MALANG, Tugumalang.id – Panggung kompetisi kasta tertinggi sepak bola tanah air, BRI Super League 2025/2026, baru saja resmi berakhir, namun kabar mengejutkan langsung datang dari ruang ganti Arema FC.
Penjaga gawang utama asal Brasil, Lucas Frigeri, secara resmi mengumumkan perpisahan emosional dengan skuad Singo Edan melalui akun Instagram pribadinya.
Setelah melewati dua musim penuh dinamika dan perjuangan di bawah mistar gawang, kiper gaek berusia 36 tahun ini memilih untuk angkat koper dan menuliskan sebuah pesan perpisahan yang sangat menyentuh hati para Aremania.
Baca Juga: Fakta Menarik Arema FC vs PSIM Yogyakarta: Duel Seru Penutup Musim Ini
“Hari ini adalah hari untuk mengucapkan selamat tinggal kepada Arema FC, klub besar dan keluarga luar biasa yang telah saya cintai dan hormati,” kata Frigeri, Senin (25/5/2026).
“Sudah dua tahun, dua musim yang penuh tantangan namun luar biasa dan merupakan sebuah kehormatan bagi saya untuk mengenakan jersey ini dan mewakili salah satu klub terbesar di negara ini dalam 62 pertandingan,” imbuhnya.
Dalam pesan yang ditulisnya, Frigeri berterima kasih atas dukungan yang telah diberikan oleh klub, rekan setimnya, dan juga suporter.
Seperti diketahui Frigeri bergabung dengan Arema FC di musim 2024/2025, setelah sebelumnya membela Madura United. Selama dua musim membela Arema, ia sukses mempersembahkan gelar Piala Presiden 2024.
Kepergian Frigeri menjadi sinyal awal terjadinya perombakan komposisi pemain asing di Arema FC untuk menyongsong musim baru.
Berikut ini beberapa fakta menarik Lucas Frigeri Selama Membela Arema FC.
Fakta Menarik Lucas Frigeri Bersama Arema FC
1. Pahlawan Juara Piala Presiden 2024
Momen paling ikonik Frigeri terjadi di awal kedatangannya pada musim 2024/2025. Ia menjadi pahlawan mutlak yang membawa Arema FC menjuarai Piala Presiden 2024.
Baca Juga: Misi Amankan Poin Penuh, Arema FC Boyong 23 Pemain Menuju Kandang PSBS Biak
Tidak hanya tangguh menepis tendangan penalti lawan, Frigeri sendiri yang maju sebagai eksekutor penalti penentu untuk membobol gawang Borneo FC di partai final. Ini menjadi trofi pertama sepanjang karier sepak bola profesionalnya.
2. Mencatatkan 62 Penampilan Lintas Kompetisi
Ketangguhan fisik kiper bertinggi 194 sentimeter ini terbukti lewat menit bermainnya yang sangat tinggi. Selama dua musim berseragam Arema FC, Frigeri tercatat tampil sebanyak 62 kali di semua ajang kompetisi, dengan 54 penampilan di antaranya ia habiskan di kompetisi liga domestik.
3. Raja Penyelamatan Terbanyak di Skuad
Meski pada musim kompetisi BRI Super League 2025/2026 ini posisinya sempat berbagi dengan kiper lokal berlabel Timnas, Adi Satryo, Frigeri tetap menjadi kiper dengan jumlah penyelamatan terbanyak di Arema FC sepanjang musim, yakni melakukan total 71 kali saves penting.
4. Tembok Kokoh yang Bikin Frustrasi Persib Bandung
Salah satu performa terbaiknya di musim ini terjadi saat Arema FC bertandang ke markas juara musim ini, Persib Bandung di Stadion GBLA.
Menghadapi gempuran para pemain Persib, Frigeri melakukan 12 penyelamatan gemilang dalam satu pertandingan, memaksa laga berakhir clean sheet 0-0, dan ia dinobatkan sebagai pemain terbaik.
5. Julukan Hangat Kakek Lucas
Performa Frigeri yang sempat mendapat sorotan tajam dari suporter, membuat dirinya mendapat julukan Kakek karena penampilannya yang sempat dianggap menurun. Namun, Frigeri menjawab kritikan tersebut dengan performa meyakinkan di akhir musim.
Di akhir surat perpisahannya yang mendalam, Frigeri menuliskan kalimat penutup emosional.”Terima kasih untuk semuanya, Malang. Kalian akan selalu ada di hati saya. Dengan penuh kasih, Kakek Lucas Frigeri.” ucapnya.
Julukan ini menunjukkan kedekatan emosional dan rasa hormat yang luar biasa dari sang pemain terhadap dukungan yang diberikan suporter.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Bagus Rachmad Saputra
Editor: Herlianto. A


















