Malang, Tugumalang.id – Arema FC menambah amunisi anyar jelang menghadapi kompetisi Super League 2026/2027 yang akan bergulir pada 4 September 2026 mendatang.
Tim berjuluk Singo Edan resmi memperkenalkan Mauro Zijlstra yang didatangkan dengan status pinjaman dari sesama tim Super League, Persija Jakarta. Kehadiran pemain berusia 21 tahun itu diharapkan dapat menambah daya gedor lini serang tim.
General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi mengatakan proses peminjaman Mauro dilakukan setelah melalui komunikasi yang baik dengan Persija. Perekrutan striker Timnas Indonesia itu juga disesuaikan dengan kebutuhan tim pelatih dalam menyusun komposisi skuad musim ini.
“Kami menyambut Mauro Zijlstra sebagai bagian dari keluarga besar Arema FC. Kehadirannya menjadi tambahan yang kami butuhkan untuk memperkuat lini depan menghadapi Super League 2026/2027,” ujar Yusrinal dilansir dari laman resmi klub, Minggu (23/8/2026).
Kehadiran Mauro menjadi prospek yang menjanjikan bagi Arema, selain faktor usia yang tergolong pemain muda. Pengalaman bermain di Eropa dan tidak ada kendala adaptasi dengan sepak bola Indonesia karena musim lalu membela Persija, menjadi keuntungan tersendiri bagi tim.
Baca juga: Persija Jakarta Pinjamkan Mauro Zijlstra ke Arema FC
Yusrinal berharap bersama Arema FC pemain kelahiran Zaandam, Belanda itu bisa memberikan kontribusi yang positif.
“Mauro memiliki potensi dan kualitas yang kami yakin bisa memberikan kontribusi bagi tim. Kami berharap dia bisa cepat beradaptasi dengan lingkungan tim, memahami filosofi permainan pelatih, dan menunjukkan kemampuan terbaiknya bersama Arema FC,” jelasnya.
Berikut ini lima fakta menarik seputar Mauro Zijlstra yang bergabung dengan Arema FC menjelang bergulirnya kompetisi musim ini:
Fakta Menarik Mauro Zijlstra
1. Datang dengan Status Pinjaman
Mauro Zijlstra datang dengan status pinjaman dari Persija Jakarta, keputusan ini sangat menguntungkan bagi semua pihak.
Bagi Mauro yang membutuhkan menit bermain secara reguler, bergabung dengan Arema akan membuatnya memiliki kesempatan tampil di atas lapangan secara rutin. Sesuatu yang sulit didapatkannya selama membela Persija sepanjang musim lalu.
Sementara di kubu Arema FC, kehadiran Mauro membuat mereka memiliki opsi tambahan di lini serang. Pasca Gustavo Henrique mengalami cedera di ajang pramusim Piala Presiden 2026 lalu, membuat tim membutuhkan tambahan penyerang.
2. Perkuat Ikatan Antar Tim
Persija dan Arema FC semakin menguatkan hubungan kedua tim dalam urusan transfer pemain. Bergabungnya Mauro Zijlstra menambah deretan pemain Persija yang dipinjamkan ke klub kebanggaan Aremania dan Aremanita tersebut.
Sebelumnya ada nama Achmad Maulana dan Ginanjar Wahyu pada musim 2023/2024 lalu, kemudian Rio Fahmi dan Hansamu Yama yang juga bergabung dengan status pinjaman pada putaran kedua Super League musim 2025/2026.
3. Menambah Standar Kualitas Pemain Berlabel Timnas
Kehadiran Mauro semakin memperkental nuansa skuad berstandar Timnas Indonesia di dalam skuad Arema FC. Pengalaman dan kualitas teknik yang dimilikinya di level internasional diyakini mampu mengangkat mental bertanding rekan-rekan setimnya.
4. Mendapatkan Jam Terbang Lebih Reguler
Alasan utama di balik kepindahan pemuda berusia 21 tahun ini adalah kebutuhan akan menit bermain. Bersama Persija sebelumnya, ia sempat mengalami kendala cedera hamstring dan persaingan ketat, sehingga masa peminjaman ke Arema FC diharapkan menjadi panggung ideal untuk mengasah ketajamannya.
5. Memanaskan Persaingan Sehat Lini Depan
Masuknya Mauro Zijlstra membuat barisan juru gedor Arema FC semakin banyak opsi dan kompetitif. Ia harus bersaing secara sehat dengan deretan penyerang lainnya, seperti Gustavo Henrique, Joel Vinicius, hingga penyerang mudah seperti Razza Fachrezi dan Dimas Aryaguna.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
editor: jatmiko





























