Tugumalang.id – Minat masyarakat Kota Malang untuk berinvestasi emas terus menunjukkan tren positif. Hal itu terlihat dari transaksi emas di Pegadaian Cabang Malang. Menariknya, Pegadaian juga memiliki produk unik yakni cicilan emas hingga tabungan emas yang kini jadi pilihan masyarakat.
Manager Bisnis Pegadaian Malang, Jarwadi, mengatakan masyarakat kini tidak harus menyiapkan dana besar untuk mulai memiliki emas. Salah satu produk yang banyak dimanfaatkan adalah Tabungan Emas. Di mana setoran nasabah akan langsung dikonversi menjadi saldo emas sesuai harga pada hari transaksi.
“Konsepnya seperti menabung di bank. Bedanya, uang yang disetor langsung berubah menjadi sekian gram emas sesuai harga saat itu. Jadi masyarakat bisa mulai investasi secara bertahap,” ujarnya.
Baca Juga: Dukung Pemulihan Fasilitas Pendidikan, Pegadaian Besuki Salurkan Bantuan Bencana Banjir untuk SDN 1 Kalianget Situbondo
Tak harus datang langsung ke gerai atau kantor Pegadaian, menabung emas kini juga bisa melalui aplikasi yang dikembangkan Pegadaian yakni Tring by Pegadaian.
“Cara menabung emas sekarang cukup mudah, dari aplikasi Tring by Pegadaian itu sudah bisa dimulai. Memulainya juga murah dari Rp 10.000 aja. Itu nanti masyarakat sudah memiliki saldo emas,” jelasnya.
Selain Tabungan Emas, Pegadaian juga menawarkan produk mulia, yakni fasilitas pembelian emas batangan secara angsuran. Program ini menyediakan tenor yang fleksibel, mulai enam bulan hingga lima tahun, sehingga lebih mudah dijangkau berbagai kalangan.
Baca Juga: Tak Perlu Tunggu Lama, Pegadaian Malang Siap Wujudkan Impian Haji dan Umrah
Untuk menarik minat masyarakat, Pegadaian juga memberikan berbagai promo, seperti potongan uang muka maupun diskon angsuran pada periode tertentu. Emas yang ditawarkan tersedia dalam berbagai ukuran, mulai dari 1 gram hingga 1 kilogram.
Jarwadi menjelaskan, Pegadaian menyediakan beberapa merek emas batangan, yakni Galeri 24, Lotus, UBS, serta Antam yang baru kembali dipasarkan setelah sempat dihentikan.
Menurutnya, emas Galeri 24 menjadi produk yang paling banyak diminati nasabah. Selain memiliki kadar kemurnian 99,99 persen, produk tersebut menawarkan harga yang kompetitif dengan nilai buyback yang relatif lebih tinggi dibandingkan produk lainnya.
“Galeri 24 merupakan produk Pegadaian sendiri. Harganya bersaing dan saat dijual kembali nilainya juga cenderung lebih tinggi, sehingga menjadi pilihan banyak nasabah,” katanya.
Saat ini, jumlah nasabah Pegadaian di wilayah Malang tercatat mencapai sekitar 40 ribu orang. Angka tersebut menunjukkan investasi emas masih menjadi salah satu instrumen yang banyak dipilih masyarakat sebagai aset jangka panjang sekaligus pelindung nilai di tengah fluktuasi ekonomi.
“Ini trennya terus naik. Memang emas itu nilainya stabil, bahkan cenderung tahan terhadap inflasi,” ujarnya.
Dikatakan, tren transaksi emas di Pegadaian Malang juga menunjukkan pergerakan positif. Rata rata transaksi harian mencapai 100 gram emas.
“Bahkan ada satu bulan yang sampai closing (transaksi) sampai 1 kilogram emas,” tandasnya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Editor: Herlianto. A























