Malang, Tugumalang.id – Chief Executive Officer (CEO) Arema FC, Iwan Budianto mengungkapkan peluang timnya mengelola Stadion Kanjuruhan secara mandiri jelang bergulirnya kompetisi Super League 2026/2027.
Hal ini disampaikan pria yang akrab disapa IB tersebut dalam podcast Arema FC Official TV. Dalam tayangan tersebut, Iwan menyebut saat ini rencana Singo Edan mengelola stadion milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang tersebut dalam proses pembahasan dengan pemerintah pusat dan telah memasuki tahap akhir.
Pihaknya menjelaskan bahwa diskusi antara klub dengan tiga kementerian, yakni Kementerian PUPR, Kementerian Dalam Negeri, dan Kementerian UMKM sudah mencapai sekitar 90 persen.
Menurut IB pengelolaan stadion oleh pihak klub merupakan langkah strategis agar fasilitas tersebut bisa dirawat dengan baik dan memiliki nilai ekonomi.
“Jika dikelola oleh klub, maka banyak nilai lebih yang bisa diambil. Kita bisa memperbaiki fasilitas penonton, bahkan menjadikannya pusat kegiatan ekonomi, tidak hanya untuk sepak bola tapi juga event lain seperti konser musik,” beber Iwan.
Baca juga: Tak Pasang Target Muluk-Muluk di Super League 2026/2027, CEO Arema FC Sebut Masih dalam Fase Pemulihan
Ia menambahkan apabila kesepakatan ini dapat tercapai, pihak manajemen tim telah menyiapkan rencana bisnis agar stadion dapat beroperasi secara profesional dan berkelanjutan, bukan sekadar menyewa per-event seperti saat ini.
Di sisi lain, IB juga menyampaikan pesan khusus kepada suporter fanatik Arema FC, Aremania. Ia mengajak suporter untuk bersama-sama menjaga eksistensi klub sebagai kebanggaan Malang Raya.
“Mari kita bersama-sama menjaga eksistensi ini. Jangan bertanya apa yang Arema berikan pada kita, tapi apa yang akan kita berikan kepada Arema,” ujarnya.
IB juga memberi apresiasi tinggi kepada Aremania yang mencapai zero accident sepanjang musim ini. Pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa Aremania telah berbenah pasca Tragedi Kanjuruhan.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
editor: jatmiko






























