnya. Salah satunya, penyediaan tempat pengolahan sampah di setiap desa.

“Pemerintah Desa minimal ada tempat pengelolaan sampah di desa. Di sana mungkin bisa dilakukan pemilahan sampah mulai plastik, kertas, dan lainnya. Itu sebenarnya jika bisa dikelola dengan baik bisa menjadi produk bernilai ekonomis,” paparnya.

“Kalau kita bijak mengelola sampah maka masalah sampah tidak akan membahayakan,” imbuhnya.

Selain itu tingginya keberadaan sampah di sungai juga bisa diatasi dengan konservasi sungai. Salah satunya melalui pemasangan pembatas di sungai sungai yang dekat dengan pemukiman. “Kami berharap pemerintah bergerak secara nyata,” tandasnya.

CEO Tugu Media Group, Irham Thariq. foto/Rubianto

Adapun kegiatan Diskusi Bahaya Sampah Plastik yang digelar Tugu Media Group (www.tugumalang.id dan www.tugujatim.id) ini didukung oleh No Mind, PFI Malang, Kopi Sontoloyo, Climate Change Frontier (CCF), Mororindu dan Sate Bang Saleh Kota Malang.

Reporter: M Sholeh
Editor: Sujatmiko

Tags: ccfsampah plastiktugu media group

Related Posts

Jembatan Bunul, Salah Satu Jalan Alternatif di Kota Malang Khusus Pejalan Kaki dan Kendaraan Roda Dua (Foto: Google Maps)
Berita

Sering Bikin Salah Belok, 5 Jalan Penghubung di Malang Ini Tidak Bisa Dilalui Mobil

Selasa, 2 Jun 2026
Ilustrasi Orang Menonton Video Pendek di Sosial Media (Foto: Pinterest)
Berita

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

Jumat, 8 Mei 2026
Ilustrasi ikan sapu-sapu. Foto: Wikipedia
Berita

Fakta Mengerikan Invasi Ikan Sapu-Sapu Bagi Ekologi

Selasa, 28 Apr 2026
Kubah Masjid At-Taqwa di Karangploso jatuh akibat terpaan angin kencang. Foto: BPBD Kabupaten Malang
Berita

Angin Kencang di Karangploso Rusak 10 Bangunan, Kerugian Total Rp119,5 Juta

Selasa, 7 Okt 2025
Yai Mim membeberkan rencana pindah rumah (M Sholeh)
Berita

Usai Jalani Pemeriksaan Polisi, Yai Mim Ungkap Rencana Pindah Rumah

Selasa, 7 Okt 2025
Kursi kursi yang dipersiapkan untuk audiens acara dakwah Dr Zakir Naik di Starion Gajayana, Kota Malang. (Foto/M Sholeh)
Berita

Panitia Siapkan 10 Ribu Kursi untuk Acara Dakwah Dr Zakir Naik di Stadion Gajayana Malang

Kamis, 10 Jul 2025
Next Post
Kota Batu jadi pendorong angrek lokal go internatioanl

Kota Batu Didorong Jadi Motor Penggerak Anggrek Lokal Go-Internasional

BERITA POPULER

  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.