MALANG, Tugumalang.id – Sebanyak 100 siswa yang memasuki Sekolah Rakyat (SR) Terintegrasi 47 Malang di Singosari mengikuti tes kesehatan pada Selasa (30/9/2025). Pemeriksaan tersebut merupakan prosedur yang harus dilakukan sebelum para siswa masuk asrama dan menjalani pendidikan di SR.
Kepala SR Terintegrasi 47 Malang, Warsito menjelaskan, pengecekan kesehatan ini tidak dipungut biaya. Pihaknya bekerja sama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang dan Puskesmas Ardimulyo Singosari.
Baca Juga: Mensos Gus Ipul Pantau Sekolah Rakyat di Malang, Pastikan Siswa Segera Terima Laptop
“Tes kesehatan ini dilakukan sebelum anak-anak masuk asrama,” kata Warsito.

Ia menyebut, tes ini meliputi pemeriksaan tekanan darah, gula darah, gigi, mata, hidung, telinga, tinggi badan, dan berat badan. Setiap siswa juga akan menjalani pemeriksaan dari dokter.
Warsito menegaskan, tes kesehatan ini bukanlah untuk menyeleksi siswa yang akan masuk ke SR. Tes dilaksanakan untuk memastikan kesehatan para siswa dalam kondisi baik.
Baca Juga: 96 Siswa dari Kabupaten Malang Tempuh Pendidikan di Sekolah Rakyat Kota Malang dan Batu
Apabila ditemui permasalahan kesehatan pada tubuh siswa, maka mereka akan dibantu untuk melakukan pengobatan di puskesmas. Pengobatan ini juga gratis karena seluruh siswa di SR Terintegrasi 47 Malang merupakan peserta Penerima Bantuan Iuran Daerah (PBID) BPJS Kesehatan.
“Siswa yang memiliki masalah kesehatan akan ditangani hingga dia betul-betul sehat,” ujar Warsito.
Sebelumnya diberitakan, 100 siswa yang terdiri dari 25 siswa SD dan 75 siswa SMA akan menjalani pendidikan di SR Terintegrasi 47 Malang. SR rintisan ini berlokasi di Gedung Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) Singosari, Kabupaten Malang.
Pada Selasa (30/9/2025) mereka menjalani Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sebelum memulai kegiatan belajar mengajar (KBM).
Para siswa ini telah disurvei oleh Badan Pusat Statistik (BPS) dan dipastikan masuk dalam golongan desil 1 dan desil 2. Sebagian di antara mereka sempat putus sekolah.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
Editor: Herlianto. A





























