Minggu, Juli 19, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Entertainment

Closure, Unit Post-Punk Asal Malang Rilis Debut Album Innocence

Kuliti Realitas Pubertas Remaja Masa Kini

Redaksi by Redaksi
Juni 2, 2022 5:23 pm
in Entertainment
closure

Closure mengeluarkan album bertajuk "Innocence". Foto: dok Closure

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Closure, unit post-punk asal Malang, baru-baru ini telah merilis debut album bertajuk “Innocence”. Album ini sekaligus menjadi jawaban konsistensi mereka sepanjang band ini berdiri sejak tahun 2017 dengan berbagai halangan dan rintangan.

Banyak proses yang harus mereka lalui dalam produksi album mereka ini. Pada faktanya, mereka menghabiskan waktu selama tiga tahun untuk proses development hell sejak tahun 2019 lalu.

READ ALSO

5 Film Terinspirasi dari Kisah Nyata yang Menyentuh Hati dan Sarat Makna Kehidupan

Rekomendasi 5 Drama Korea Bertema Hukum, Kisah Jaksa hingga Hakim

Selain itu, ada banyak hambatan yang harus dilalui seperti file audio yang terhapus saat home recording hingga kendala saat recovery sisa-sisa file yang ada karena paparan virus ransomware.

closure
Closure. Foto: dok Closure

Closure sendiri baru saja merilis sampler tiga lagu di Spotify. Meskipun begitu, Closure yang digawangi Dheka (vokal), Afif (gitar), Ahmad “Biting” Ikhsan (drum), Axel (bass), dan Sabiella (gitar), mampu melaluinya.

Titik terang itupun tiba ketika Closure memutuskan merekam ulang materinya di Studio AA Malang pada awal tahun 2020.

Kini akhirnya album yang berisikan 10 lagu itu telah tuntas, empat lagu yang pernah dirilis dalam EP dan split single, serta enam lagu yang belum pernah dirilis sebelumnya.

Konsep global dari Innocence sendiri menceritakan tentang perjalanan hidup manusia sejak masa kanak-kanak hingga beranjak dewasa dan menghadapi dunia nyata.

Album ini juga menjadi sebuah ungkapan keluh kesah, ratapan, dan harapan yang mewakili umat manusia yang selalu melalui proses pertumbuhan dan perkembangan. Di mana proses pendewasaan tersebut terkadang mengorbankan “kesucian” atau dalam hal ini sesuai judul album yaitu “Innocence”.

Konsep ini dipengaruhi dengan teori psikoanalisis oleh Fairbairn dan Winnicott yang menganggap anak sebagai awalnya polos dan suci, namun dapat kehilangan kepolosannya di bawah pengaruh stres atau trauma psikologis.

10 nomor yang masuk dalam album Innocence itu merupakan kisah-kisah tentang trauma psikologis tersebut. Dari segi lirik yang disampaikan juga lebih berbobot, berbicara seputaran realita pertumbuhan manusia seperti problematika pubertas remaja di “Puberty”.

Penggalan lirik yang menggambarkan rasa penasaran kepada interaksi intim manusia yang berujung ke penyesalan merupakan secuil realita pertumbuhan manusia yang ingin Closure paparkan.

Bahkan muramnya kondisi psikosis Postpartum juga dihighlight, termasuk juga fenomena ekstremitas religi di lagu “Paradigm”, di mana perbedaan bisa membuat orang menjadi self righteous, pula, tak lupa Closure menyentuh nostalgia masa kecil di lagu “Warehouse” yang sangat kentara.

Selain itu, Closure menyinggung impostor syndrome di lagu “Pawn” di mana manusia terlalu larut dalam pergaulan hingga kehilangan jati diri.

Berbagai variasi tema tersebut menunjukkan usaha Closure untuk menjelajahi berbagai tema yang mengitari kehidupan manusia baik yang riang gembira maupun gelap.

Hal ini menjadikan konotasi post-punk di album Innocence tidak lagi melulu identik dengan konotasi ‘gelap dan suram’. Namun lebih mengeksplorasi berbagai sisi kehidupan manusia secara komprehensif.

Variasi mood ini pula menandakan transformasi Closure yang pertama kali muncul dengan nuansa bright hingga kini beranjak cloudy.

Transformasi dari masa awal yang pekat dengan nuansa post-punk slavic kini beranjak lebih komprehensif dan kompleks dengan influence yang beragam, mulai dari skena Manchester hingga skena Australia.

Reporter: Ulul Azmy

Editor: Lizya Kristanti

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugumalangid , Facebook Tugu Malang ID , 
Youtube Tugu Malang ID , dan Twitter @tugumalang_id

 

 

Tags: closuremalangMalang Raya

Related Posts

5 Film Terinspirasi dari Kisah Nyata yang Menyentuh Hati dan Sarat Makna Kehidupan
Entertainment

5 Film Terinspirasi dari Kisah Nyata yang Menyentuh Hati dan Sarat Makna Kehidupan

Senin, 6 Jul 2026
Rekomendasi 5 Drama Korea Bertema Hukum, Kisah Jaksa hingga Hakim
Entertainment

Rekomendasi 5 Drama Korea Bertema Hukum, Kisah Jaksa hingga Hakim

Minggu, 5 Jul 2026
Film Tayang Juli 2026
Entertainment

5 Film Tayang Juli 2026, Pilihan Seru Temani Libur Sekolah

Minggu, 28 Jun 2026
Drama korea
Entertainment

5 Drama Korea Komedi Romantis di Netflix yang Dijamin Bikin Ngakak

Rabu, 3 Jun 2026
Katniss Everdeen, tokoh utama film Hunger Games, sala satu film petualangan remaja. Foto: Lionsgate
Entertainment

Diadaptasi dari Novel, Ini 4 Film Petualangan Remaja di Dunia Distopia

Jumat, 29 Mei 2026
The Waving's, kuartet unit surf rock eksperimental asal Malang. Foto: Dok.
Entertainment

Ley Sin Voz, Single Baru Penuh Amarah Gelap dari Unit Surf Rock Malang The Waving’s

Rabu, 27 Mei 2026
Next Post
mahasiswa

5 Mahasiswa Fakultas Hukum UB Juara Nasional Islamic Law Fair

BERITA POPULER

  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.