Malang, Tugumalang.id – Film drama keluarga biasanya menyajikan cerita yang sederhana. Meski demikian, penonton bisa dengan mudah ikut hanyut karena memiliki pengalaman atau persoalan yang serupa.
Drama keluarga biasanya menceritakan hubungan orang tua dan anak, perselisihan antaranggota keluarga, perjuangan ekonomi, hingga persoalan tentang menerima dan memaafkan. Tema-tema ini seringkali dekat dengan kehidupan penonton.
Jika sedang mencari tontonan yang tidak hanya menghibur tetapi juga menyentuh, berikut empat rekomendasi film drama keluarga yang layak masuk daftar tontonan.
Empat Film Drama Keluarga
1. Coco (2017)
Film animasi produksi Pixar ini bercerita tentang Miguel, seorang anak laki-laki yang memiliki kecintaan besar terhadap musik. Namun, keluarganya justru melarangnya bermusik karena pengalaman buruk yang terjadi pada generasi sebelumnya.
Keinginan Miguel untuk mengejar mimpinya kemudian membawanya ke sebuah petualangan di dunia orang yang telah meninggal. Selain menghadirkan visual yang penuh warna, Coco juga mengenalkan budaya Mexico dan pentingnya arti keluarga.
2. The Pursuit of Happyness (2006)
The Pursuit of Happyness diangkat dari kisah nyata Chris Gardner. Ia merupakan seorang ayah yang tak kunjung mendapat pekerjaan sampai-sampai ia harus kehilangan tempat tinggal.
Dalam kondisi tersebut, ia tetap berusaha merawat dan memberikan kehidupan yang lebih baik bagi putranya. Film ini memperlihatkan perjuangan seorang ayah menghadapi kemiskinan, kegagalan, dan ketidakpastian sambil berusaha mempertahankan hubungan dengan anaknya.
Baca juga: Rekomendasi 4 Film Astronot, Sajikan Drama dan Petualangan Luar Angkasa
3. Keluarga Cemara (2019)
Sempat populer sebagai serial di televisi, Keluarga Cemara dihadirkan kembali dalam visual dan cerita yang lebih modern. Film ini mengisahkan Abah, Emak, Euis, dan Ara yang harus meninggalkan kehidupan yang nyaman karena mengalami persoalan ekonomi.
Mereka memulai kehidupan yang serba terbatas, namun mereka saling menguatkan. Film ini mengingatkan bahwa kebahagiaan keluarga tidak selalu ditentukan oleh kondisi ekonomi atau kemewahan.
4. Inside Out (2015)
Film ini menceritakan Riley, seorang anak perempuan yang mengalami berbagai pergolakan emosi setelah keluarganya pindah ke kota baru. Di dalam diri Riley, terdapat karakter yang mewakili emosi, yakni Joy, Sadness, Anger, Fear, dan Disgust.
Melalui visualisasi emosi ini, penonton diajak memahami bagaimana berbagai emosi bekerja dalam diri seseorang. Meski tokoh utamanya adalah anak-anak, penonton dewasa juga bisa merasakan kedekatan cerita dan emosi yang ditawarkan film Inside Out.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
editor: jatmiko































