Malang, Tugumalang.id – Rektor Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Malang), Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si menegaskan pentingnya kepercayaan orang tua terhadap institusi pendidikan sebagai fondasi penting dalam mengantarkan mahasiswa menggapai masa depan.
Pernyataan tersebut disampaikan Prof. Ilfi ketika memberikan sambutan dalam acara Temu Wali Mahasiswa Baru belum lama ini. Ia mengajak para wali untuk tidak ragu menitipkan pendidikan putra-putri mereka kepada UIN Malang.
Menurutnya kepercayaan kepada lembaga pendidikan merupakan bagian dari kepercayaan terhadap masa depan anak.
“Jika Bapak Ibu yakin dengan lembaga ini, maka Bapak Ibu yakin dengan masa depan anak-anak Bapak Ibu,” kata Guru Besar Ilmu Manajemen Sumber Daya Manusia tersebut.
Integrasi Nilai-Nilai Keislaman
Lebih lanjut, dia menjelaskan bahwa UIN Malang memiliki kekhasan dari perguruan tinggi lain, khususnya dalam mengintegrasikan ilmu umum, ilmu keislaman, dan pembentukan adab.
Mahasiswa tidak hanya diarahkan untuk menguasai bidang keilmuan sesuai program studinya, tetapi juga dibekali pemahaman agama melalui pembelajaran fiqih, Al-Qur’an, dan hadist.
Baca juga: Sambut Mahasiswa Baru, Rektor UIN Malang Ajak Orang Tua Bangun Kepercayaan
Inilah yang bagi Prof. Ilfi tradisi keilmuan tersebut memiliki akar panjang dalam sejarah peradaban Islam. Ia mencontohkan Ibnu Sina yang dikenal sebagai tokoh besar dalam bidang kedokteran sekaligus memiliki keterhubungan dengan keilmuan Islam.
“Di sini adab maupun ilmu umum diajarkan. Ada fiqih, ada Al-Qur’an dan hadist. Bagaimana mungkin di kedokteran dan kesehatan tidak sampai sanadnya kepada Rasulullah, sedangkan Ibnu Sina memiliki sanad kepada Rasulullah,” ungkap Prof. Ilfi.
Bukan hanya integrasi ilmu agama dan ilmu umum, keberadaan ma’had juga menjadi salah satu kekuatan pendidikan UIN Malang. Ia menegaskan bahwa pembinaan mahasiswa melalui ma’had menjadi bagian penting dalam membangun karakter dan adab mahasiswa.
Karena itu, ia berharap dapat membangun komunikasi serta kepercayaan dengan para wali mahasiswa. Bagi Prof. Ilfi keberhasilan pendidikan mahasiswa membutuhkan sinergi antara universitas dan juga orang tua mahasiswa.
Komitmen Meningkatkan Kapasitas dan Kualitas Akademik
Dalam kesempatan yang sama, Prof. Ilfi menyampaikan komitmen kampus dalam meningkatkan kapasitas dan kualitas layanan akademik.
Hal itu dibuktikan di masa penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2026/2027 ini. Dari 43.912 pendaftar, UIN Malang menerima sebanyak 4.978 orang. Jumlah inu menunjukkan bahwa mahasiswa baru yang diterima adalah mereka yang telah berhasil melewati proses seleksi dan persaingan yang tidak mudah.
“Masuk di UIN Malang tidaklah mudah. Dari 43.912 pendaftar, yang diterima hanya 4.978. Jadi anak-anak Bapak Ibu sangat luar biasa,” ujarnya.
Ia menjelaskan jumlah mahasiswa yang diterima juga disesuaikan dengan kapasitas universitas agar proses pendidikan dan pelayanan akademik dapat diberikan secara optimal. Ke depan, UIN Malang akan terus melakukan pengembangan untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas pendidikan.
Baca juga: Rektor UIN Malang Dorong Peningkatan Publikasi Ilmiah
Komitmen ini dapat dilihat dari pencapaian akademik, terdapat 35 program studi di UIN Malang yang telah terakreditasi unggul. Pencapaian ini menjadi bagian dari upaya universitas untuk menghadirkan pendidikan yang berkualitas dan berdaya saing.
Prof. Ilfi menegaskan bahwa pendidikan yang diberikan UIN Malang, tidak hanya berorientasi pada kecerdasan intelektual, tetapi juga diarahkan untuk membangun pemahaman keislaman yang moderat dan membawa kemaslahatan.
“Kami akan mengajarkan ilmu keislaman yang rahmatan lil alamin,” ucapnya.
Saat ini UIN Malang juga tengah melakukan pengembangan kelembagaan dengan rencana penambahan dua fakultas baru. Rencana ini merupakan bagian dari langkah strategis kampus dalam melakukan transformasi memperluas bidang keilmuan sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
editor: jatmiko





























