Jumat, Juli 3, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Advertorial

Paparkan Capaian Kinerja, BPJS Kesehatan Ungkap Peserta JKN Capai 282,7 Juta Jiwa

Bagus Rachmad Saputra by Bagus Rachmad Saputra
Juli 2, 2026 9:39 pm
in Advertorial
BPJS Kesehatan sampaikan capaian kinerja dalam agenda Public Expose, peserta program JKN tercatat 282,7 juta jiwa. /Foto: Dok. BPJS Kesehatan

BPJS Kesehatan sampaikan capaian kinerja dalam agenda Public Expose, peserta program JKN tercatat 282,7 juta jiwa. /Foto: Dok. BPJS Kesehatan

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Dalam agenda Public Expose BPJS Kesehatan yang digelar pada hari Kamis (2/7/2026). Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito menyampaikan data jumlah masyarakat yang telah menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) BPJS Kesehatan telah mencapai angka 282,7 juta jiwa atau sekitar 98,62 persen dari total penduduk Indonesia.

Memaparkan pencapaian kinerja sepanjang tahun 2025, tercatat lebih dari 725,3 juta pemanfaatan layanan kesehatan atau sekitar 1,9 juta layanan setiap hari.

READ ALSO

Lakukan Pembenahan Instansi, Imigrasi Gandeng KPK

Target Beroperasi 14 Juli 2026, Sekolah Rakyat Permanen Sukoharjo Hampir Rampung

Pujo menyebut angka ini merupakan gambaran dari tingginya antusias masyarakat terhadap program JKN.

Baca Juga: Layanan BPJS Kesehatan Malang di MPP Merdeka: Berikan Kemudahan bagi Masyarakat

“Angka tersebut mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap program JKN, sekaligus menunjukkan layanan kesehatan semakin mudah diakses oleh peserta di seluruh Indonesia,” terangnya.

Fondasi Terciptanya SDM Indonesia yang Produktif

Agenda Public Expose yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan bukan hanya sekadar pencapaian meningkatnya jumlah peserta program JKN. Namun juga menjadi komitmen BPJS Kesehatan dalam mendukung terciptanya Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia yang sehat dan produktif.

Kegiatan ini juga menjadi bentuk pertanggungjawaban kepada publik, sekaligus sebagai wujud dari transparansi pengelolaan program JKN.

“Program JKN bukan sekadar memberikan jaminan pembiayaan pelayanan kesehatan, tetapi juga menjadi fondasi bagi terciptanya SDM Indonesia yang sehat, produktif, dan berdaya saing,” ujar Pujo.

Caption: Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito menyampaikan paparan kinerja selama tahun 2025. /Foto: Dok. BPJS.
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito menyampaikan paparan kinerja selama tahun 2025. /Foto: Dok. BPJS.

“Ketika masyarakat memperoleh akses layanan kesehatan yang berkualitas tanpa terbebani biaya yang besar, mereka dapat terus berkarya, meningkatkan produktivitas, dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa,” tambahnya.

Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan, BPJS Kesehatan menghadirkan kanal layanan digital, seperti Aplikasi Mobile JKN, Pelayanan Administrasi melalui WhatsApp (PANDAWA) di nomor 08118165165 dan Care Center 165.

Selain itu, jejaring layanan juga diperluas dengan menggandeng 23.770 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), 3.194 Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjut (FKRTL), dan 6.190 fasilitas kesehatan penunjang yang tersebar di seluruh Indonesia.

Didukung Pengelolaan DJS Kesehatan

Pihaknya juga menjelaskan bahwa keberhasilan program JKN juga didukung kondisi keuangan Dana Jaminan Sosial (DJS) Kesehatan yang tetap sehat. Tercatat hingga 31 Desember 2025, DJS Kesehatan mencatatkan aset bersih sebesar Rp 30,04 triliun. Angka ini dirasa cukup untuk memenuhi estimasi pembayaran klaim selama 1,88 bulan sesuai ketentuan.

Baca Juga: Bupati Malang Apresiasi Penggiat Sampah, Beri Bantuan Sembako dan PBID BPJS Kesehatan

Sedangkan hasil investasi DJS Kesehatan mencapai Rp 3,94 triliun. Capaian ini menurut Pujo mencerminkan bahwa pengelolaan dana dilakukan secara hati-hati untuk menjaga keberlangsungan program JKN.

“Dalam aspek tata kelola, BPJS Kesehatan kembali meraih opini Wajar Tanpa Modifikasi (WTM) dari kantor Akuntan Publik untuk ke-12 kalinya secara berturut-turut,” ungkap Pujo.

“Selain itu, lembaga tersebut juga mencatat skor 97,67 dalam penilaian tata kelola organisasi, skor 4,01 pada maturitas Governance, Risk, and Compliance (GRC), skor 865 pada Baldrige Excellence Framework (BEF), serta skor 80,48 pada Survei Penilaian Integritas yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),” bebernya.

Tak hanya berdampak pada sektor kesehatan, program JKN juga telah memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan perekonomian nasional.

Hal ini merujuk pada kajian Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI). Di mana program JKN telah berkontribusi terhadap peningkatan Produk Domestik Bruto (PDB) hingga Rp 129 triliun dan menciptakan sekitar 3,5 juta lapangan kerja.

Meningkatkan Kualitas Layanan

Melihat capaian kinerja yang positif sepanjang tahun 2025, BPJS Kesehatan akan melakukan beberapa langkah strategis, yakni memperkuat upaya promotif dan preventif, meningkatkan kualitas layanan. Selain itu, juga mengoptimalkan kolektibilitas iuran dan memperkuat pengendalian biaya agar program JKN dapat berjalan secara berkelanjutan.

“Keberhasilan program JKN merupakan hasil gotong royong seluruh bangsa. BPJS Kesehatan berkomitmen memperkuat kolaborasi dengan pemerintah pusat, pemerintah daerah, fasilitas kesehatan, badan usaha, dan seluruh pemangku kepentingan agar program JKN terus memberikan manfaat bagi masyarakat,” tutur Pujo.

Pada kesempatan tersebut, Ketua Dewan Pengawas BPJS Kesehatan, Stevanus Adrianto Passat mengingatkan tentang pentingnya pengelolaan program JKN yang harus mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, kehati-hatian, dan juga integritas.

“Tantangan ke depan meliputi menjaga keberlanjutan finansial, meningkatkan kualitas layanan, memperluas jumlah peserta aktif, dan memperkuat kolaborasi di lintas sektor,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Koordinator Advokasi BPJS Watch, Timboel Siregar yang menyampaikan program JKN adalah wujud nyata dari amanat konstitusi untuk memberikan jaminan perlindungan kesehatan kepada masyarakat.

Merespons pencapaian kinerja BPJS Kesehatan, ia menilai perlu adanya upaya yang perlu diperkuat dan dilakukan secara berkelanjutan, agar penerima manfaat program JKN ini semakin luas.

Caption: Guru Besar FEB UI, Prof. Dr. Telisa Aulia Falianty, S.E, M.E menyebut program JKN memberi kontribusi positif dalam peningkatan kualitas SDM Indonesia. /Foto: Dok. BPJS Kesehatan.
Guru Besar FEB UI, Prof. Dr. Telisa Aulia Falianty, S.E, M.E menyebut program JKN memberi kontribusi positif dalam peningkatan kualitas SDM Indonesia. /Foto: Dok. BPJS Kesehatan.

Sedangkan Guru Besar FEB UI, Prof. Dr. Telisa Aulia Falianty, S.E, M.E menyebut program JKN adalah investasi jangka panjang dalam membangun SDM Indonesia yang unggul.

“Ketahanan pembiayaan program JKN merupakan investasi jangka panjang untuk membangun modal manusia yang sehat, meningkatkan produktivitas, dan juga mendorong pertumbuhan ekonomi nasional menuju Indonesia Emas 2045,” tegasnya.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Editor: Herlianto. A

Tags: bpjs kesehatanDirektur Utama BPJS KesehatanJKNProgram JKN

Related Posts

Direktorat Jenderal Imigrasi gandeng KPK. Foto/dok
Advertorial

Lakukan Pembenahan Instansi, Imigrasi Gandeng KPK

Kamis, 2 Jul 2026
Pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, hampir rampung. Foto/dok
Advertorial

Target Beroperasi 14 Juli 2026, Sekolah Rakyat Permanen Sukoharjo Hampir Rampung

Kamis, 2 Jul 2026
Suasana peresmian simbolis pembukaan KCS ke-39 Skariga Malang. Foto: Azmy
Advertorial

Usung Tema ‘Garda Swarna’, KCS ke-39 SMK PGRI 3 Malang Siapkan 987 Calon Generasi Emas

Kamis, 2 Jul 2026
Kegiatan literasi keuangan yang digalakkan Pegadaian CP Kepanjen. Foto: dok. Pegadaian CP Kepanjen
Advertorial

Pegadaian Kepanjen Gencarkan Literasi Keuangan, Dorong Pemanfaatan Aplikasi Tring hingga Pelosok Desa

Kamis, 2 Jul 2026
Menabung emas di pegadaian
Advertorial

Jangan Ragu! Menabung Emas di Pegadaian Dijamin Aman dan Mudah

Kamis, 2 Jul 2026
ITSK Soepraoen
Advertorial

Informatic Fair 2026 ITSK Soepraoen Tampilkan Karya Digital Mahasiswa Berbasis Kebutuhan Nyata

Kamis, 2 Jul 2026
Next Post
Pimpinan Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) memberikan literasi di Kota Malang (M Sholeh)

Jangan Asal Klik Link! Kejahatan Digital Masih Mengintai Penggunan Internet

BERITA POPULER

  • Bapenda Kota Malang

    Sosialisasi Opsen Pajak Kendaraan Mulai Berdampak, Bapenda Kota Malang Sebut Opsen PKB Meningkat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 6 Festival Budaya di Malang yang Digelar Rutin Setiap Tahun, Wajib Masuk Daftar Wisata

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepeda Motor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang, 3 Orang Luka-luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.